Home / Reportase

Senin, 27 November 2023 - 23:01 WIB

Stockpile Aurkenali Tetap Dilanjutkan, Warga Sangat Kecewa

Gubernur Jambi, Al Haris

Gubernur Jambi, Al Haris

Gubernur Jambi, Al Haris

JAMBIBRO.COM – Penolakan jalan khusus batu bara dan stockpile, serta dermaga batu bara yang akan dibangun PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) terus bergulir.

Masalah itu dibahas dalam rapat antara Pemerintah Provinsi Jambi, Polda Jambi, Pemerintah Kota Jambi, Pemkab Muarojambi, dan pihak PT SAS, Senin, 27 November 2023.

Rapat berlangsung secara tertutup, di Ruang VIP Rumah Dinas Gubernur Jambi, dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris.

Rapat menyimpulkan, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Muarojambi membentuk tim kerja.

Tugas tim ini mengkaji dampak pembangunan jalan khusus dan stockpile batu bara di wilayah Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, serta Mendalo Darat dan Mendalo Laut, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi.

Baca Juga  Jemaah Calon Haji Asal Jambi Mulai Berangkat, Gubernur Jambi Titip Pesan Penting

Menurut Al Haris, untuk membangun stockpile di Aurkenali dan jalan khusus angkutan batu bara tersebut, PT SAS sudah mengantongi hasil analisis dampak lingkungan (amdal).

“Untuk membangun stockpile dan jalan khusus angkutan batu bara itu, semua sudah dikaji. Dari dampak lingkungan, jalur PDAM, hingga jarak dengan pemukiman,” katanya.

Al Haris tetap ngotot pembangunan stockpile dan jalan angkutan batu bara itu. Soal adanya penolakan warga sekitar, dia bilang cuma karena kurangnya sosialisasi dari pihak PT SAS.

Al Haris tegas-tegas menyatakan pembangunan jalan khusus dan stockpile batu bara oleh PT SAS di Aurkenali dan Mendalo Darat serta Mendalo Laut tetap dilanjutkan.

Baca Juga  Al Haris Saksikan Langsung Final Tilawah Al Qur’an STQH Nasional 27

“Penolakan itu karena sosialisasinya kurang. Nanti tim kerja yang melakukannya melalui dinas, camat dan lurah,” ujar Haris.

Direktur PT SAS, Fauzan, berdalih jalan khusus angkutan dan stockpile batu bara di Aurkenali dan Mendalo jauh dari pemukiman penduduk.

“Kami punya lahan 70 hektar, tapi hanya dipakai 5 hektar saja,” katanya beralasan.

Sikap Al Haris yang tetap bersikeras melanjutkan pembangunan jalan khusus angkutan batu bara dan stockpile di Aurkenali dan Mendalo disayangkan warga Aurkenali.

Sarif, seorang aktivis 98, menilai mestinya Al Haris selaku Gubernur Jambi berpihak ke warga, bukan ke perusahaan. Al Haris harus melihat dampak yang bakal menimpa warga, bukan semata-mata memikirkan investasi.

Baca Juga  Warga Aurkenali Kecewa Gagal Temui Pj Wali Kota Jambi

“Gubernur harusnya memikirkan warga yang akan terkena dampak jalan khusus dan stockpile batu bara itu. Kami bukan menolak stockpile, yang kami minta jangan di dekat lingkungan warga,” tegas Sarif.

Warga lainnya, Raul, juga heran melihat sikap Al Haris yang tidak berpihak kepada warga. Kalaupun izin jalur khusus dan stockpile batu bara itu wewenang pemerintah pusat, Gubernur sampaikan saja bahwa warga menolaknya.

“Kalau berpihak ke warga, sampaikan ke pusat bahwa warga menolak. Begitu seharusnya gubernur menyelamatkan warganya. Bukan malah merugikan,” tandas Raul. (DIR)

Share :

Baca Juga

Reportase

Anggota DPRD Provinsi Jambi Hati-Hati, KPK Ingatkan Pokir Rawan Korupsi

Reportase

Warga Blokade dan Dirikan Tenda di Jalan Lintas Timur, Desak Al Haris Hentikan Pembangunan Stockpile PT. SAS

Reportase

Bawaslu Laporkan Hasil Pengawasan ke Gubernur, Termasuk Dana Hibah Bersisa

Daerah

Terdampak Banjir, Puluhan Sekolah di Muarojambi Sudah Dua Pekan Libur

Reportase

Bupati Tanjung Jabung Timur Cari Alternatif Pembiayaan Infrastruktur ke PT SMI

Reportase

Gatsu Sport Centre Diresmikan, Budi Setiawan: Dunia Olahraga di Jambi Makin Berwarna…

Politik

Hasil Survei Melesat, Budi Setiawan “Dicegat”

Reportase

Gubernur Disambut Dingin, Emak-Emak Elukan Maulana – Diza