Home / Reportase

Minggu, 16 Juni 2024 - 21:42 WIB

Gara-gara Tak Dikasih “Nambuh”, Doni Nekat Habisi Nyawa Ina

Doni ditangkap tim gabungan Polresta Jambi dan Polsek Kota Baru di Desa Koto Boyo, Kabupaten Batanghari | dia

JAMBIBRO.COM – Misteri pembunuhan Fitra Herlina alias Novita alias Ina, di Rumah Kos Sinar Berkah, Kelurahan Suka Karya, Kota Baru, Kota Jambi, awal Juni lalu, semakin terang benderang.

Tim gabungan dari Polresta Jambi dan Polsek Kota Baru berhasil mengungkap teka-teki di balik peristiwa penganiayaan sadis yang mengakibatkan Ina meninggal dunia.

Ina dianiaya oleh Doni Revano Putra (19), warga RT 05 Kelurahan Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi.

Baca Juga  Gagalkan Peredaran 52 Kg Sabu, 19 Anggota Satresnarkoba Polresta Jambi Dapat Penghargaan

Doni ditangkap saat bersembunyi di rumah keluarga ibu tirinya, di Desa Koto Boyo, Kabupaten Batanghari. Doni kini diamankan di sel tahanan Polresta Jambi.

Dari pemeriksaan polisi terungkap, pembunuhan berawal dari bisnis esek-esek. Doni dan Ina sepakat kencan melalui aplikasi MiChat.

Setelah deal tempat dan harga, Doni mendatangi Ina di rumah kosnya. Sesuai kesepakatan, mereka akan berkencan selama satu jam.

Usai melakukan hubungan suami istri, Doni minta “nambah”. Namun permintaan itu ditolak Ina, sehingga Doni komplain karena pertemuan mereka belum sampai satu jam.

Baca Juga  Diduga Dendam Lama, Warga Beringin Tewas Bersimbah Darah

“Pelaku ingin menambah layanan, tapi tidak diberi korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan, Minggu 16 Juni 2024.

Doni menjadi kesal, lantaran untuk menambah pelayanannya Ina minta tambahan bayaran. Tapi Doni tidak mau.

Nah, ketika Ina ke kamar mandi, Doni mengikutinya dari belakang. Dia memeluk Ina dari belakang.

Mendapat perlakuan tamunya yang kasar, Ina melawan. Keduanya akhirnya jatuh di lantai keramik kamar mandi dan sempat bergumul.

Baca Juga  Pelaku Begal Tewas, Korban Jadi Tersangka

Posisi Ina waktu itu di bawah. Dia tidak kuat melawan karena kalah posisi. Apalagi saat jatuh kepalanya terbentur ke lantai.

“Pelaku memukul kepala korban menggunakan pecahan keramik hingga beberapa kali secara brutal. Korban menderita luka serius,” ujar Indar.

Kapolsek Kota Baru, AKP Hanafi menambahkan, Doni dan Ina awalnya sepakat berkencan dengan bayaran 400 ribu selama satu jam.

“Akibat perbuatannya pelaku dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ungkap Hanafi. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Warga Muara Tembesi Hanyut Terseret Arus Banjir

Reportase

Bang Budi Gelar Nobar Indonesia vs Uzbekistan… Terbuka untuk Umum

Reportase

Ariansyah Pernah Huni Lapas dan Laporkan Gubernur Masih Dipakai Al Haris…

Reportase

SIT Nurul Hikmah Gelar Pelatihan Media Sosial 5.0, Hadirkan Coach Noe

Politik

Pilbup Tanjabtim Makin Menarik, Para Tokoh Besatu Menangkan Dilla Hich – MT

Reportase

Kebakaran di Pucuk Gara-gara AC, 12 Rumah Rusak

Nasional

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Tanjabtim Targetkan Tanam Jagung Seluas 400 Hektar

Reportase

Ini Posisi Sementara Kontingen Jambi di Porwil XI Sumatra