Home / Reportase

Kamis, 9 Mei 2024 - 16:17 WIB

Polisi dan Tentara Kompak Tutup Ratusan Sumur Minyak Ilegal

Operasi penutupan sumur minyak ilegal di Desa Bungku dan Pompa Air, Kabupaten Batanghari | phr

JAMBIBRO.COM – Tim gabungan Polda Jambi, Korem 042/Gapu, Pemprov Jambi, Pemkab Batanghari dan Pertamina EP Jambi menutup ratusan sumur migas liar, di Desa Bungku dan Desa Pompa Air, Kabupaten Batanghari, Jambi, Senin (6/5/2024).

Dari struktur pemerintah tertinggi hingga paling bawah mengikuti proses penertiban ini. Dari Pemkab Batanghari ada Satpol PP, dinas lingkungan hidup, dinas kesehatan, dinas kehutanan, Tahura, kecamatan dan desa.

Langkah ini dilakukan untuk menghentikan berbagai efek domino negatif dari penambangan liar, seperti kerusakan lingkungan dan kecelakaan penambangan yang membahayakan masyarakat.

Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Reza Khomeini menjelaskan, operasi ini akan dilakukan selama sepekan, 6 – 12 Mei 2024.

Baca Juga  Operasional Pertamina Harus Lancar, Tidak Boleh Terganggu

Dasarnya, secara UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas telah jelas dilarang. Setiap eksplorasi/eksploitasi serta pengolahan migas harus memiliki izin, sehingga dalam operasionalnya bisa memenuhi standar SOP, agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

Reza menegaskan, tim gabungan akan terus melakukan pemantauan setelah penertiban. Polda Jambi didukung penuh oleh Korem 042/Gapu yang menerjunkan puluhan personil.

Memimpin apel briefing, Kasi Intel Korem 042/Gapu, Kolonel Inf M Imasfy menegaskan, keterlibatan TNI membantu polda, Pemkab Batanghari dan Pemprov Jambi, serta BUMN Pertamina dalam mengamankan aset negara.

“Sudah tertuang jelas dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 3, bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Jadi yang mengelola sebaik-baiknya adalah negara, bukan perorangan,” kata Imasfy.

Baca Juga  Polda Jambi Kembali Kirim Personel Bantu Korban Banjir Kerinci dan Sungaipenuh

Imasfy menjelaskan, tanggung jawab mengelola penting memperhatikan banyak aspek, supaya tidak merusak lingkungan dan merugikan warga sekitar.

Maraknya penambangan ilegal di daerah ini sudah masuk kategori berbahaya. Masuk ke jalan desa, sudah tercium aroma minyak mentah yang pekat dan membuat pusing.

Ribuan sumur yang tersebar dengan alat seadanya membuat minyak tercecer di tanah dan jalanan. Menengok ke sungai, sudah tidak mengalir dan berwarna hitam pekat.

Dampak lingkungan kasat mata sudah mengkhawatirkan, apalagi dampak jangka panjang yang belum terlihat.

General Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 1, Hari Widodo menambahkan, selain dampak lingkungan,  juga ada dampak lain.

Misalnya, keselamatan warga sekitar dan hilangnya potensi pendapatan daerah dari sektor migas.

Baca Juga  SKK Migas Luncurkan Inovasi Teknologi SPEKTRUM IOG 4.0

“Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Jambi Field terus berkoordinasi dengan forkopimda membantu muspida secara teknis  dalam penertiban bisnis ilegal ini,” ungkap Hari.

Lebih lanjut, Field Manager Pertamina EP Jambi Field, Hermansyah menjelaskan, kadangkala masyarakat sekitar tidak sadar mereka dirugikan oleh penambangan ilegal ini, apalagi terlibat melakukannya. Efeknya jangka panjang.

“Kegiatan ilegal yang dilakukan di lapangan dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat berujung fatality. Tercemarnya tanah dan air ke depannya merugikan kawasan tersebut dan imbasnya juga ke kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Mengingat lokasi illegal drilling telah rusak, penutupan sumur ilegal ini dibantu sejumlah tenaga ahli untuk memastikan keamanan dalam pelaksanaannya.

Di lokasi disiagakan juga pemadam kebakaran dan ambulan. Rencananya 149 sumur akan ditutup dalam operasi tim gabungan ini. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Pengamanan Nataru di Jambi, dari Lalu Lintas hingga Terorisme

Reportase

Polda Jambi Bantah Kumpulkan Nama Warga Penolak Stockpile Aurkenali

Reportase

Tim Dosen Unja Pengabdian Pelatihan dan Instalasi Hidroponik  di Pondok Pesantren Tahfidz 

Reportase

APPSI Rencanakan Pertukaran Pejabat Antar Provinsi

Reportase

Tania Constantia Sumbang Satu Lagi Perunggu di PON XXI

Reportase

Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras Tanpa Izin

Reportase

Gudang Kayu Terbakar Akibat Petasan, Satu Mobil Jadi Korban

Reportase

TMMD 128 di Seko Besar, Kolaborasi TNI – Rakyat, Bangun Jalan Hingga Fasilitas Air Bersih