Home / Reportase

Sabtu, 6 Januari 2024 - 13:22 WIB

Gagal Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD, Warga Aurkenali dan Mendalo Kecewa

Aksi warga Aurkenali dan Mendalo di Telanaipura, Kota Jambi, Sabtu, 6 Januari 2023 | foto : rio

JAMBIBRO.COM – Warga Kelurahan Aurkenali dan Desa Mendalo Darat serta Mendalo Laut, kecewa pada Gubernur Jambi, Al Haris, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto.

Orang nomor satu di Provinsi Jambi itu tidak mau menemui warga, yang berunjuk rasa ke Kantor Gubernur Jambi dan gedung DPRD Provinsi Jambi, Sabtu, 6 Januari 2024.

Warga berunjuk rasa, tepat pada peringatan HUT ke-67 Provinsi Jambi, di kompleks Kantor Gubernur Jambi. Namun kedatangan warga dihadang aparat kepolisian dan Satpol PP.

Warga yang datang dengan damai, ingin menyampaikan aspirasi, menolak pembangunan jalan khusus angkutan batu bara dan stockpile di wilayah mereka.

Baca Juga  Warga Perumahan Aurduri dan Mendalo Darat Usir Orang Suruhan PT SAS

Massa yang juga diikuti emak-emak dan anak-anak itu tertahan di pintu gerbang kompleks kantor gubernur. Mereka tidak bisa masuk ke halaman gedung dewan.

Sejumlah aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi, berkali-kali memohon agar pintu pagar dibuka. Tapi aparat kepolisian dan Satpol PP tetap mengunci pagar.

Ibnu Kholdun, advokat yang juga koordinator lapangan aksi, bahkan dengan suara rendah memohon warga diperbolehkan masuk. Apalagi di situ banyak emak-emak dan anak-anak. Tapi tetap saja ditolak.

Dalam orasinya, para orator, mulai dari Ibnu Kboldun, Eko Wahyudi, Ginda Harahap, Amir Akbar dan beberapa emak-emak menilai Gubernur Jambi tidak mau mendengar keluhan masyarakat.

Baca Juga  Dampak Industri Batu Bara Mengerikan, Pemerintah Jangan "Pasang Badan"

Dua orang emak-emak bahkan nekat mengambil mik, meminta Al Haris agar segera keluar menemui mereka. Tapi, lagi-lagi Al Haris tidak bergeming.

“Dulu suara kami diminta, sekarang kami datang mengadu tidak dipedulikan,” sergah emak-emak itu emosi.

Tiga jam berteriak-teriak di samping gedung dewan tanpa ada hasil, akhirnya para korlap aksi mengambil keputusan menarik warga mundur. Warga mengalah.

Tapi, itu bukan akhir dari perjuangan warga Aurkenali, Mendalo Darat dan Mendalo Laut. Mereka berencana kembali menggelar aksi dengan massa lebih banyak.

“Hari ini kami mengalah. Kami mundur. Tapi jangan dikira kami menyerah. Kami akan terus berjuang,” tegas Eko.

Baca Juga  Ratusan Warga Aurkenali dan Mendalo Unjuk Rasa Tolak Stockpile

Tidak hanya itu, para korlap dan warga juga sepakat segera menggelar aksi lanjutan. Bahkan mereka akan mengepung rumah dinas maupun rumah pribadi Al Haris.

“Kami tidak akan tinggal diam,” tandas Sucipto, warga Desa Mendalo Darat.

Tak sampai di situ, Ibnu Kholdun, advokat yang juga Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Jambi, menegaskan akan menggugat pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan khusus dan stockpile di Aurduri.

“Kami akan tempuh jalur hukum. Apapun kami hadapi demi menolak jalan khusus dan stockpile di Aurkenali,” tandasnya. | RIO

Editor : Doddi Irawan

Share :

Baca Juga

Reportase

Oknum Istri Polisi Menipu, Raup Uang 4,8 Miliar Rupiah

Reportase

Luar Biasa ! ASN Pemkot Jambi Kurban 142 Sapi, 8 Kerbau, 30 Kambing

Reportase

Tak Mungkin Bertahan di Tengah Banjir, Puluhan Santri Ponpes Nurul Iman Diliburkan

Reportase

BBS Panen Perdana Padi di Desa Pudak, Dorong Swasembada Pangan

Reportase

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Sektor Keagamaan Batang Hari, Pastikan Guru DTA hingga Bilal Terlindungi

Reportase

Aplikasi Sportblock Permudah Pendataan di Porprov XXIV Jambi 2026

Reportase

Sudirman Minta Dirlantas Polda Jambi Hentikan Sementara Angkutan Batu Bara

Reportase

Diantar Kades dan Keluarga, Pelaku Pengeroyokan di SMAN 4 Sarolangun Menyerahkan Diri