Home / Reportase

Minggu, 2 Juni 2024 - 11:48 WIB

Katanya RSUD Raden Mattaher Bagus, Insentif Nakes Ajah Lima Bulan Tak Dibayar…

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Jambi | dok

JAMBIBRO.COM – Para tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Jambi, mengeluh. Gara-garanya, insentif mereka sudah lima bulan belum dibayar.

Para nakes mengancam akan mogok kerja, bila uang insentif jasa pelayanan medis itu belum juga dibayarkan. Sudah berkali-kali keluhan ini mereka sampaikan, namun tidak ada juga solusi.

Seorang nakes RSUD Raden Mattaher yang enggan disebut namanya menyebut, insentif yang belum dibayar itu dari Januari 2024 sampai sekarang.

Baca Juga  “Pil Pahit” Pensiunan Guru di RSUD Raden Mattaher

Humas RSUD Raden Mattaher, Jhon, membenarkan belum dibayarnya uang insentif para nakes tersebut. Pihaknya sudah berupaya mencari solusi.

“Memang benar insentif nakes itu belum dibayarkan. Hari Jumat kemarin kami sudah membicarakannya dengan semua bagian dan ruangan,” ujar Jhon dikutip dari INFOJAMBI.COM, Minggu 2 Juni 2024.

Tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Raden Mattaher terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honor. Jumlahnya ratusan orang.

PNS memiliki gaji tetap dari negara setiap bulan, dan tunjangan kesejahteraan daerah. Sementara pegawai honor per bulan digaji Rp.1,5 juta hingga Rp.1,7 juta. Honor dibayar dengan APBD Provinsi Jambi.

Baca Juga  RSUD Raden Mattaher Sudah Tanda-Tanda Malfungsi Pelayanan Publik

Menurut data yang didapat, jumlah SDM RSUD Raden Mattaher per 1 Januari 2024 sekitar 1.699 orang, meliputi dokter umum 58 orang, dokter spesialis 79 orang, dokter subspesialis 15 orang.

Selain itu, dokter gigi spesialis 6 orang, dokter gigi 7 orang, perawat 605 orang, perawat spesialis 1 orang, perawat gigi 9 orang, bidan 118 orang, apoteker 23 orang, asisten apoteker 47 orang, psikolog klinik 2 orang, nakes lainnya 186 orang, dan fungsional umum 543 orang.

Baca Juga  Fadli Sudria Desak Bayarkan Insentif Nakes, Direktur RSUD Raden Mattaher Harus Dievaluasi

Tambahan pendapatan dari nakes PNS dan pegawai honor bersumber dari dana insentif jasa BPJS. Uang inilah yang belum dibayar sudah lima bulan.

“Bagi kami uang itu sangat berarti. Jumlahnya bervariasi, tergantung beban kerja dan wewenang, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah,” kata nakes yang takut namanya ditulis. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Pemkot Jambi Perkuat Wisata Religi Lewat Haul Ulama Besar Abad ke-17

Reportase

Jubir Pemprov Jambi Tegaskan Isu Penganiayaan TKI di Malaysia Kejadian Lama

Daerah

Senandung Jolo Kesenian Tradisional Kabupaten Muarojambi Pecahkan Rekor Dunia

Reportase

Cek Endra Tak Main-Main, Kasus Ijazah “Duo Amrizal” Akan Segera Diselesaikan

Nasional

Al Haris dan Menteri Bappenas Cek KBCN di Candi Muarojambi

Politik

Breaking News… PPP Pilih Budi Setiawan di Pilwako Jambi

Reportase

Optimisme DPMPTSP Kota Jambi Kejar Target Investasi Rp1,5 Triliun Tahun 2026

Reportase

Akatara Jadestone Energy Bukti Nyata SKK Migas Dukung Ketahanan Energi