Home / Reportase

Selasa, 23 April 2024 - 11:57 WIB

Masya Allah… Demi Anak, Buruh Serabutan Terpaksa Curi Susu

Darkasi saat diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Jelutung, Senin sore, 22 April 2024 | dia

JAMBIBRO.COM – Tak tahan melihat anaknya terus-terusan menangis, seorang buruh serabutan di Jambi, Darkasi (34), terpaksa mencuri susu.

Aksi warga Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi itu mendapat simpati warga. Warga terharu melihat Darkasi yang dilaporkan ke polisi.

Ceritanya, Senin, 22 April 2024, anak Darkasi yang masih balita tak henti-hentinya menangis, karena belum minum susu. Sementara, Darkasi tidak punya duit untuk membeli susu.

Setelah putar otak, Darkasi tetap belum menemukan jalan mendapatkan uang. Akhirnya terlintas di pikirannya untuk mencuri susu di minimarket.

Baca Juga  Polresta Jambi Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Senin sore, Darkasi pergi ke Indomaret di Jalan Soemantri Brojonegoro, Payo Lebar, Jelutung, Kota Jambi. Dia pun nekat mengambil satu kotak susu seberat 900 gram.

Darkasi menyembunyikan susu itu di balik bajunya. Dia merasa penjaga minimarket lengah dan tidak mengetahui aksinya.

Ternyata perkiraan Darkasi meleset. Seorang pegawai minimarket yang curiga sudah mengintai gerak geriknya.

Ketika Darkasi keluar dari minimarket, pegawai tadi langsung mengejar. Darkasi pun digeledah. Ditemukan sekotak susu di balik bajunya.

Baca Juga  Gara-gara Tak Dikasih “Nambuh", Doni Nekat Habisi Nyawa Ina

Setelah diamankan, pegawai minimarket melaporkannya ke polisi. Tak lama berselang anggota Unit Reskrim Polsek Jelutung datang, lalu membawa Darkasi.

“Anggota piket reskrim dan patroli yang mendapat laporan langsung ke TKP. Pelaku kami amankan bersama barang bukti,” kata Kapolsek Jelutung, Iptu Al Imron.

Kejadian itu sontak heboh di berbagai media sosial. Ada yang bilang Darkasi mencuri susu untuk membeli narkoba.

“Susu itu untuk anaknya, bukan untuk beli sabu-sabu,” ujar Imron setelah anggotanya memeriksa Darkasi.

Baca Juga  Narkoba Seharga Rp.78 Miliar Lebih Dimusnahkan

Secara hukum, perbuatan Darkasi itu bisa dikenakan pasal 362 KUHP. Dia bisa dipenjara

Tapi, beruntung Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi merasa kasihan pada Darkasi. Eko malah memberi 13 kotak susu untuk anak Darkasi.

Bukan cuma itu. Orang nomor satu di kepolisian Kota Jambi ini juga membebaskan Darkasi dari jeratan hukum. Eko memakai skema Restorative Justice (RJ), sesuai Peraturan Polri nomor 8 tahun 2021.

Eko kemudian memediasi Darkasi dan pihak Indomaret. Mereka pun sepakat berdamai. Kebijakan Eko itu pun mendapat banyak pujian. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Satu Lagi Menyerahkan Diri, Pelaku Pengeroyokan di Mandiangin Jadi 4 Orang

Reportase

Wabup Muaro Jambi Ajak Masyarakat Wujudkan Visi Jambi MANTAP 2029

Reportase

Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Tanjabtim Usulkan Pembangunan Jalan Strategis ke DPR RI

Reportase

13 Atlet Panahan Jambi Ikuti Kejurnas Junior di Kepri

Reportase

Dua Bulan Polda Jambi Tangkap 20,7 Kilo Sabu dan 10.320 Inex, Semuanya Dimusnahkan…

Reportase

Operasi Ketupat 2024 Digelar, Polri Siapkan 5.784 Pospam dan Posyan

Reportase

Respon Keluhan Warga, Wali Kota Maulana Turun Cek IPA dan Intake PDAM

Reportase

Kasi Intel dan Kasi Pers Korem Garuda Putih Berganti