Home / Reportase

Selasa, 31 Oktober 2023 - 19:20 WIB

Warga Aur Kenali Tolak Stockpile Batu Bara, Emak-emak Ikut Bergerak

Warga Aur Kenali memasang spanduk menolak stockpile batu bara

Warga Aur Kenali memasang spanduk menolak stockpile batu bara

Warga Aur Kenali memasang spanduk menolak stockpile batu bara | foto : dok warga

JAMBIBRO.COM – Penolakan rencana pembukaan stockpile batu bara di Kelurahan Aur Kenali, Telanaipura, Kota Jambi, kembali “rame”.

Selasa sore, 31 Oktober 2023, warga setempat menggelar aksi di lahan yang dibuka untuk lokasi stockpile batu bara oleh PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) di kawasan Aurduri.

Setelah sebelumnya “disegel” oleh Pemerintah Kota Jambi, warga kini memasang spanduk berisi penolakan terhadap stockpile yang berada sangat dekat dengan pemukiman mereka.

Baca Juga  Pemkot dan DPRD Kota Jambi Tegak Lurus Tolak Stockpile Batu Bara di Aurkenali

Selain itu juga dipasang baliho berisi tanda tangan para ketua RT yang warganya menolak keberadaan stockpile tersebut. 

Ketua Forum Warga Aur Kenali, Syarif, menegaskan bahwa warganya sangat menolak adanya stockpile di dekat tempat tinggal mereka. Alasannya, lebih banyak mudarat dari pada manfaatnya.

“Kami tak ingin kedepannya terganggu kesehatan dan persoalan sosial lainnya,” tegas Syarif.

Syarif menegaskan, pemerintah harus mendengar aspirasi warga. Bukan mengikuti keinginan pengusaha.

Syarif yakin ketentraman dan kenyamanan warga akan terganggu, jika pembukaan stockpile diizinkan pemerintah. 

Baca Juga  Al Haris Beberkan Polemik Penanganan Dunia Usaha Batu Bara

“Kami minta jangan usik ketentraman warga yang selama ini sudah tentram” tegasnya. 

Menolak pembukaan stockpile, warga membentuk forum. Mereka mengirim surat ke  Gubernur dan Wali Kota Jambi, minta tidak dikeluarkan izinnya.

Tak hanya itu. Warga yang sebagian besar emak-emak mengancam akan menggelar aksi lebih besar lagi, apabila pemerintah tidak memperdulikan suara warga. 

“Kami tegas menolak !!! Kalau izinnya sampai keluar, kami akan gelar aksi lebih besar lagi,” tandas Syarif.

Baca Juga  Sengkarut Hitam di Koto Boyo, Menyingkap Modus Mafia Batubara Jambi

Sebelumnya santer tersiar,  ada beberapa ketua RT di Kelurahan Aur Kenali yang menyetujui kehadiran stockpile itu. Mereka terbujuk rayu.

“Itu suara pribadi ketua RT, bukan suara warga. Beberapa diantaranya sudah mencabut persetujuannya. Ikut menolak,” kata Syarif.

Warga RT 07 Aur Kenali, Hairul dengan tegas menyatakan menolak stockpile batu bara di dekat rumahnya. Dampaknya sangat buruk.

“Kami tegas menolak. Kami berpikir kedepan, bukan kepentingan sesaat. Debu dan dampak negatif pasti muncul, jika stockpile tetap dipaksakan dibuka,” jelas Khairul. ***

Share :

Baca Juga

Reportase

Gerak Cepat… Dillah Langsung Perintahkan Dinas PUPR Atas Pendangkalan Parit

Nasional

Reses di Paal Merah… Elpisina Ingatkan Masyarakat Waspadai Tawaran Jadi Pekerja Migran

Politik

DPRD Provinsi Jambi Keras Tanggapi Surat Dirjen Minerba

Reportase

Ririn Novianty Mantapkan Persiapan HAN dan Gebyar PAUD

Reportase

“Selaras Migas” Ajak Forkompincam Jaga Aset Barang Milik Negara

Reportase

DPRD Provinsi Jambi Desak Penggunaan Jalan Khusus Batu Bara  

Politik

Dua Hari Lagi Nyoblos, Ingat Pesan Keras Kapolda Jambi Ini…

Daerah

Saat Kajati Jambi Mengalah pada Danrem