Home / Ekobis

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:55 WIB

PHE Jambi Merang Tutup 2025 dengan Capaian On Stream PPC-01 Lampaui Target, Wamen ESDM Beri Apresiasi

Direktur Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi mengungkapkan struktur Padang Pancuran merupakan penemuan besar PHE dengan hasil yang cukup memuaskan. Sumur Eksplorasi PPC-1 on stream per 23 Desember 2025, mengalirkan 541 BOPD minyak mentah | foto: skk migas

Direktur Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi mengungkapkan struktur Padang Pancuran merupakan penemuan besar PHE dengan hasil yang cukup memuaskan. Sumur Eksplorasi PPC-1 on stream per 23 Desember 2025, mengalirkan 541 BOPD minyak mentah | foto: skk migas

JAMBIBRO.COM — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), menutup tahun 2025 dengan capaian positif setelah Sumur PPC-01 di Struktur Padang Pancuran berhasil on stream dengan produksi melampaui target.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, dalam kunjungan kerja ke wilayah operasi PHE Jambi Merang, Selasa (30/12/2025).

Sumur eksplorasi PPC-01 yang berada di Struktur Padang Pancuran, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, merupakan salah satu temuan strategis PHE Jambi Merang.

Baca Juga  Marak Spanduk “Tuka Gubernur”, Luapan Kekecewaan…

Setelah memperoleh persetujuan Put on Production (POP) dan Penentuan Status Eksplorasi (PSE) dari SKK Migas pada Maret 2025, sumur ini ditargetkan berproduksi awal sebesar 400 BOPD. Hingga 26 Desember 2025, realisasi produksi PPC-01 tercatat mencapai 451,42 BOPD, atau melampaui target awal.

Wamen ESDM mengapresiasi kerja keras seluruh pemangku kepentingan, mulai dari SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Energi.

“Apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dari peningkatan ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak,” kata Yuliot.

“SKK Migas terus mendorong percepatan produksi migas nasional melalui pengawasan yang intensif dan pendampingan teknis kepada KKKS. Keberhasilan PPC-01 menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu menghasilkan tambahan produksi yang nyata,” imbuh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

Baca Juga  Akhir Pelarian Pembunuh Sopir Travel Fortuner Putih

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi, Awang Lazuardi, menegaskan komitmen PHE untuk terus meningkatkan produksi migas nasional pada 2026 melalui percepatan sejumlah proyek on stream di berbagai wilayah kerja.

“Pada 2026, PHE menargetkan on stream sejumlah proyek di PHM, ONWJ, PHR WK Rokan, hingga Astrea. Kami menjalankan dua strategi utama, yakni eksplorasi di sekitar fasilitas produksi yang sudah ada dan eksplorasi frontier. Sumur PPC-01 ini merupakan contoh keberhasilan eksplorasi yang dekat dengan fasilitas,” jelas Awang.

Baca Juga  Junaidi Mahir Ingatkan Sumpah Jabatan Bukan Sekadar Formalitas

Di hadapan jajaran Kementerian ESDM dan SKK Migas, Awang menegaskan pentingnya keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas hulu migas.

“Keselamatan harus selalu diutamakan. Setiap pekerja memiliki kewenangan untuk menghentikan aktivitas apabila dinilai tidak aman,” tegasnya.

Ke depan, Struktur Padang Pancuran diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan lifting minyak nasional, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada energi. | PR

 

 

Share :

Baca Juga

Ekobis

Jokowi Yakin Indonesia Jadi Poros Karbon Dunia

Ekobis

Seismic 2D – Gerbera Pertamina EP Lewati 142 Desa di Sumsel dan Lampung

Ekobis

Agya Baru Seharga Rp.67 Juta: Kisah Niat Membelikan Mobil Sang Ibunda

Ekobis

Tahun 2024 PHR Regional I Sumatra Targetkan Pengeboran 13 Sumur Baru

Ekobis

Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi Stabil

Ekobis

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Meningkatnya Risiko Geopolitik

Ekobis

Penguatan Sektor Jasa Keuangan Dukung Program Prioritas Nasional

Ekobis

Suzuki Indonesia Hadirkan Berbagai Pilihan Kendaraan Ramah Lingkungan