Home / Reportase

Senin, 19 Januari 2026 - 23:35 WIB

Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Ternyata Yatim Piatu

Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, takziah ke kediaman almarhum Fariz Naufal bin Cici Yuliandri, di RT 12 Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Senin | dki-kj

Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, takziah ke kediaman almarhum Fariz Naufal bin Cici Yuliandri, di RT 12 Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Senin | dki-kj

JAMBIBRO.COM — Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, takziah ke kediaman almarhum Fariz Naufal bin Cici Yuliandri, di RT 12 Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Senin 19 Januari 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Jambi ini menjadi wujud nyata pemerintah hadir di tengah masyarakat setiap kali musibah terjadi.

Fariz Naufal, bocah berusia 11 tahun, adalah anak yatim piatu dari pasangan Dikcik dan Didi. Ia meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Buntung, Lebak Bandung, Jelutung, saat berenang, Sabtu lalu.

Baca Juga  Wabup Tanjabtim Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Sekolah Rakyat

Fariz ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh warga bersama Tim SAR Gabungan pada malam harinya.

Dalam kunjungan duka tersebut, Wali Kota Maulana didampingi jajaran Pemerintah Kota Jambi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi.

Maulana menyerahkan bantuan, berupa kebutuhan pokok dan dana program Jambi Kota Peduli sebesar Rp2.500.000,- yang diterima oleh kakek dan nenek almarhum.

Baca Juga  Bupati Dillah Beri Statement Tegas kepada Para ASN, Ini Isinya…

Pada kesempatan itu Maulana menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama Pemerintah Kota Jambi. Ia mendoakan keluarga almarhum diberi ketabahan dan keikhlasan atas berpulangnya Fariz.

Selain menyampaikan duka, Wali Kota Maulana juga menekankan pentingnya langkah antisipasi agar peristiwa serupa tidak terulang.

Ia mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.

Baca Juga  Pesan Penting Gubernur Jambi Saat Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjabtim

Maulana menegaskan, anak-anak di bawah umur sebaiknya tidak bermain di sungai maupun aliran air yang sewaktu-waktu dapat mengalami peningkatan arus dan berisiko tenggelam.

Melalui dinas pendidikan, Maulana minta sekolah-sekolah rutin mengingatkan peserta didiknya sebelum memulai pelajaran mengenai bahaya bermain di sungai maupun hujan deras.

“Peran guru dan orang tua sangat penting dalam menjaga keselamatan anak-anak,” tegas orang nomor satu di Kota Jambi itu. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Mobil Dinas Bawaslu Viral “Tabrak Lari”

Reportase

Netizen dan Warga Aceh Puji Penampilan dan Sikap Kontingen Jambi PON XXI

Reportase

Kalah Nyagub Romi Tetap Berpolitik

Reportase

Hafiz Ingatkan Pemprov Gunakan Anggaran Sebaik Mungkin

Reportase

Stockpile Aurkenali Tetap Dilanjutkan, Warga Sangat Kecewa

Reportase

Bayi 8 Bulan Korban TPPO Diselamatkan dan Diserahkan Kembali ke Ibunya

Reportase

Pemkot dan DPRD Kota Jambi Tegak Lurus Tolak Stockpile Batu Bara di Aurkenali

Reportase

Pemkot Jambi Kucurkan Bantuan Bedah Rumah