Home / Reportase

Rabu, 26 Maret 2025 - 14:18 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jambi Tunggu Progres Laporannya ke Polresta

Mohd Rendra Ramadhan Usman

Mohd Rendra Ramadhan Usman

JAMBIBRO.COM — Penyidik Polresta Jambi hingga kini masih melakukan penyidikan terhadap laporan pengeroyokan yang diadukan Mohd Rendra Ramadhan Usman (MRRU).

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, menyatakan bahwa kasus yang dilaporkan anggota DPRD Provinsi Jambi itu terus berjalan.

“Semua masih dalam tahap penyidikan,” ujar Boy Sutan yang dikonfirmasi wartawan belum lama ini.

Boy menegaskan, kepolisian tetap komitmen dalam mengusut tuntas kasus ini. Penyidik Satreskrim Polresta Jambi telah melaksanakan gelar perkara, terkait kasus dugaan pengeroyokan tersebut.

Baca Juga  Maulana dan Diza Cek Suasana Pos Pelayanan dan Pengamanan Idul Fitri

“Sudah ada gelar,” kata Boy singkat.

Diketahui, MRRU melaporkan pengeroyokan yang dialaminya terjadi pada Kamis sore, 9 Januari 2025.

Ketika itu MRRU akan menemui putranya, di rumah mertuanya, Perumahan Aurduri, Kelurahan Aur Kenali, Telanaipura, Kota Jambi, sebelum dia umroh.

Dalam laporannya, MRRU mengadukan istrinya, WIP, seorang dokter gigi di RSUD Ahmad Ripin, Muarojambi. Juga dua mertuanya, IY dan Z yang mantan pendidik.

Pada peristiwa pengeroyokan itu, MRRU mengalami berbagai bentuk kekerasan, seperti tinjuan, pukulan, cekikan cengkeraman, cakaran, bahkan bajunya sampai robek. Celananya juga dipelorotin di tempat umum.

Baca Juga  Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Ternyata Yatim Piatu

Menurut MRRU, pengeroyokan dilakukan oleh WIP, IY, dan Z, disaksikan banyak orang, dan beredar pula di media sosial sehingga menjadi bahan sorotan masyarakat.

Visum medis telah dilakukan untuk memberikan bukti fisik terkait kekerasan yang dialami MRRU. Pasca kejadian MRRU harus menjalani perawatan intensif di RSUD Raden Mattaher, Jambi.

Sebelum kejadian kekerasan ini, ternyata pernah ada riwayat konflik antara MRRU dan adik WIP yang berinisial A. A pernah mengancam MRRU dengan senjata tajam.

Baca Juga  FJM Jambi Dukung Target Produksi Minyak 1 Juta Barel

MRRU sangat mengharapkan penegakan hukum yang objektif dan adil terhadap kasus yang dialaminya. Ia menyatakan, setiap individu, termasuk pejabat publik, berhak mendapatkan perlindungan sama di mata hukum.

“Saya berharap keadilan, saya juga masyarakat, berhak mendapatkan keadilan yang sama,” ungkapnya.

Bagi MRRU, kejadian itu telah melampaui batas, menimbulkan trauma, dan perasaan tidak nyaman. Menanggapi adanya pelaku lain dalam pengeroyokan itu, dia serahkan ke polisi. | dia

Share :

Baca Juga

Daerah

Perjuangan BBS Membuahkan Hasil, Ribuan PPPK Segera Terima SK

Reportase

Program Bus Listrik Wali Kota Maulana Dipuji Cek Endra

Reportase

Purna Paskibraka Wajib Jadi “Duta Pancasila” Disiplin Berintegritas

Reportase

Sinergi Pemkab Muaro Jambi dan BPK RI Perkuat Tata Kelola Keuangan

Reportase

Prahara di Dinas PUPR, Al Haris Diminta Turun Tangan

Reportase

Pelaku Begal Tewas, Korban Jadi Tersangka

Reportase

OJK Pastikan Stabilitas Keuangan di Tengah Ketidakpastian Global

Reportase

Dirut Perumda Tirta Mayang Khawatirkan Stockpile Batu Bara Dekat Intake Aurduri