Home / Reportase

Jumat, 10 April 2026 - 21:32 WIB

Bupati Tanjung Jabung Timur Sambut Investor Jerman Demi Pacu Hilirisasi Industri Kelapa

Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, bergerak cepat dalam membuka kran investasi global, untuk menggarap sektor perkebunan unggulan di wilayahnya | dki-tjt

Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, bergerak cepat dalam membuka kran investasi global, untuk menggarap sektor perkebunan unggulan di wilayahnya | dki-tjt

JAMBIBRO.COM — Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dillah Hikmah Sari, bergerak cepat dalam membuka kran investasi global, untuk menggarap sektor perkebunan unggulan di wilayahnya.

Dillah menyambut hangat kunjungan kerja penting dari para pakar hilirisasi nasional dan mitra bisnis internasional, di Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Timur, Jumat, 10 April 2026.

Rombongan tamu yang hadir meliputi Tim Expert ROEKI serta Sekretaris Satuan Tugas Perencanaan dan Percepatan Hilirisasi Tanaman Kelapa Kementerian PPN/Bappenas.

Tidak ketinggalan, seorang calon investor potensial asal negara Jerman, Phillip Wallat, juga ikut dalam rombongan strategis tersebut.

Pertemuan tatap muka ini menjadi bagian dari peta jalan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk mempercepat proses hilirisasi komoditas kelapa dalam secara masif.

“Langkah nyata ini diharapkan mampu mendongkrak nilai tambah ekonomi daerah sekaligus memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat lokal,” kata Dillah.

Baca Juga  Pemkab Tanjabtim dan BPJS Ketenagakerjaan Perluas Cakupan UCJ

Dillah mengutarakan rasa optimisnya yang tinggi atas kehadiran perwakilan pelaku usaha Eropa tersebut. Kedatangan mitra asing ini dinilai menjadi momentum berharga bagi daerah, untuk menunjukkan kualitas bahan baku perkebunan yang melimpah.

“Hari ini kami kedatangan investor dari Jerman, Dr. Ing. Phillip Wallat. Besar harapan kami tumbuhnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui industri kelapa dalam. Beliau melihat langsung potensi-potensi yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Sebelum kunjungan fisik ini terealisasi, Bupati Dillah menjelaskan, komunikasi awal terkait profil komoditas daerah sebenarnya sudah terjalin dengan intens.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebelumnya telah memaparkan peta potensi agraria tersebut secara mendalam melalui media pertemuan daring.

Baca Juga  Dilla Hich Rangkul PSI, Kaesang Effect Tak Bisa Diabaikan

Kedatangan tim ke lapangan kali ini ditujukan untuk memvalidasi data tersebut secara langsung, termasuk meninjau kesiapan infrastruktur pengolahan sabut dan tempurung kelapa.

Proses peninjauan faktual ini dinilai penting untuk menyamakan persepsi bisnis antara pemerintah dan calon investor.

“Kami sudah memaparkan potensi melalui zoom meeting sebelumnya. Alhamdulillah beliau sekarang hadir untuk melihat langsung potensi tersebut, khususnya kelapa dalam, baik dari pengolahan sabut maupun tempurung kelapa,” ucap Dillah.

Lebih dalam lagi, Dillah memaparkan, adopsi teknologi mutakhir dari luar negeri menjadi kunci utama untuk memecahkan masalah efisiensi produksi.

Sentuhan mesin modern diharapkan bisa menyulap sisa atau residu pemrosesan buah kelapa yang selama ini terbuang menjadi produk bernilai jual tinggi.

“Insya Allah dengan teknologi yang dibawa Bapak Dr.Ing. Phillip Wallat dari Jerman, limbah kelapa yang selama ini belum bisa kita olah akan diteliti dan ditingkatkan nilai jual serta pemanfaatannya,” papar Dillah.

Baca Juga  PT Kaswari Unggul dan Warga Rantau Karya Bertemu, Ini Kesepakatannya…

Ujung dari seluruh ikhtiar regulasi ini adalah terciptanya stabilitas harga jual komoditas kelapa di tingkat petani agar tidak mudah anjlok. Keberadaan pabrik pengolahan berskala besar di daerah otomatis akan memotong rantai distribusi yang merugikan.

“Harapan kami, ini dapat mensejahterakan masyarakat Tanjung Jabung Timur dan meningkatkan harga kelapa menjadi lebih baik. Pemerintah daerah tentu sangat mendukung,” ungkap Dillah.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus berkomitmen memfasilitasi kemudahan izin bagi pengembangan industri pengolahan kelapa.

Kebijakan ini diposisikan sebagai pilar utama dari cetak biru strategi hilirisasi produk pertanian unggulan daerah. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Final Bupati Cup 2025, Akso Dano FC Juara, Lapangan Sengeti Penuh Sorak Sorai

Politik

Ketua DPRD Provinsi Jambi Desak Jembatan Batanghari 1 Segera Diperbaiki

Reportase

Apel Perdana 2024, Kapolda Jambi Minta Personel Tidak Menambah Beban Masyarakat

Reportase

Belasan Mantan Teroris dan Jaringan JAS Ikrarkan Setia ke NKRI

Reportase

Diskominfo Provinsi Jambi Terima Penghargaan dari TVRI Jambi

Reportase

TMMD 128 di Seko Besar, Kolaborasi TNI – Rakyat, Bangun Jalan Hingga Fasilitas Air Bersih

Politik

Laza Kalah, Sulpani Dipecat

Reportase

Lima Petinggi Korem 042/Gapu Alih Tugas