Home / Reportase

Sabtu, 19 September 2026 - 11:29 WIB

Senja Kembali Menyala, Lansia Kota Karang Temukan Harapan Bersama Pertamina EP

Para lansia Desa Kota Karang, Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi memproduksi batik ecoprint di bawah binaan Pertamina EP Jambi Field | doddi irawan

Para lansia Desa Kota Karang, Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi memproduksi batik ecoprint di bawah binaan Pertamina EP Jambi Field | doddi irawan

DI DESA Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, masa lanjut usia (lansia) tidak lagi dipandang sebagai fase menunggu waktu berlalu. Melalui program SENJA KARSA yang digagas PHR Regional Sumatera Zona 1 melalui Pertamina EP Jambi Field, para lansia memperoleh ruang untuk tetap aktif, sehat, dan produktif.

Dari tangan-tangan yang telah lama mengarungi berbagai fase kehidupan itu, lahir lembar-lembar batik ecoprint yang tidak hanya indah, namun juga menyimpan harapan akan kemandirian ekonomi. Batik ecoprint menjadi salah satu fokus pemberdayaan dalam program SENJA KARSA, singkatan dari Semangat Lanjut Usia untuk Berkarya, Sehat, dan Sejahtera.

Program ini menggabungkan aspek kesehatan, aktivitas sosial, kreativitas, sekaligus peluang ekonomi bagi para lansia. Program Community Involvement and Development (CID) tersebut dijalankan di Desa Kota Karang dengan pendekatan Collaborative Active-Aging Ecosystem.

Pendekatan itu dirancang untuk membangun sistem pemberdayaan lansia berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran program ini berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan.

Berdasarkan Rapid Assessment 2025, Desa Kota Karang memiliki 2.100 penduduk. Sebanyak 175 orang, atau sekitar 8,3 persen, merupakan lansia yang membutuhkan dukungan layanan kesehatan preventif, sekaligus ruang untuk menjalankan aktivitas produktif.

Menurut Senior Officer CID Zona 1, Winda Damelia, SENJA KARSA dikembangkan untuk memperkuat platform Sekolah Lansia Tangguh, yang sebelumnya diinisiasi BKKBN/Kemendukbangga Provinsi Jambi. Penguatan dilakukan melalui model pemberdayaan yang lebih terpadu.

“Kami mengintegrasikan tiga pilar utama, yakni Healthy Aging melalui pemeriksaan kesehatan rutin, Happy Aging lewat edukasi spiritual dan sosial, serta Creative Aging melalui pemberdayaan ekonomi produktif pembuatan batik ecoprint,” ujar Winda, Jumat, 18 September 2026.

Baca Juga  Kopi Jambi Makin Mendunia, Ekspor Tembus Pasar Pakistan

Menurut Winda, kelompok lansia merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dalam setiap intervensi program. Program ini tidak hanya menghadirkan kegiatan sosial, tapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk terus berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bernilai.

Salah satu aktivitas utama yang dikembangkan adalah pelatihan batik ecoprint. Pelatihan ini memanfaatkan daun serta beragam tanaman lokal sebagai bahan pembentuk motif alami pada kain. Di balik kesederhanaannya, kegiatan tersebut menghadirkan ruang kreativitas yang dapat dilakukan bersama-sama oleh para lansia.

Para lansia diajak mengenali berbagai jenis daun, menyusun komposisi motif, lalu memindahkan corak alami tanaman ke permukaan kain. Setiap lembar kain menjadi karya yang unik karena tak ada motif alam yang benar-benar sama.

Lebih dari sekadar keterampilan baru, proses pembuatan ecoprint juga berfungsi sebagai terapi seni. Aktivitas menyusun bahan, menentukan pola, hingga mengolah tanaman menjadi karya jadi membantu para lansia tetap aktif secara fisik maupun mental.

Pada saat yang sama, kegiatan tersebut menghadirkan rasa percaya diri, karena karya yang dihasilkan memiliki nilai estetika dan peluang ekonomi.

Pertamina EP Jambi Field tidak ingin hasil pelatihan berhenti sebagai produk kegiatan pemberdayaan semata. Karena itu, program ini diarahkan memasuki tahap pengembangan usaha melalui konsep sociopreneurship berbasis komersial.

Pendampingan dilakukan mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga penguatan pemasaran. Langkah itu disiapkan agar produk ecoprint karya para lansia memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata.

“Fokus utama kami ke depan pemasaran. Produk batik ecoprint karya para lansia ini nantinya tidak hanya diproduksi saat pelatihan, juga benar-benar siap jual,” kata Winda.

Baca Juga  BBS Ajak Pemerintah Desa Gali Potensi Tingkatkan Ketahanan Pangan

Untuk mendukung programnya, Pertamina EP Jambi Field menyiapkan konsep aggregator melibatkan generasi muda. Kehadiran anak-anak muda diharapkan menjadi jembatan antara produk lansia dan calon pembeli. Mereka membantu memperkenalkan dan memasarkan produk melalui pameran, kegiatan Car Free Day (CFD), maupun berbagai kanal komersial lainnya.

