Home / Reportase

Minggu, 21 September 2025 - 00:24 WIB

Marc Marquez Kunci Gelar di Motegi atau Mandalika ?

Marc Marquez | motogp.com

Marc Marquez | motogp.com

JAMBIBRO.COM — Musim MotoGP 2025 memasuki titik genting. Di tengah sorotan global, satu nama terus bergema di paddock dan tribun, Marc Marquez.

Bersama Ducati Lenovo Team, pembalap Spanyol ini menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim. Tinggal selangkah lagi menuju mahkota juara dunia.

Gelar yang sedang diburu Marquez bukan sembarangan. Ini akan menjadi titel dunia kesembilannya, sebuah pencapaian monumental.

Gelar ini pertama bagi Marquez sejak bergabung dengan Ducati. Dominasi Marquez tercermin jelas di klasemen.

Marquez telah mengumpulkan 512 poin. Ia meninggalkan rival terdekat, sekaligus adiknya, Alex Marquez dari Gresini Racing dengan selisih 182 poin.

Baca Juga  Strategi WFH 2026: Antara Penyelamatan APBN dan Kinerja ASN

Sepanjang musim, Marquez mengukir 11 kemenangan utama, termasuk pertarungan dramatis di San Marino dan Hungaria. Ia mempertegas status sebagai penguasa lintasan.

Secara matematis, jika Marquez finish dengan selisih minimal tiga poin lebih tinggi dari Alex di Motegi, Jepang, 28 September mendatang, gelar juara dunia resmi jadi miliknya.

Sirkuit Motegi berpotensi menjadi panggung penobatan. Kemenangan di sana tak hanya mengukuhkan gelar, tapi juga menjadi kemenangan ke-100 dalam karier Marquez.

Baca Juga  RSUD Raden Mattaher Sudah Tanda-Tanda Malfungsi Pelayanan Publik

Itu menjadi sejarah. Marquez akan berada sejajar dengan legenda Valentino Rossi dan Giacomo Agostini.

Namun, jika skenario di Jepang tak berjalan mulus, Mandalika Indonesia siap menjadi saksi sejarah. MotoGP pada 5 Oktober 2025, tempat Marquez mengunci gelar.

Pemerintah dan panitia lokal telah menyiapkan perayaan besar untuk Marquez. Konser musik dan pertunjukan budaya akan menyambut momen bersejarah tersebut.

Meski peluang Marquez nyaris tak terbendung, persaingan di grid MotoGP 2025 tetap bertabur bintang. Ada 13 juara dunia turun gelanggang, termasuk Pecco Bagnaia.

Baca Juga  Mirip Tentara, BBS Ikut Retret di Magelang

Marquez menanggapi spekulasi itu dengan tenang. Ia tak peduli di mana gelar dikunci, Jepang maupun Indonesia.

“Yang penting saya tetap menjaga level performa,” ujarnya, menepis anggapan sengaja ingin merayakan gelar di depan mantan timnya, Honda.

MotoGP 2025 bukan sekadar adu cepat di atas aspal. Ini panggung sejarah, tempat legenda ditulis ulang.

Dengan enam seri tersisa, Marquez berada di puncak performa. Dunia balap motor bersiap menyambut era baru sang Baby Alien bersama Ducati. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Perjuangan Budi Setiawan Harumkan Nama Jambi di Tengah Hiruk Pikuk Pilwako

Reportase

Mahasiswa Komentari Sikap Al Haris Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum

Reportase

Misteri di Balik Kasus Pencabulan Pejabat Pemprov Jambi

Reportase

Oknum Istri Polisi Menipu, Raup Uang 4,8 Miliar Rupiah

Reportase

Saat Siswa SMA Negeri 6 Kerinci Tuntut Perubahan

Reportase

Wawako Diza Tinjau dan Beri Motivasi Para Pencari Kerja

Reportase

Operasi Ketupat 2024 Digelar, Polri Siapkan 5.784 Pospam dan Posyan

Politik

Seluruh Kader Partai Golkar Bertekad dan Bulat Dukung Budi Setiawan Menangkan Pilwako Jambi 2024