Home / Reportase

Kamis, 11 September 2025 - 14:45 WIB

Sampah Jadi Cahaya, Langkah Kota Jambi Menuju Energi Terbarukan

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meninjau instalasi PLTSa di kawasan Pasar Talang Banjar | dki-kj

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meninjau instalasi PLTSa di kawasan Pasar Talang Banjar | dki-kj

JAMBIBRO.COM — Selasa sore, 9 September 2025, langit Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, mulai meredup. Tapi di tengah hiruk-pikuk pasar tradisional, ada secercah harapan yang menyala dari tumpukan sampah.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, melangkah pelan menelusuri instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), yang berdiri di tengah kawasan Jambi Timur.

Didampingi para pejabat daerah, camat, dan lurah, Diza menyimak satu per satu proses pengolahan sampah menjadi energi, sebuah teknologi yang dikenal sebagai Waste to Energy (WTE).

Baca Juga  Dukung Pengendalian Inflasi Kota Jambi, Seluruh Kecamatan Gelar Pasar Murah Bersubsidi

Bukan sekadar kunjungan seremonial, Diza datang dengan satu tujuan, memastikan bahwa teknologi ini benar-benar bekerja. Ia ingin memastikan sistem ini berjalan efektif.

Namun Diza tak menutup mata terhadap tantangan. Di pasar ini, sampah organik yang menjadi bahan baku utama justru semakin berkurang. Sebagian besar dimanfaatkan oleh peternakan sekitar. Dampaknya? Energi listrik yang dihasilkan pun belum maksimal.

Tapi Diza tetap optimis. Menurutnya, jika pasokan sampah organik bisa ditingkatkan, maka manfaatnya akan jauh lebih besar. Bayangkan, kalau energi ini bisa dinikmati bukan hanya oleh beberapa rumah, tapi juga seluruh pasar dan warga sekitar.

Baca Juga  Pagi Berdarah di Talang Bakung…

Teknologi WTE bukan hanya soal listrik. Ini tentang cara baru melihat sampah, bukan sebagai masalah, tapi sumber daya. Di tengah upaya Pemkot Jambi mengoptimalkan TPS 3R, Bank Sampah, dan sentra komposting, WTE menjadi pelengkap penting dalam strategi pengelolaan sampah berbasis sumber.

Semua ini dirangkai dalam program Kampung Bahagia, yang tak hanya bicara soal kebersihan, tapi juga kesejahteraan.

Ke depan, Diza berpikir membuka peluang kerja sama dengan organisasi internasional. Ia ingin Kota Jambi tak hanya jadi kota bersih, tapi juga contoh bagaimana teknologi bisa menjawab persoalan lingkungan, sekaligus membuka jalan menuju energi berkelanjutan.

Baca Juga  Ribuan Personel Dikerahkan Amankan Idul Fitri 1446 Hijriah

“Kalau kita bisa tunjukkan apa yang terjadi di sini, mungkin dunia akan melihat. Kita bisa dapat perhatian khusus,” tuturnya.

Di balik tumpukan sampah, ada cerita tentang perubahan. Tentang kota yang tak hanya ingin bersih, tapi juga cerdas mengelola sumber dayanya. Di Talang Banjar, cahaya itu mulai menyala, pelan tapi pasti. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

KONI Pusat Apresiasi Prestasi Atlet Jambi Terus Meningkat dari PON ke PON

Reportase

Sepekan Hilang, Sopir Maxim Itu Ditemukan Tak Bernyawa…

Reportase

Gagal Penuhi Ekuitas Minimum, PT SAV Dilarang Beroperasi

Reportase

Tim Dayung Jambi Giat Berlatih, Target Bawa Pulang Empat Emas PON XXI Aceh – Sumut

Reportase

OJK Sosialisasikan Kewenangan Penyidikan Sektor Jasa Keuangan ke Jajaran Polri dan Kejaksaan

Reportase

SPBU Didirikan Dekat Pertashop, Langgar Kesepakatan dengan Pertamina dan BPH Migas

Reportase

PHR Zona 1 Butuh Dukungan Kejaksaan Tinggi Jambi

Reportase

Mutasi Besar-besaran di Polda Jambi, dari Kapolda, Wakapolda hingga Sejumlah Direktur