Home / Reportase

Jumat, 7 November 2025 - 23:55 WIB

Bripda Waldi Dipecat Tidak Hormat

Sidang Komisi Kode Etik Profesi di Polda Jambi merekomendasikan Bripda Waldi diberhentikan tidak dengan hormat dari institusi Polri, Jumat | pld

Sidang Komisi Kode Etik Profesi di Polda Jambi merekomendasikan Bripda Waldi diberhentikan tidak dengan hormat dari institusi Polri, Jumat | pld

JAMBIBRO.COM — Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri yang digelar di Gedung Bidang Propam Polda Jambi, Jumat, 7 November 2025, menetapkan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Bripda Waldi.

Anggota aktif Polres Tebo itu dinyatakan bersalah atas kematian Erni Yuniati, seorang dosen dan dokter di Kabupaten Bungo, Jambi, awal November lalu.

Sidang etik dipimpin Plt Kabid Propam Polda Jambi, AKBP Pendri Erison, didampingi Kompol Muhtar Efendi sebagai wakil ketua dan Kompol Yumika Putra sebagai anggota.

Baca Juga  Gubernur Jambi Akui Kelemahan Pemerintah di Hadapan Paripurna DPRD

Hasil sidang diumumkan secara terbuka oleh Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto.

“Bripda Waldi terbukti melakukan pelanggaran berat berupa tindakan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang atas nama EY,” ujar Mulia pada konferensi pers yang dihadiri perangkat sidang etik.

Putusan sidang menyatakan, Bripda Waldi melakukan perbuatan tercela dan direkomendasikan untuk diberhentikan tidak dengan hormat dari institusi Polri. Ia menerima keputusan tersebut tanpa perlawanan.

Baca Juga  Usai Sudah Open Turnamen Piala Danrem 042/Gapu, Siapa Juaranya?...

Bripda Waldi melanggar pasal 13 ayat (1) PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri. Disebutkan, anggota dapat diberhentikan tidak dengan hormat karena melanggar sumpah/janji jabatan dan kode etik profesi.

Bripda Waldi juga melanggar pasal 14 ayat (1) huruf B PP Nomor 1 Tahun 2002, tentang pemberhentian anggota Polri jika melakukan perbuatan yang merugikan institusi.

Sidang berlangsung selama 14 jam, mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Sebanyak 8 saksi dihadirkan, terdiri dari 4 personel Polri, 1 dokter dari RS Bhayangkara, dan 3 kerabat korban.

Baca Juga  Wali Kota Maulana Kembali Salurkan Santunan Kematian untuk Ketua RT

“Kami menyelenggarakan sidang ini secara cepat, transparan, dan terbuka sebagai bentuk komitmen menjaga kepercayaan publik, khususnya keluarga korban,” tegas Mulia.

Usai sidang, Bripda Waldi langsung ditahan di Polda Jambi. Ia akan dibawa kembali ke Polres Bungo pada Sabtu, 8 November 2025, untuk menjalani proses hukum lanjutan. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Santunan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ketua RT, Bukti Nyata Kepedulian Pemkot Jambi

Reportase

Kasus Ijazah “Duo Amrizal” Bikin Kaget Keluarga

Reportase

FC Koja Perkenalkan Jersey Baru, Bidik Trofi Gubernur Cup 2026

Reportase

BBS Turun Langsung Cek Persediaan Air Bersih Jelang MTQ 54

Reportase

Gerak Cepat… Korem Garuda Putih Sudah Punya Batalyon Penanggulangan Bencana

Nasional

Kereeennn… SKK Migas Buka Booth di Ajang IPA Convex 2025

Reportase

KONI Provinsi Jambi Kini Punya Pusat Kebugaran Modern, Selain Atlet Juga Terbuka untuk Umum…

Reportase

Usman Getol Perjuangkan Jembatan Batanghari 3, Sayang Tak Digubris Al Haris