Home / Daerah / Reportase

Kamis, 29 Februari 2024 - 16:55 WIB

Al Haris Minta Masyarakat di Kampung-kampung Tanam Cabai

Al Haris panen cabai di Desa Tidar Kuranji, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Jambi, Kamis, 29 Februari 2024 | dia

JAMBIBRO.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, bertemu dan berdialog dengan petani, di Desa Tidar Kuranji, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Batanghari, Kamis, 29 Februari 2024.

Selain itu Al Haris juga melakukan panen raya cabai, guna memperkuat ketahanan pangan bersama para petani. Cabai ini penting, karena merupakan salah satu penyebab inflasi.

Pertanian saat ini sulit mendapatkan komoditi. Produksinya menurun tajam, seperti cabai, bawang dan sebagainya. Di provinsi lain juga begitu. Inflasi disumbang oleh cabai, beras dan bawang

Baca Juga  Al Haris Apresiasi Kepedulian APHI Lestarikan Hutan Jambi

Al Haris mengakui, untuk memenuhi kebutuhan beras, sebagian didatangkan dari Sumatra Selatan. Secara nasional, Indonesia juga masih mengimpor beras dari luar negeri.

Mengenai cabai, petani di Jambi mengalami kerugian besar. Penyebabnya, banjir. Tanaman cabai banyak yang busuk akibat terendam banjir.

Menurut Al Haris, penyebab inflasi terbesar adalah beras dan cabai. Hanya saja beras masih banyak stoknya. Sedangkan cabai tergolong langka, sehingga harganya meningkat karena permintaan tinggi.

Mengatasi kelangkaan cabai, masyarakat di kampung-kampung diminta memanfaatkan lahannya untuk menanam cabai. Mereka diharap bisa memenuhi kebutuhan cabai untuk satu kecamatan.

Baca Juga  Jambi Tak Dapat Proyek Strategis Nasional, Rendra: Alangkah Naif, Hanya Menonton…

Al Haris menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung program pengembangan pertanian, khususnya cabai, yang dilakukan pemerintah kabupaten dan para petani.

Pemprov Jambi siap membantu, seperti penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan bibit, tergantung kebutuhan kelompok taninya.

Al Haris optimis, jika petani dan gapoktan diperkuat, bisa mengurangi permintaan dari luar daerah. Untuk itu bisa dilakukan penanaman seragam dan serentak.

“Di Batanghari ada tanaman cabai. Luar biasa. Provinsi Jambi pernah langka cabai, saya beli di Muntilan, pengirimannya dibantu Bank Indonesia ,” ungkap Haris.

Baca Juga  Cerita Ayam Geprek di Tengah Inflasi Jambi

Sementara itu, Asisten II Bupati Batanghari, Isah, mengakui sebagian petani Desa Tidar Kuranji memanfaatkan lahan kosongnya untuk menanam cabai. Ada di beberapa lokasi, namun sekarang belum panen.

“Desa ini berbatasan dengan Tanjungjabung Barat. Kami ada program petani cerdas dan penyuluh tangguh,” ujar Isah.

Kepala Desa Tidar Kuranji, M Irwan Sardi, juga mengakui adanya program ketahanan pangan di desanya yang diberikan Pemprov Jambi. Selain itu juga ada program internet dari kominfo.

“Banyak bantuan diberikan kepada kami,” jelas Irwan. | DIA

Editor : Doddi Irawan

Share :

Baca Juga

Reportase

Gubernur Jambi Sebut Ponpes Gratis Ladang Amal Saleh Nyata

Reportase

DPW PKS Jambi Tebar Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga Sekitar

Politik

Al Haris Akhirnya Ajukan Revisi RPJMD Provinsi Jambi 2021 – 2026, Dewan Bentuk Pansus

Daerah

Sudirman Pantau Persiapan Pilkada Serentak di Tanjabbar

Daerah

Wabup Tanjabtim Tegaskan Pancasila Mampu Mempersatukan Rakyat Indonesia

Daerah

Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim Hadiri Paripurna Pengesahan APBD 2025

Reportase

Gubernur Jambi Tanggapi Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Pertanggungjawaban APBD 2025

Reportase

Omzet UMKM SIGINJAI 2025 Hampir 1 Miliar