Home / Reportase

Selasa, 14 November 2023 - 06:34 WIB

Stockpile Aurkenali Banyak Mudaratnya, Harga Mati, Tolak !!!

JAMBIBRO.COM – Warga Kelurahan Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, melakukan rapat bersama, Minggu, 12 November 2023, malam.

Warga Aurkenali yang sebagian besar bermukim di Perumahan Aurduri, semakin bulat menolak pembangunan stockpile batu bara oleh PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS).

Musyawarah dan pernyataan komitmen penolakan stockpile batu bara itu, diadakan di RT 03 Kelurahan Aurkenali.

Ketua Forum RT Kelurahan Aurkenali, Pitir Ramli menyatakan, kekompakan warga menjadi modal utama menolak stockpile di wilayah Aurkenali.

“Kekompakan kita sekarang salah satu jalan untuk menyelamatkan warga dari dampak buruk stockpile ini,” ujar Pitir.

Baca Juga  Stockpile Jalan, Rakyat Melawan

Tak hanya melakukan musyawarah, warga juga menyatakan komitmen menolak pembangunan stockpile, dengan menandatangani surat pernyataan komitmen.

Dalam surat pernyataan itu warga Aurkenali menolak pembangunan jalan khusus batu bara, dermaga pengangkutan batu bara, serta stockpile, karena berada di dekat pemukiman padat penduduk.

Selain itu, di sekitar lokasi pembangunan stockpile di Aurkenali banyak terdapat fasilitas umum, seperti sekolah, tempat ibadah, dan intake PDAM.

Penolakan pembangunan jalan khusus, stockpile dan dermaga batu bara, juga disampaikan warga Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi.

Baca Juga  Penolakan Stockpile Aur Kenali Makin Keras, Warga Minta Perlindungan Presiden Prabowo dan DPR RI

Suliyan, warga RT 21 Mendalo Darat, mengaku sangat khawatir dengan rencana pembangunan stockpile oleh PT SAS itu.

Apalagi pembangunan jalan khusus angkutan batu bara, dari tambang menuju stockpile PT SAS, akan melintasi rumah yang sudah ditempatinya selama 20 tahun.

Suliyan menjelaskan, di RT 21 Mendalo Darat terdapat 50 rumah yang terkena dampak pembangunan jalan khusus tersebut.

“Saya tidak tenang lagi, karena pemerintah desa bilang tanah dan rumah saya terkena pembangunan jalan khusus batu bara,” ungkap pria paruh baya itu.

Baca Juga  Stockpile Aurkenali Tetap Dilanjutkan, Warga Sangat Kecewa

Suliyan khawatir akan digusur tanpa ada ganti untung. Pasalnya, surat kepemilikan tanah yang ia tempati hingga kini belum dikeluarkan Pemerintah Desa Mendalo Darat.

“Saya takut digusur, apalagi surat kepemilikan tanah saya belum juga dikeluarkan pihak desa. Padahal tanah itu saya beli sejak 20 tahun lalu. Saya hanya punya bukti surat jual beli,” papar Suliyan. (DIR)

Share :

Baca Juga

Reportase

TNI Bangun Jembatan di Pelawan, Dongkrak Konektivitas Antarwilayah

Reportase

Wali Kota Jambi Dorong Eks Lokalisasi Pucuk Jadi Sentra Olahraga, Ekonomi dan Keagamaan

Reportase

Kapolda Jambi Terima Kunjungan Danrem Baru 

Reportase

Atlet Tinju Jambi Bukan Kaleng-kaleng, Budi Setiawan Yakin Mampu Bawa Pulang Medali PON XXI

Reportase

OJK Sosialisasikan Kewenangan Penyidikan Sektor Jasa Keuangan ke Jajaran Polri dan Kejaksaan

Reportase

10 Tahun Bekerja Sama dengan FJM, SKK Migas – KKKS Merasa Terbantu

Reportase

Pemprov Jambi Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Gandeng UMKM Skala Besar

Reportase

PT Kaswari Unggul dan Warga Rantau Karya Bertemu, Ini Kesepakatannya…