Home / Reportase

Minggu, 28 April 2024 - 18:58 WIB

Sekoja Kota Santri, Daerah Penghasil Ulama Besar

Gubernur Jambi, Al Haris, halal bihalal bersama warga di Kelurahan Tanjung Raden, Kota Jambi, Ahad 28 April 2024 | dia/erict

JAMBIBRO.COM – Seberang Kota Jambi (Sekoja), sejak dahulu dikenal sebagai Kota Santri. Di wilayah ini banyak terdapat sekolah Islam, madrasah dan pondok pesantren tua.

Sudah tak terhitung jumlah santri dan santriwati “lahir” dari Sekoja. Sampai saat ini ribuan santri dan santriwati masih belajar dan memahami Islam di Sekoja.

Baca Juga  Gubernur Jambi Salurkan Bantuan Dumisake Pendidikan untuk 1.259 Siswa di Kota Jambi

Fakta itu diakui Gubernur Jambi, Al Haris, saat menghadiri haul dan halal bihalal bersama masyarakat Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Seberang Kota Jambi.

Haul dan halal bihalal diadakan di Madarasah Sa’adatul Ulya, Tanjung Raden, Minggu 28 April 2024.

Wilayah Sekoja sudah lama terkenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan perkembangan Islam di Provinsi Jambi. Banyak ulama besar di Jambi berasal dari pesantren di Sekoja.

Baca Juga  Pemprov Jambi - Bank Indonesia Sepakat Tingkatkan Kolaborasi Atasi Inflasi dan Stabilitas Ekonomi

“Saya berharap setiap saat muncul ulama-ulama baru dari Sekoja ini,” ujar Haris.

Alumni madrasah dan pondok pesantren dari Sekoja tersebar di mana-mana, di kabupaten dan kota dalam maupun luar Provinsi Jambi.

Alumninya antara lain ada di Bungo, Tebo, Merangin, Kerinci, Sungai Penuh dan Sarolangun. Juga ke provinsi tetangga, seperti Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, bahkan di Malaysia.

“Kami sangat mengapresiasi dan menghargai perjuangan tuan-tuan guru terdahulu. Terima kasih. Sangat luar biasa telah membuat sejarah di Kota Jambi,” ungkap Haris.

Baca Juga  Dukung Pembangunan Kabupaten Tebo, Pemprov Jambi Gelontorkan Anggaran

Kentalnya Islam di Jambi, membuat Pemerintah Provinsi Jambi memberi perhatian besar. Buktinya, dibangun  Islamic Centre dan masjid di depan Bandara Sultan Thaha, yang menghabiskan dana sekitar 150 miliar rupiah.

“Ini untuk menghormati jasa para ulama terdahulu,” ujar Haris yang menyerahkan bantuan Pemprov Jambi senilai 25 juta rupiah kepada pengurus Madrasah Tanjung Raden. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Al Haris Beberkan Polemik Penanganan Dunia Usaha Batu Bara

Reportase

PKS Jambi Luncurkan Forum Ayah dan Sekolah Keluarga  

Reportase

Pemkot Jambi Dorong Inovasi Kampung Bahagia Lewat Kunjungan ke Bengkulu

Reportase

Diduga Dendam Lama, Warga Beringin Tewas Bersimbah Darah

Reportase

Crazy Rich Jambi Otak Pembunuhan Bankir Muda, 15 Orang Diamankan

Reportase

OJK Pastikan Stabilitas Keuangan di Tengah Ketidakpastian Global

Reportase

Satu Lagi Menyerahkan Diri, Pelaku Pengeroyokan di Mandiangin Jadi 4 Orang

Reportase

Wali Kota dan Wawako Shalat Ied Bersama Masyarakat di Masjid Al-Amanah