Home / Reportase

Sabtu, 2 Desember 2023 - 22:15 WIB

Puluhan Korban Penipuan Investasi Mobil Tak Sanggup Bayar Angsuran

Korban investasi mobil melapor ke Polda Jambi | foto : sob

Korban investasi mobil melapor ke Polda Jambi | foto : sob

JAMBIBRO.COM – Sebanyak 21 warga Kota Jambi menjadi korban investasi bodong. Mereka kehilangan 34 unit mobil yang kreditnya belum lunas.

Para korban awalnya bertemu dan berkenalan dengan pelaku, AU (37). Mereka dirayu mengajukan kredit mobil, untuk diinvestasikan dengan skema penyewaan.

Iming-imingnya, angsuran mobil ditanggung, dan para korban akan mendapat bonus Rp.2 juta per bulan.

“Dia (pelaku) bilang mobil-mobil itu disewakan ke perusahaan-perusahaan,” kata Beni Ari Feriadi, kuasa hukum korban.

Tergiur investasi itu, para korban mengajukan kredit mobil, mulai dari Pajero, Xpander, Innova dan sebagainya.

Baca Juga  Suami Istri Tipu Belasan Warga Jambi Miliaran Rupiah

Usai mobil sampai di rumah, langsung diserahkan ke pelaku, beserta surat-surat kendaraannya.

“Para korban sukarela menyerahkan surat dan kunci mobilnya. Janjinya angsuran dibayarkan, malah dapat bonus 2 juta per unit,” kata Beni.

Beni menjelaskan, awalnya angsuran dan investasi yang dijanjikan berjalan lancar. Itu berlangsung hingga 3 bulan.

Diantara para korban ada yang menginvestasikan 4 unit. Angsurannya mencapai 20 juta rupiah sebulan.

“Ada juga Rp.14 juta. Macam-macam. Contohnya tukang cetak bata. Awalnya cuma investasi 1 unit, karena dilobi-lobi jadi 4 unit,” ujar Beni.

Baca Juga  Pengusaha Jakarta dan Jambi Saling Lapor, Nama Gubernur Jambi Disebut-sebut

Para korban yang curiga sempat bertanya ke perusahaan penyewaan mobil yang disebut pelaku. Namun pelaku terus menenangkan para korban.

“Setiap ditanya kepada pelaku dia selalu menjawab aman. Tidak usah ditanya-tanya,” kata Beni.

Pelaku yang mengaku tinggal di Mayang Mangurai, Kota Jambi itu akhirnya menghilang. Begitu pula 34 unit mobil milik korban.

Belakangan, para korban tidak mau lagi melanjutkan angsuran mobilnya. Mereka juga tidak tahu lagi keberadaan mobilnya.

Beni menjelaskan, para kliennya kesulitan membayar angsuran, karena penghasilan mereka per bulan tidak cukup.

Baca Juga  Nasib Zainuddin, Niat Menolong Ternyata Ditipu

Para korban bersama pengacaranya membuat laporan di Mapolda Jambi, Kamis lalu. Mereka berharap pelaku segera ditangkap.

“Penghasilan mereka tidak cukup untuk membayar. Makanya kami membuat laporan ini, agar menunda pembayaran ke leasing,” jelas Beni.

Selain mengaku punya perusahaan, pelaku penipuan ini juga mengaku pengacara. Tujuannya untuk meyakinkan para korban.

“Pelaku mengaku pengacara. Bagi kami ini memalukan profesi, karena seakan ada pengacara menipu,” ungkap Beni. |DIR

Share :

Baca Juga

Reportase

Gubernur Jambi Ingatkan Ancaman Radikalisme Masa Kini

Reportase

Kebersamaan Penuh Makna dengan Paket “Sedulang” di Swiss-Belhotel Jambi

Reportase

Kapolda Jambi Lantik AKBP Zamri Elfino Jabat Kapolres Bungo  

Reportase

Anggota Komisi XIII Elpisina Tegaskan Insan dan Lembaga Penyiaran Harus Patuh pada Etika dan Hukum

Reportase

BBS Panen Perdana Padi di Desa Pudak, Dorong Swasembada Pangan

Reportase

Tiga Pelaku Pengurangan Gas LPG Ditangkap di Muaro Jambi  

Reportase

Rame !!! Dinas Kominfo Hentikan Kontrak Kerja Sama Publikasi Puluhan Media

Politik

Fadli Sudria Desak Bayarkan Insentif Nakes, Direktur RSUD Raden Mattaher Harus Dievaluasi