JAMBIBRO.COM — Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, memimpin apel pertamanya, di Lapangan Hitam Polda Jambi, Kamis, 20 Maret 2025.
Apel itu menandakan dimulainya Operasi Ketupat 2025 menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Apel dihadiri Gubernur Jambi, Wakapolda Brigjen Pol Edi Mardianto dan para pejabat utama Polda Jambi.
Operasi Ketupat 2025 di Provinsi Jambi ini dilaksanakan selama 14 hari, dari 26 Maret hingga 8 April 2025. Disiapkan 3.330 personel, 1.625 personel Polri, 330 personel TNI dan 1.414 personel instansi lainnya, dengan 32 pos pengamanan, 14 pos pelayanan dan 2 pos terpadu.
Apel diikuti oleh personel denpom, Kodim 0415/Jambi, brimob, direktorat samapta dan berbagai instansi terkait lainnya. Ini menjadi simbol kesiapan personel dan sarana-prasarana dalam pengamanan Idul Fitri.
Kapolda Jambi, Krisno Halomoan Siregar menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI dan seluruh stakeholder, memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik lebaran.
Dia mengingatkan potensi pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai 146,48 juta orang selama libur lebaran. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 28 – 30 Maret 2025.
“Operasi Ketupat ini bertujuan untuk memastikan mudik aman dan nyaman, dengan melibatkan 164.000 lebih personel yang tersebar di berbagai pos pengamanan,” ujar Krisno.
Krisno juga menekankan pentingnya penerapan rekayasa lalu lintas, pengamanan objek vital, dan pemantauan ketersediaan bahan pokok serta Bahan Bakar Minyak (BBM). | ros