Home / Reportase

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:04 WIB

OJK Serahkan Dua Pimpinan Perusahaan Asuransi ke Kejaksaan

OJK serahkan tersangka penggelapan premi asuransi oleh pimpinan PT Bintang Jasa Selaras Insurance Broker ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat | foto: ojk

OJK serahkan tersangka penggelapan premi asuransi oleh pimpinan PT Bintang Jasa Selaras Insurance Broker ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat | foto: ojk

JAMBIBRO.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menuntaskan proses penyidikan perkara tindak pidana perasuransian, berupa penggelapan premi asuransi yang dilakukan pimpinan perusahaan pialang asuransi PT Bintang Jasa Selaras Insurance Broker.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penggelapan premi yang berlangsung sejak 2018 hingga 2022 di kantor perusahaan tersebut. Total dana premi yang digelapkan mencapai Rp3.047.941.323 milik pemegang polis Perumda BPR Bank Kota Bogor, serta Rp3.929.491.020 milik PT Jamkrida Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Stimulus Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir

Penggelapan itu dilakukan oleh WN selaku direktur utama, dan EHC selaku Direktur PT Bintang Jasa Selaras Insurance Broker.

Dalam menangani dugaan tindak pidana ini, OJK menempuh berbagai tahapan, mulai dari pengawasan, pemeriksaan khusus, hingga penyelidikan dan penyidikan.

Dari hasil penyidikan, terbukti terjadi tindak pidana penggelapan premi, sebagaimana diatur dalam Pasal 76 UU Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Baca Juga  OJK Sosialisasikan Kewenangan Penyidikan Sektor Jasa Keuangan ke Jajaran Polri dan Kejaksaan

Pasal 76 UU Perasuransian mengatur ancaman pidana, berupa penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Penyidik OJK telah menyerahkan berkas perkara (Tahap 1) kepada Jaksa Penuntut Umum. Berkas tersebut dinyatakan lengkap (P.21). Pada 27 November 2025 dilakukan Tahap 2, berupa penyerahan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

OJK menegaskan, dalam setiap proses penanganan tindak pidana di sektor jasa keuangan, koordinasi erat dilakukan bersama Polri dan Kejaksaan untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif serta akuntabel.

Baca Juga  Sektor Jasa Keuangan di Provinsi Jambi Tumbuh Positif dan Terjaga

Penegakan hukum akan terus dilakukan OJK secara berkelanjutan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan tindak pidana di sektor jasa keuangan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen memperkuat perlindungan konsumen, menjaga integritas lembaga jasa keuangan, serta memastikan stabilitas sektor jasa keuangan secara keseluruhan. | PR

Share :

Baca Juga

Reportase

Polisi Buru 9 Tersangka Pembakaran Kotak Suara

Reportase

Muaro Jambi Desa Percontohan Sadar HAM

Reportase

Penambangan Minyak Ilegal Masih Marak di Daerah Om Fadhil…

Reportase

Purna Paskibraka Wajib Jadi “Duta Pancasila” Disiplin Berintegritas

Reportase

Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Salat Ied di Masjid Agung Al Falah

Reportase

Al Haris Gelontorkan Dana Hampir 1 Miliar Demi Renovasi Studio RRI Jambi

Reportase

Hesti Haris Puji Pekan Budaya Sarolangun Benteng Tradisi Daerah

Reportase

Gubernur Jambi Sebut Pers Mata dan Telinga Pemerintah