Para lansia Desa Kota Karang, Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi memproduksi batik ecoprint di bawah binaan Pertamina EP Jambi Field | doddi irawan

Di antara para peserta program, Yulaini, merupakan salah satu sosok yang merasakan langsung manfaat SENJA KARSA. Perempuan berusia 66 tahun ini telah mengikuti pelatihan selama dua periode, dan terlibat dalam proses pembuatan batik ecoprint.

Bagi Yulaini, kegiatan tersebut bukan hanya soal menghasilkan kain bermotif alami. Ada kebanggaan dan kebahagiaan yang tumbuh, ketika dirinya dapat kembali beraktivitas bersama rekan-rekan sebaya.

“Saya merasa bangga sekali bisa ikut. Hati jadi lebih tenang karena ada kegiatan dan bisa berkumpul bersama teman-teman sebaya,” ujarnya.

Kelompok yang diikuti Yulaini telah menghasilkan 12 lembar kain batik ecoprint sepanjang 2024 hingga 2025. Setiap lembar kain dikerjakan oleh tiga orang. Waktu pengerjaannya sekitar dua hari. Angka itu memang belum besar, tapi menjadi bukti bahwa usia senja bukan penghalang untuk tetap produktif.

Selain pemberdayaan ekonomi, SENJA KARSA juga memberi perhatian serius pada kesehatan para peserta. Program ini mencatat partisipasi lansia mencapai 70 persen, sementara keterlibatan keluarga lansia berada di angka 50 persen. Capaian tersebut menunjukkan dukungan lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program.

Sebanyak 55 lansia juga mendapatkan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan secara rutin. Intervensi tersebut tercatat menghasilkan cost avoidance atau penghematan biaya kesehatan masyarakat hingga Rp8 juta setiap tahun.

Baca Juga  Luncurkan Program Subuh Berkah Bahagia, Maulana - Diza Buka Jalan Dengar Aspirasi Warga

Keberhasilan SENJA KARSA tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Program ini dibangun melalui pendekatan pentahelix yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, mitra ahli, dan masyarakat dalam satu ekosistem kerja bersama.

Dari unsur pemerintah, program melibatkan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan Pemerintah Desa Kota Karang. Dari unsur dunia usaha, PHR Zona 1 melalui Pertamina EP Jambi Field berkontribusi melalui fungsi CID, SRM, dan Corcomm.

Pelatihan batik didukung Shengger Ecoprint sebagai mitra pelatihan. Sementara edukasi psikologis bagi peserta diberikan oleh CV Nalatama Solusi Berkarya.

Dukungan akademisi datang dari Universitas Muhammadiyah Jambi, Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, dan Poltekkes Jambi. Adapun unsur masyarakat terdiri atas kelompok lansia, keluarga lansia, serta kader kesehatan desa yang terlibat aktif dalam setiap tahapan program.

Program SENJA KARSA juga berkontribusi terhadap pencapaian sejumlah tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya kehidupan sehat dan sejahtera, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta kemitraan untuk mencapai tujuan.

Ke depan, pola pemberdayaan ini memiliki peluang untuk direplikasi di desa-desa lain di sekitar Struktur Puspa Asri, termasuk Desa Kasang Lopak Alai dan Lopak Alai. Jika pengembangan itu terwujud, semakin banyak lansia yang dapat merasakan manfaat program serupa.

Di Kota Karang, perubahan itu sudah mulai terlihat. Dari lembar-lembar kain yang dihiasi jejak daun dan tanaman, para lansia menemukan kembali ruang untuk berkarya. Mereka tidak lagi hanya menjadi bagian dari statistik penduduk usia lanjut.

Para lansia di Kota Karang kini mereka menjadi pelaku perubahan, membuktikan bahwa masa senja tetap dapat diisi dengan kreativitas, kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang lebih sejahtera. | doddi irawan

Share :

Baca Juga

Politik

DPP Partai Golkar Minta Budi Setiawan Rangkul PSI, Makin Kuat…

Reportase

Asian Agri Salurkan Ribuan Liter Minyak Goreng di Jambi

Reportase

Kenaikan Pertamax Tekan Daya Beli dan UMKM

Reportase

Indonesia Masih Kokoh di Tengah Gejolak Global

Reportase

Rekrutmen Polri Tercoreng, Propam Polda Jambi Periksa Dua Polisi

Reportase

Al Haris Terima Kasih Kontribusi Masyarakat Jambi Turut Membangun Jambi

Reportase

Polisi dan Tentara Kompak Tutup Ratusan Sumur Minyak Ilegal

Reportase

Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan di Tanjabtim, Menhut Tekankan Deteksi Dini