Home / Reportase

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:52 WIB

Sarolangun Berduka, Longsor Dusun Mengkadai Renggut 8 Nyawa

Aparat kepolisian membantu evakuasi warga yang tertimbun longsor di Dusun Mengkadai, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun | pld

Aparat kepolisian membantu evakuasi warga yang tertimbun longsor di Dusun Mengkadai, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun | pld

JAMBIBRO.COM — Tanah longsor di lokasi tambang terjadi di Kabupaten Sarolangun, kemarin. Insiden itu menimpa sejumlah warga Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun.

Peristiwa naas ini diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur lokasi tambang. Tebing tanah galian menjadi labil hingga akhirnya runtuh dan menimbun warga yang berada di bawahnya.

Lokasi kejadian diketahui berada di lahan milik seorang warga berinisial I, yang berdomisili di Dusun Kait-Kait, Desa Temenggung, Kecamatan Limun.

Akibat longsor tersebut, delapan orang meninggal dunia, dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga  Penangkapan Narkoba Senilai 16 Miliar Rupiah Dipuji Tokoh Agama

Korban meninggal merupakan warga Dusun Mengkadai dan seorang warga Desa Lubuk Sayak bernama Airil Anuar.

Sementara, beberapa korban lain masih dalam proses pendataan identitas oleh petugas. Korban luka-luka yang sebagian besar berasal dari Desa Lubuk Sayak telah mendapatkan perawatan medis.

Kapolda Jambi melalui Kabid Humas, Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan, insiden ini kecelakaan kerja murni akibat faktor alam.

“Kejadian itu diduga kuat akibat longsornya tebing galian tambang yang dipicu hujan deras. Tanah menjadi labil dan runtuh menimpa para pekerja. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif,” ujar Erlan, Rabu.

Baca Juga  Seru... Tentara dan Polisi Ikut Grasstrack dan Motocross Piala Panglima TNI

Pasca kejadian, Polda Jambi menurunkan unit SAR Brimob dan unit K-9 Ditsamapta, untuk membantu proses evakuasi korban yang diduga masih tertimbun.

Selain itu, tim gabungan berkekuatan 123 personel juga diterjunkan, terdiri dari 12 personel Sat Brimob Polda Jambi, 58 personel Polres Sarolangun, 10 personel Polsek Limun, 15 personel BPBD, 15 personel Satpol PP, serta 13 personel damkar.

Baca Juga  Abdullah Sani Tekankan Peran Pemuda dan Olahraga dalam Pembangunan

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi lanjutan, dan memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun,” kata Erlan.

Erlan menyebut, Polda Jambi akan melakukan penyelidikan dan penyidikan, guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Polda Jambi mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas berisiko di lokasi galian yang dapat membahayakan keselamatan jiwa, serta menimbulkan dampak hukum maupun lingkungan. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Ungkap Pembunuhan Resti, Polisi Periksa 12 Saksi

Reportase

Jangan Mau Duitnya Saja, Pemerintah Pusat Harus Bangun Prasarana Angkutan Batu Bara di Jambi

Politik

Jangan Dak Cayo, Ratusan ASN Eksodus di Era Zumi Zola

Reportase

Al Haris Keluarkan Surat Edaran Atasi Dampak Udara Buruk

Reportase

Pemkot dan DPRD Kota Jambi Tegak Lurus Tolak Stockpile Batu Bara di Aurkenali

Reportase

Kisah Penarik Bentor Terbantu QRIS

Reportase

Suasana Pilkada Kondusif, Polda Jambi Himbau Jaga Kedamaian

Reportase

Hadiri High Level Meeting, Kapolda Jambi Bilang Begini…