Home / Reportase

Senin, 30 Oktober 2023 - 17:06 WIB

Tidak Terima Ditegur, Segerombolan Anak Muda Bacok Polisi

Korban penyerangan segerombolan anak muda dirawat di RS Bhayangkara Jambi | foto : dir

Korban penyerangan segerombolan anak muda dirawat di RS Bhayangkara Jambi | foto : dir

Korban penyerangan segerombolan anak muda dirawat di RS Bhayangkara Jambi | foto : dir

JAMBIBRO.COM – Kota Jambi heboh, Senin (30/10/2023) dini hari. Sekelompok anak muda nekat menganiaya seorang anggota polisi.

Peristiwanya terjadi di Lorong Kimaja 3 RT 19, Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi. Anggota polisi, Bripka AS (30), dan seorang mahasiswa, Candra (29), terluka parah.

Malam itu Bripka AS sedang duduk-duduk bersama temannya. Tiba-tiba datang segerombolan anak muda mengendarai 3 sepeda motor.

Seperti sengaja mencari gara-gara, gerombolan anak-anak muda yang berboncengan tiga itu menggeber-geber mesin motornya.

Merasa terusik, AS menegur mereka. Tapi sayang, anak-anak muda itu marah. Mereka menyerang AS dengan senjata tajam. Satu orang membawa pedang samurai.

Melihat kejadian ribut-ribut itu, teman AS, Candra, berusaha menolong. Sial, AS dan Candra terkena sabetan senjata tajam.

AS mengalami luka robek di kepala dan punggung. Sedangkan Candra menderita luka robek di kepala.

Baca Juga  Aparat Polda Jambi Halangi Kerja Wartawan, Pelecehan…

Warga sekitar memberi bantuan. Mereka berhasil menangkap Anggi Saputra (18), seorang pelaku. Peristiwa ini sontak viral di media sosial.

Tak lama berselang polisi tiba di lokasi. Bukan saja dari Polresta Jambi, tapi juga dari Ditreskrimsus, Ditreskrimum, dan Resmob Polda Jambi.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Arif Ardiansyah Prasetyo, dan Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Indar Wahyu Dwi, bahkan turun langsung ke lokasi.

Berbekal informasi dari Anggi, warga Desa Danau Kedap, Maro Sebo, Muarojambi yang ditangkap warga, Kasat Reskrim Indar Wahyu Dwi memerintahkan anak buahnya mengejar para pelaku lainnya.

Alhasil 6 orang pelaku lagi berhasil ditangkap. Mereka lantas digelandang ke Markas Polresta Jambi.

Keenam orang itu adalah Figo Yuki Septian (19), warga Legok, Danau Sipin, Kota Jambi yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Dia adalah otak pelakunya.

Pelaku lainnya, M Rafli Bafadhal alias Ontet (17). Pengangguran warga RT 07 Kelurahan Murni, Danau Sipin, Kota Jambi ini ikut membacok memakai pedang samurai.

Baca Juga  Kapolda Jambi Lantik 147 Bintara Baru, Jadi Polisi Kalian Harus Ingat Ini...

Lalu, Sahrul Akbar bin Junaidi (19), kelahiran Jambi 16 April 2004. Pekerja swasta ini tercatat sebagai penduduk Jalan Widuri 2 RT 21 Paal V, Kota Baru, Kota Jambi.

Kemudian, Arvindra Rizky Pratama bin Hanafi, kelahiran Jambi 5 Agustus 2004 yang juga pekerja swasta. Rizky ini tinggal di Jalan Bunga Tanjung 2 RT 01 Kelurahan Selamat, Telanaipura, Kota Jambi.

Berikutnya, MDG (17). Remaja warga Kelurahan Murni, Danau Sipin, Kota Jambi ini masih berstatus pelajar kelas 3 di salah satu SMK di Kota Jambi.

Terakhir, Rifandriansyah alias Ari Njoy (17) seorang pengangguran yang masih tinggal bersama orang tuanya di Lorong Tukang Jahit RT 40 Lebak Bandung, Jelutung, Kota Jambi.

Saat ini Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi masih memburu 5 pelaku lainnya. Mereka adalah IV, ML, DS, RH dan AL. Kelima orang ini tidak bakal lolos, karena polisi sudah mengumpulkan identitas mereka.

Baca Juga  Polisi Jangan Bikin Pelanggaran Kalau Mau Dihargai Pimpinan

Para pelaku yang telah tertangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dikenakan pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan yang mereka lakukan.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Aerox, sebilah senjata tajam jenis kujang, dan sebilah pedang samurai.

Selain itu, polisi juga masih memburu barang bukti lainnya, berupa 1 unit Honda PCX warna hitam, 1 unit Honda Scoopy warna merah, 1 unit Honda Beat deluxe warna hitam, dan l 1 Honda Scoopy warna hitam merah.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono melalui Kabid Humas yang disampaikan Kasubbid Penmas, Kompol Mas Edy menyebut, untuk sementara pelaku yang sudah ditangkap berjumlah 7 orang.

“Mereka diamankan oleh tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Jambi dan Satreskrim Polresta Jambi,” kata Mas Edy.

Mas Edy menjelaskan, Bripka AS yang menjadi korban pengeroyokan sehari-harinya bertugas di Ditreskrimsus Polda Jambi.

“Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi. Kasus ini ditangani oleh Polresta Jambi dan dibackup Ditreskrimum Polda Jambi,” jelas Mas Edy. (DIR)

Share :

Baca Juga

Reportase

Hurmin dan Gerry Ajak Masyarakat Sarolangun Bersama Bangun Daerah

Reportase

Tak Mau Perjuangan Menolak Stockpile Ternoda, Warga Aurkenali Desak Mobil Sampah Bantuan PT SAS Dikembalikan

Reportase

DPRD Jambi Minta Pemprov Aktif Sidak Pasar Kendalikan Harga

Reportase

Diskusi Bersama Pengurus Baru PKS Jambi, dari Legislatif hingga Eksekutif

Reportase

PMSM Indonesia Susun Strategi Unggul 2025-2028

Reportase

POGI Jambi Resmi Dilantik, Fokus Turunkan Angka Kematian Ibu

Reportase

Hesti Haris Tegaskan Komitmen PKK Dukung Kualitas SDM

Reportase

Luar Biasa ! ASN Pemkot Jambi Kurban 142 Sapi, 8 Kerbau, 30 Kambing