Home / Reportase

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:28 WIB

Misteri Kematian Junaidi di Tengah Sawah Danau Kedap

Junaidi, warga Desa Danau Kedap, ditemukan tewas di tengah areal persawahan | nst

Junaidi, warga Desa Danau Kedap, ditemukan tewas di tengah areal persawahan | nst

JAMBIBRO.COM — Sesosok mayat lelaki paruh baya ditemukan tergeletak di tengah area persawahan Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi.

Penemuan jasad ini menggemparkan masyarakat setempat yang kemudian bergotong-royong mengevakuasinya ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Kejadian bermula saat korban, Junaidi (30), pamitan pada orang tuanya untuk pergi berburu burung di sawah, Senin kemarin.

Namun Junaidi tidak kunjung pulang ke rumah hingga larut malam, sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga dan warga sekitar.

Baca Juga  Jun Mahir Kunjungi Korban Kebakaran, Antar Langsung Bantuan

Pencarian massal dilakukan pada malam hari, tapi tidak membuahkan hasil karena kondisi yang gelap. Junaidi baru ditemukan Selasa dalam kondisi tak bernyawa.

Kepala Desa Danau Kedap, Iskandar, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat itu. Korban memang salah satu warganya.

Iskandar tidak mengetahui secara pasti penyebab utama kematian Junaidi yang pergi berburu di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Kami harapkan kepada masyarakat yang berburu burung di area persawahan jangan sendirian supaya lebih aman,” jelas Iskandar, Selasa, 16 Juni 2026.

Baca Juga  Hanura Buka Pendaftaran Calon Ketua, Hampir Sepekan Belum Ada Pendaftar

Sekretaris Desa Danau Kedap, Zulkarnain menjelaskan, Junaidi dilaporkan hilang sejak Senin, dan ditemukan dalam posisi tertelungkup, Selasa pagi.

“Pemuda yang hilang ini kami ketahui Senin malam, dan langsung merapatkan barisan untuk mencarinya hingga larut malam. Karena tidak ketemu, kami lanjutkan Selasa pagi,” ujar Zulkarnain.

Pihak keluarga mengungkapkan, Junaidi pergi berburu burung dengan membawa sepucuk senapan angin. Guna mengoptimalkan pencarian, warga membagi diri dalam tiga tim yang menyisir area persawahan.

Baca Juga  Kenal Pamit Pejabat Polda Jambi Ramaikan Gedung Siginjai

“Penyebab meninggalnya korban tidak tahu. Kami pihak keluarga ikhlas dan tidak mau korban diotopsi. Korban orang baik,” tutur salah seorang keluarga korban.

Pihak Pemerintah Desa Danau Kedap mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak pergi ke area persawahan seorang diri.

Selain itu, warga juga diingatkan agar mematikan jaringan seluler pada gawai mereka saat terjadi cuaca buruk demi keselamatan.

“Matikan data HP saat hujan deras dan ditambah petir. Kalau berburu jangan sendirian,” pesan Zulkarnain. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

113 Tersangka Narkoba Ditangkap di Jambi

Reportase

Tanjabtim Tampil Beda, Petugas Utama Upacara HUT RI Didominasi Perempuan

Reportase

Al Haris Minta Dirjen Perkebunan Tambah Kuota Luas Peremajaan Sawit di Tanjabtim

Reportase

Dua Hari Hanyut, Firdaus Ditemukan Meninggal Dunia

Reportase

28 Tahun Polda Jambi, Narkoba Tantangan Terbesar

Reportase

“Rebutan” Anak, Rendra: Masa Depan Anak Saya Masih Panjang

Reportase

Dirgahayu Polri, Polisi Ideal Itu Ada?

Reportase

Ketua DPRD Provinsi Jambi Dampingi Aliansi Masyarakat Bertemu BAM DPR RI