Home / Reportase

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:28 WIB

Sungai Batang Merangin Makan Korban Lagi

JAMBIBRO.COM — Seorang remaja berusia 15 tahun, Fakih, dilaporkan hanyut terbawa arus yang sangat kuat, saat sedang mandi di Sungai Batang Merangin, Desa Pulau Rengas, Bangko Barat, Merangin, Jambi.

Peristiwa nahas yang menimpa Fakih terjadi pada Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan data kronologi yang dihimpun perwakilan BPBD Merangin, Raden, petaka bermula saat Fakih membersihkan diri di sungai tersebut.

Kondisi arus yang mendadak mengalir kuat langsung menerjang dan menyeret tubuh remaja malang itu ke tengah sungai. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung bergotong-royong melakukan upaya pencarian awal secara mandiri.

Baca Juga  RSUD Raden Mattaher Sudah Tanda-Tanda Malfungsi Pelayanan Publik

Warga menyisir area pinggiran sungai secara manual menggunakan peralatan seadanya. Namun upaya darurat itu tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya korban dinyatakan hilang tenggelam di kedalaman sungai.

Setelah menerima laporan resmi hilangnya korban, personel Pos SAR Bungo bergerak cepat menuju lokasi. Jarak tempuh yang mencapai 78,5 kilometer menjadi tantangan bagi pergerakan armada penolong.

Baca Juga  Prestasi Bersejarah, Pertama di Jambi : Kota Jambi Raih Anugerah Kota Layak Anak Peringkat Utama Nasional

Tim penyelamat memerlukan waktu perjalanan darat sekitar 1 jam 39 menit untuk sampai di titik kejadian musibah. Kedatangan petugas posko utama ini bertujuan memperkuat sekaligus mengoordinasikan pergerakan warga yang sudah bersiaga.

Hari ini operasi pencarian memasuki hari kedua. Tim SAR Gabungan terpantau menggelar agenda briefing pada Sabtu 23 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, untuk memetakan rencana operasi secara taktis.

Baca Juga  Kampung Bahagia Buktikan Kekuatan Kebersamaan, Swadaya Warga Jadi Motor Pembangunan

Barisan penolong yang dikerahkan hari kedua terdiri dari 7 personel Rescue Pos SAR Bungo dan 6 personel BPBD Merangin. Pergerakan petugas di lapangan mendapat dukungan penuh dari warga yang sangat mengenali karakteristik sungai.

Penyisiran pada radius tertentu dioptimalkan dengan membagi personel ke beberapa titik pantau yang dinilai rawan. Tim gabungan berkomitmen terus mengupayakan pencarian secara maksimal, agar korban dapat segera dievakuasi dari aliran sungai. | DOD

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi 4,51 Persen, Rendah dari Nasional

Reportase

Petani Binaan Pertamina EP Jambi Sukses Panen Jagung dan Tomat

Reportase

Ryan Hanandi Resmi Jabat Kasrem 042/Gapu, Dandim Kerinci dan Tanjab Berganti

Reportase

Tim Terpadu Jadi Solusi Sengketa Zona Merah di Kota Jambi

Reportase

Dirut Bank Jambi Jamin Ganti Rugi Penuh Saldo Nasabah yang Hilang

Reportase

Kasus Ijazah Amrizal Terus Disorot

Reportase

Polisi dan Satpol PP Gerebek Rumah Kos Siang Bolong

Reportase

Gubernur Jambi Tegaskan Pemanfaatan Hasil Alam Harus Seimbang dengan Perbaikan Jalan