Home / Reportase

Senin, 30 Maret 2026 - 22:48 WIB

Maulana dan Diza Pantau Kehadiran Lewat JCOC, Masih Ada ASN Bandel

Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sidak secara daring dari ruang virtual Jambi City Operation Center (JCOC), di Grha Siginjai, Senin | dki-kj

Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sidak secara daring dari ruang virtual Jambi City Operation Center (JCOC), di Grha Siginjai, Senin | dki-kj

JAMBIBRO.COM — Wali Kota Jambi, Maulana, menemukan masih adanya pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama aktif pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

Temuan tersebut didapat saat Maulana melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara daring melalui ruang virtual Jambi City Operation Center (JCOC), di Grha Siginjai, Senin 30 Maret 2026.

Pihak kepegawaian segera merekap data para ASN yang mangkir. Mereka dimintai pertanggungjawaban melalui pimpinan instansi masing-masing.

Langkah tegas ini diambil guna memastikan kedisiplinan birokrasi tetap terjaga setelah masa libur panjang berakhir.

Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dan Sekda A Ridwan memantau kesiapan pelayanan publik. Pengecekan dilakukan secara virtual terhadap seluruh unit kerja, mulai dari puskesmas, sekolah, rumah sakit, hingga kantor lurah dan camat.

Sidak online dipilih karena dinilai lebih efisien untuk menjangkau ribuan pegawai dalam waktu relatif singkat. Penggunaan teknologi video konferensi memudahkan pimpinan daerah berinteraksi langsung dengan para staf di lapangan, tanpa terkendala jarak.

Baca Juga  Perkembangan Tewasnya Brigadir EWS, Lima Polisi Jadi Tersangka

“Sidak online dilakukan untuk semua unit, seperti puskesmas, sekolah, rumah sakit dan OPD, termasuk Camat dan Lurah, menggunakan teknologi yang ada. Kalau datang langsung, waktunya tidak akan cukup,” ucap Maulana seusai sidak.

Berdasarkan data rekapitulasi, tercatat 9.872 pegawai, atau sekitar 97,92 persen dari total 10.082 personel, hadir tepat waktu. Sebagian besar pegawai yang tidak hadir diketahui telah mengantongi izin resmi, seperti cuti tahunan maupun keterangan sakit.

Namun, fokus utama wali kota tertuju pada sisa persentase pegawai yang tidak memberi kabar hingga jam kerja dimulai. Maulana menegaskan, kepatuhan terhadap aturan merupakan syarat mutlak bagi pelayan masyarakat di Kota Jambi.

“Tahun ini hari pertama setelah libur ASN Kota Jambi mentaati aturan yang diberlakukan. Sekitar 2 persen tidak hadir, memang sudah ada izinnya, seperti cuti, sakit dan izin lainya. Sisanya pegawai yang tanpa keterangan, nanti akan kami rekap lagi dan minta penjelasan pimpinan masing-masing,” ungkap Maulana.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi 4,51 Persen, Rendah dari Nasional

Dalam interaksi virtual, wali kota juga mengevaluasi progres pelaksanaan program unggulan Kota Jambi Bahagia di setiap instansi. Ia ingin memastikan momentum Idul Fitri menjadi energi baru untuk mengakselerasi program kerja yang telah direncanakan.

Para pegawai diingatkan agar segera kembali pada ritme kerja normal guna memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Tidak boleh ada hambatan komunikasi atau pelayanan yang terbengkalai dengan alasan masih dalam suasana lebaran.

Maulana juga mengeluarkan instruksi keras terkait aktivitas halal bihalal yang berpotensi mengganggu jam pelayanan kantor. Para ASN dilarang melakukan kunjungan silaturahmi dari rumah ke rumah selama waktu operasional instansi berlangsung.

Kegiatan ramah tamah hanya diperbolehkan saat jam istirahat, atau waktu makan siang yang telah ditentukan. Pelanggaran terhadap instruksi ini akan ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi disiplin oleh pihak BKPSDMD Kota Jambi.

Baca Juga  Wabup Muaro Jambi Ajak Masyarakat Wujudkan Visi Jambi MANTAP 2029

“Saya ingatkan semua ASN agar tidak melakukan halal bihalal kunjungan dari rumah ke rumah di jam kerja. Pada jam istirahat atau jam makan siang dipersilahkan. Kalau ada yang ketahuan akan ada sanksi dari BKPSDMD,” tegas Maulana.

Sidak daring ini sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola kehadiran staf. Pemkot Jambi berkomitmen terus meningkatkan kapasitas daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Kehadiran fisik dan integritas waktu dinilai sebagai fondasi utama dalam mewujudkan visi pembangunan kota yang sejahtera. Pihak balai kota memastikan bahwa pengawasan terhadap kinerja aparatur akan terus dilakukan secara konsisten di masa mendatang. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Junaidi Mahir Buka Rakerda LAM, Tak Kan Melayu Hilang di Bumi

Reportase

Polri Buka Penerimaan Anggota Polisi Jalur Sarjana, Ayo Buruan Daftar…

Reportase

Pemkab Muaro Jambi Teken Nota Kesepakatan Pidana Kerja Sosial

Politik

Dilla Belajar Banyak dari Romi dan Abdullah Hich, Para Tokoh Sudah Paham

Reportase

Lantik Pranata Komputer Diskominfo, Diza Perkuat Pasukan Digital Kota Jambi

Reportase

Rapuh di Tengah Kekayaan, Potret Ketimpangan Fiskal Jambi

Reportase

Dillah Bupati Wanita Pertama di Tanjabtim, Sang Ayah dan Ibu Terharu

Daerah

Setelah Tiga Hari Pencarian Bocah Tenggelam di Sungai Berbak Akhirnya Ditemukan