Home / Reportase

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:15 WIB

Keberangkatan Kloter BTH-20 Provinsi Jambi, Abdullah Sani Titip Doa

Abdullah Sani melepas 444 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter BTH 20 ke Tanah Suci, Rabu malam | novri

Abdullah Sani melepas 444 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter BTH 20 ke Tanah Suci, Rabu malam | novri

JAMBIBRO.COM — Sebanyak 444 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 20 diberangkatkan menuju Tanah Suci, Rabu 13 Mei 2026 malam.

Pelepasan ribuan tamu Allah ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi.

Rombongan Kloter 20 merupakan gabungan dari 288 jemaah asal Kota Jambi, dan 150 jemaah dari Kabupaten Muaro Jambi.

Keberangkatan mereka didampingi dua petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), serta empat petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Abdullah Sani mendoakan seluruh jemaah diberi kemudahan dalam menunaikan setiap rukun haji di Makkah dan Madinah. Ia berharap kepulangan para jemaah membawa predikat haji mabrur yang memberi keberkahan bagi keluarga dan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya ucapkan syukur, bahagia, dan selamat kepada Bapak dan Ibu yang menunaikan ibadah haji. Kami mendoakan keselamatan, kemudahan, kesehatan lahir batin, dan kelancaran perjalanan hingga pulang ke Tanah Air,” ujarnya.

Baca Juga  Al Haris Minta Swasta Ikut Bergabung di Baznas

Pemerintah Provinsi Jambi menaruh harapan besar agar perjalanan spiritual ini berjalan tanpa hambatan dari awal hingga kembali ke tanah air. Ibadah haji adalah momen sempurna untuk menyempurnakan rukun Islam kelima.

“Semoga dari rumah hingga kembali, tidak ada halangan apa pun. Doa kami agar ibadah ini menjadi rukun Islam kelima yang sempurna,” ucapnya penuh khidmat.

Abdullah Sani menyebut, jemaah haji Jambi sebagai insan mulia terpilih untuk menghapus dosa dan meraih keberkahan langsung di Baitullah. Ia secara khusus menitip doa agar para pemimpin di Provinsi Jambi diberi kekuatan menjalankan amanah secara istiqamah.

“Doakan kami yang hina ini, khususnya Pak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Pak Sekda,” pintanya kepada seluruh jemaah calon haji.

Terkait aspek fisik, Abdullah Sani mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perpaduan antara kesiapan jasmani, spiritual, dan materi. Tim medis yang bertugas harus memberi pengawasan ekstra terhadap stamina para jemaah selama berada di tanah suci.

Baca Juga  FKM UI Gandeng Pemkot Jambi Gelar Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat

“Jaga stamina, khususnya aktivitas kesehatan. Kepada dokter dan petugas medis, tolong bantu jemaah dengan ikhlas,” pesannya memberikan instruksi.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, memberi peringatan tegas mengenai kedisiplinan selama berada di Tanah Suci. Arab Saudi memiliki regulasi sangat ketat dan wajib dipatuhi seluruh jemaah mancanegara.

“Di tengah kegembiraan ini mari kita ingatkan diri bahwa Tanah Suci Makkah dan Madinah adalah negeri orang yang penuh aturan ketat. Jangan sampai kecerobohan kita melanggarnya, karena itu bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga mencoreng nama baik bangsa dan agama kita di mata dunia,” kata Wahyudi mengingatkan.

Wahyudi memaparkan, sanksi berat, seperti denda jutaan rupiah hingga deportasi menanti bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan maupun ketertiban sosial.

Belajar dari pengalaman tahun lalu, tindakan sepele, seperti membuang sampah sembarangan atau berfoto di area terlarang harus benar-benar dihindari.

Baca Juga  Wagub Jambi Apresiasi Hasil Penilaian Ombudsman 2025

Seluruh elemen pendamping seperti TPHD, KBIHU, dan PPIH diminta senantiasa berada di sisi jemaah, guna memberikan bimbingan terbaik. Seluruh prosesi ibadah diharap berakhir dengan keberkahan serta pahala besar yang telah dijanjikan oleh Allah SWT.

“Semoga semua Jemaah Calon Haji menyelesaikan ibadah dengan selamat, sehat, dan kembali sebagai haji mabrur dan mabrurah, mendapat maghfirah dari Allah SWT serta pahala besar di surga kelak,” tuturnya.

Menutup rangkaian kegiatan, ditekankan kembali bahwa status jemaah haji membawa beban moral sebagai duta bangsa dan daerah di mata dunia. Perjalanan ini adalah amanah besar yang harus dijaga martabatnya.

Keberangkatan Kloter 20 ini menjadi bagian dari rangkaian panjang operasional haji Provinsi Jambi tahun 2026. Seluruh jemaah kini bersiap meninggalkan asrama menuju bandara untuk memulai perjalanan panjang menuju tanah suci. | DIA/SW

Share :

Baca Juga

Reportase

OJK Terbitkan 5 Aturan Baru Dorong Transformasi PPDP

Reportase

Unit Reskrim Polsek Jelutung Tangkap Tukang Parkir

Politik

Edi Purwanto: Pengusaha Batu Bara Jangan Pikirkan Untung Saja

Reportase

Petani Binaan Pertamina EP Jambi Sukses Panen Jagung dan Tomat

Reportase

Meriahkan HUT 79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemprov Jambi Gelar Jalan Santai dan Sepeda Santai

Reportase

Capaian Tahun Pertama Maulana–Diza: Fondasi Kota Jambi Bahagia

Reportase

Akhir Pekan dengan Cita Rasa Hidangan Brazil di “Brazilian Night BBQ” Swiss-Belhotel Jambi

Reportase

Kabur Lewat Jendela Mapolda, Pelarian Alung Berakhir