Home / Daerah

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:45 WIB

Puluhan Rumah Hancur Akibat Tanah Timbunan Longsor

Rumah warga di Perumahan Bukit Mas Residence III, Dusun Bangko, Merangin, hancur akibat longsor, Selasa, 27 Februari 2024 | sumber : infojambi

JAMBIBRO.COM – Curah hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Merangin, Jambi, sejak Senin kemarin.

Akibatnya, sedikitnya 22 unit rumah menjadi korban tanah longsor, Selasa, 27 Februari 2024, dini hari tadi.

Baca Juga  Pinto Jayanegara Miris Lihat Kualitas SDM dan Kesehatan Masyarakat Merangin

Longsor terjadi di Perumahan Bukit Mas Residence III, Dusun Bangko, Kecamatan Bangko. Satu rumah ambruk, dan 21 rumah lainnya rusak parah.

Mengutip infojambi.com, longsor terjadi disebabkan amblasnya tanah timbunan. Tak cuma itu, jalan menuju perumahan juga ikut amblas.

Baca Juga  Tak Mampu Tahan Emosi, Anak Kandung Dicekik Sampai Tewas

“Akibat kejadian ini akses transportasi terputus,” kata warga, Arbianto, Selasa siang.

Arbianto menjelaskan, tanah timbunan itu digunakan pengembang untuk membangun rumah. Pondasi rumah yang dibangun menjadi tidak kokoh.

“Rumah di bangun di atas tanah timbunan. Pengembang harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” ungkap Arbianto.

Baca Juga  Al Haris Safari Ramadan di Merangin, Balek Kampung…

Tidak sampai di situ. Warga kini dirundung rasa khawatir, takut terjadi longsor susulan. Sebagian rumah warga hancur dan menunggu ambruk.

Kerusakannya sangat parah. Warga yang terdampak harus mengungsi agar tidak ada korban jiwa. |*

Editor : Doddi Irawan

Share :

Baca Juga

Daerah

Raden Najmi Resmikan Rumah M Amin Bantuan Baznas Muarojambi

Daerah

Bayu Tinjau Korban Banjir Bandang di Desa Rondang dan Londerang

Daerah

Kandidat Kuat Calon Bupati Muarojambi, Nama Bachyuni Deliansyah Masuk 3 Besar Versi LKPR

Daerah

Fraksi PKB DPRD Batanghari Ajak Masyarakat Doakan Jemaah Calon Haji

Daerah

Duit APBD Terbatas, Bupati Romi Bangun Jalan Gandeng Swasta

Daerah

Festival Arakan Sahur Khas Tanjabbar Bikin Sandiaga Uno Terkagum-kagum

Daerah

Kenduri Durian di Tepian Sungai Buluh, Melestarikan Kebudayaan

Daerah

BBS Minta Pengurus Posyandu Deteksi Dini dan Intervensi Pencegahan Stunting