Home / Berita Utama

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:49 WIB

Kapal Mati Mesin, Tim SAR Selamatkan Dua Nelayan

Tim SAR menyelamatkan dua nelayan yang terombang-ambing di tengah laut | sar

Tim SAR menyelamatkan dua nelayan yang terombang-ambing di tengah laut | sar

JAMBIBRO.COM — Dua orang nelayan udang asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Mendahara, Tanjung Jabung Timur.

Peristiwa ini terjadi sejak Rabu 7 Januari 2026, dan baru berakhir Kamis 8 Januari 2026, setelah keduanya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Informasi awal hilangnya kedua nelayan itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi dari pihak keluarga, pada Kamis siang. Dilaporkan, korban berangkat melaut pada Rabu pagi, dan dijadwalkan kembali pukul 17.00 WIB.

Namun, hingga keesokan harinya, mereka tidak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi. Lokasi kejadian diperkirakan berada di perairan Mendahara, dengan koordinat 0°49’06.7″ LS dan 103°46’33.9″ BT.

Baca Juga  Korupsi Ganti Rugi Lahan Ujung Jabung Diburu

Jarak lokasi kejadian sekitar 18,65 nautical mile (NM) dari Unit Siaga SAR Kuala Tungkal. Saat itu kondisi cuaca dilaporkan hujan ringan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Adah Sudarsa menjelaskan, pihaknya segera menurunkan Search Rescue Unit (SRU) dari Unit Siaga SAR Kuala Tungkal untuk melakukan pencarian.

“Setelah menerima laporan dari keluarga korban, kami segera mengerahkan SRU dengan 6 personel menuju lokasi kejadian. Pencarian difokuskan di sekitar titik terakhir korban diduga melaut, serta area yang berpotensi terbawa arus,” ujar Adah.

Adah menambahkan, operasi SAR melibatkan sejumlah unsur terkait guna mempercepat proses pencarian. Dalam operasi ini SAR bersinergi dengan Polairud, TNI AL, PMI serta nelayan setempat.

Baca Juga  BBS dan dan Tanoto Foundation Teken Kerja Sama Pengembangan SDM

Hingga Kamis siang, kedua nelayan bernama M Yunani (64) dan Junaidi (27), warga Jalan Bina Karya Barat, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjung Jabung Barat, belum ditemukan.

Tim SAR melakukan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan navigasi, serta sarana pendukung lainnya.

Basarnas Jambi mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memperhatikan kondisi cuaca. serta melengkapi diri dengan alat keselamatan dan komunikasi saat melaut untuk meminimalisir risiko kecelakaan di laut.

Setelah dilakukan pencarian intensif, kabar baik akhirnya datang. Kapal nelayan milik korban ditemukan dalam kondisi mati mesin, di sekitar Kuala Sungai Alang-Alang, sekitar 11 NM dari titik perkiraan awal kejadian.

Baca Juga  Romi - Sudirman Makin Optimis Menangkan Pilgub Jambi

Kedua nelayan itu ditemukan dalam kondisi selamat. Kapal yang mereka gunakan mati mesin, sehingga tidak dapat kembali ke darat. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Roro Kuala Tungkal.

Mereka kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat. Operasi SAR ini ditutup setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, dan tim kembali ke satuan masing-masing.

Basarnas Jambi juga mengingatkan para nelayan agar selalu memastikan kondisi kapal dan mesin sebelum melaut, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat di laut. | DIA

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pasien Rumah Sakit Jangan Khawatir, Tetap Bisa Mencoblos…

Berita Utama

Pejabat Utama dan Kapolres Baru Resmi Bertugas

Berita Utama

Peringati HUT 67 Provinsi Jambi LAMJ Gelar Sedekah Negeri

Berita Utama

Tak Boleh Tambah Libur, Pemkot Jambi Besok Sidak ASN Secara Digital Dari Command Center

Berita Utama

Buntut Anarkis Demo Sopir Batu Bara, Kantor Gubernur Jambi Dipasang Pagar Kawat Berduri

Berita Utama

Pompong Terbakar, Penumpang Loncat ke Sungai

Berita Utama

Hati-hati Jelang Lebaran, Maling Nekat Karpet Juga Diembat

Berita Utama

Reses di Paal Merah… Elpisina Ingatkan Masyarakat Waspadai Tawaran Jadi Pekerja Migran