Home / Reportase

Sabtu, 6 Januari 2024 - 11:05 WIB

Ratusan Warga Aurkenali dan Mendalo Unjuk Rasa Tolak Stockpile

Warga Aurkenali dan Mendalo dilarang masuk ke Kompleks Kantor Gubernur Jambi | foto : rio

JAMBIBRO.COM – Ribuan warga Kelurahan Aurkenali, Telanaipura, Kota Jambi, dan Desa Mendalo Darat dan Mendalo Laut, Muarojambi, unjuk rasa ke gedung DPRD Provinsi Jambi, Sabtu, 6 Januari 2024.

Baca Juga  Tolak Stockpile Batu Bara, Warga Surati Gubernur dan Bupati Tapi Tak Ada Jawaban

Aksi berlangsung di saat Gubernur Jambi, Al Haris, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto, menghadiri sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi, memperingati HUT ke-67 Provinsi Jambi.

Warga datang untuk bertemu langsung dengan Al Haris dan Edi Purwanto, meminta pembatalan pembangunan jalan khusus angkutan batu bara dan stockpile di wilayah mereka.

Baca Juga  WALHI Jambi Dukung Warga Aurkenali dan Mendalo Tolak Stockpile PT SAS

Namun sayang, kedatangan warga yang masuk dari pintu samping gedung DPRD ditahan aparat keamanan. Sejumlah polisi menutup pagar di pintu masuk kawasan Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Jambi.

Baca Juga  Gagal Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD, Warga Aurkenali dan Mendalo Kecewa

Korlap Aksi, Eko Wahyudi, Jamhuri, Ibnu Kholdun, dan Ginda Harahap, bergantian menyampaikan orasi, menyampaikan penolakan jalan khusus dan stockpile batu bara di Aurkenali dan Mendalo Darat serta Mendalo Laut. | RIO

Editor : Doddi Irawan

Share :

Baca Juga

Reportase

BBS Puji Peran Guru PAUD, Sungguh Luar Biasa…

Reportase

Kerinci – Sungaipenuh Nyaris Tenggelam, Stok Makanan Menipis, Ada Warga Terkurung di Cafe

Reportase

JMSI Apresiasi Upaya Polda Jambi Jaga Kamtibmas

Reportase

KOMPEJ Kawal Kasus Ijazah “Duo Amrizal” Sampai ke Mabes Polri

Reportase

Dampak Industri Batu Bara Mengerikan, Pemerintah Jangan “Pasang Badan”

Reportase

Kapolda Pantau Arus Lalu Lintas di Hari Natal, Ternyata Begini Kondisinya…

Reportase

Tidak Terima Ditegur, Segerombolan Anak Muda Bacok Polisi

Reportase

Polda Jambi Mulai Sidik Kasus Tiga Penambang Minyak Ilegal