Home / Reportase

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:37 WIB

Insentif Nakes Walahuallam Dibayar, Hutang RSUD Raden Mattaher Ajah Rp.69 Miliar

Wakil Direktur Bidang Umum RSUD Raden Mattaher, Ferdiansyah

JAMBIBRO.COM – Polemik tidak dibayarnya insentif para tenaga kesehatan (nakes) RSUD Raden Mattaher, sejak Januari 2024 hingga Mei 2024, bakal berbuntut panjang.

Menanggapi protes para nakes, Wakil Direktur Bidang Umum RSUD Raden Mattaher, Ferdiansyah menjelaskan, tidak dibayarnya insentif nakes karena surplus anggaran dari pembayaran BPJS sudah tidak ada sejak 2023.

Baca Juga  Katanya RSUD Raden Mattaher Bagus, Insentif Nakes Ajah Lima Bulan Tak Dibayar…

Selama ini insentif didapat dari surplus pembayaran BPJS Kesehatan. Sejak 2023 surplus itu sudah tidak ada, namun insentif nakes tetap dibayarkan tahun itu, walau harus berhutang.

“Insentif itu sifatnya bonus. Sejak 2023 insentif tidak ada. Pembayaran dari BPJS Kesehatan dibanding yang kami keluarkan, lebih besar pengeluaran. Insentif 2023 kami bayarkan dengan berhutang,” ungkap Ferdi.

Baca Juga  Rumah Sakit Pemerintah Diminta Layani Pasien VIP, Dirjen Yankes : Jangan BPJS Terus…

Menurut Ferdiansyah, untuk pembayaran insentif seluruh pegawai RSUD Raden Mattaher, termasuk nakes, anggarannya sekitar 3 miliar rupiah per bulan. Karena itu hutang RSUD Raden Mattaher membengkak.

“Karena tidak ada surplus, kami memiliki hutang 69 miliar rupiah. Hutang itu diantaranya untuk membayar insentif nakes, pembelian obat, dan kebutuhan lainnya,” ucapnya.

Baca Juga  RSUD Raden Mattaher Sudah Tanda-Tanda Malfungsi Pelayanan Publik

Ferdi mencontohkan, untuk Januari 2024 saja, pengeluaran RSUD Raden Mattaher mencapai 20 miliar rupiah, sementara pembayaran yang diterima dari BPJS Kesehatan hanya 8 miliar rupiah.

“Ini menjadi pembelajaran, kalau mau ada insentif. Kami mengajak seluruh pegawai, PNS maupun honorer, mengelola dana BPJS Kesehatan dengan baik,” katanya. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Pelaku Begal Tewas, Korban Jadi Tersangka

Politik

Syahbandar Tuding Penghitungan Sirekap KPU Membingungkan

Reportase

Ikut Gagalkan Penyelundupan 3 Kilo Sabu, Aruslin Bonar Nahor Dapat Penghargaan

Reportase

Wakil Gubernur Jambi Ajak Muslimat NU Bersinergi Bangun Jambi

Reportase

Pergi Berkebun, Hendri Tak Pulang-pulang

Reportase

Danrem 042/Gapu Tekankan Tugas Prajurit untuk Rakyat

Reportase

Kopi Kerinci “Terbang” ke Malaysia, Kanada dan Amerika Serikat

Ekobis

Hauling Batu Bara Lewat Jalan Nasional Dibuka Lagi, Tapi Utamanya Tetap Jalur Sungai