Home / Reportase

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:58 WIB

KPwBI Jambi Gelar Jelajah Buku Inspiratif, Hadirkan Penulis Dee Lestari dan Agus Mulyadi

Jelajah buku inspiratif bertema “Selaras dan Seni untuk Memahami Kekasih”, Selasa | bjs

Jelajah buku inspiratif bertema “Selaras dan Seni untuk Memahami Kekasih”, Selasa | bjs

JAMBIBRO.COM — Di tengah semangat literasi yang terus digalakkan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jambi menggelar kegiatan yang bukan hanya menghidupkan minat baca, tapi juga menyentuh sisi terdalam kehidupan manusia.

Jelajah buku inspiratif bertema “Selaras dan Seni untuk Memahami Kekasih” diadakan KPw BI Jambi, di BW Luxury Hotel, Kota Jambi, pada Selasa 14 Oktober 2025.

Acara ini menghadirkan dua penulis nasional yang telah lama menjadi sahabat pembaca Indonesia: Dee Lestari dan Agus Mulyadi. Mereka hadir untuk berbagi makna, rasa, dan refleksi melalui karya sastra yang mereka ciptakan.

Acara ini dihadiri berbagai kalangan, mulai dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi dan Kota Jambi, komunitas literasi Bl Corner, pelaku UMKM, PIPEBI Jambi, FORWEB, GenBl Jambi, dan undangan.

Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa literasi bukan hanya urusan akademik, tapi juga ruang bersama untuk tumbuh dan memahami kehidupan.

Menyampaikan sambutan, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Robby Fathir Nashary mengatakan, perpustakaan khusus yang dibentuk untuk menunjang pelaksanaan fungsi dan tugas Bank Indonesia, Perpustakaan BI memiliki peran strategis dalam membangun budaya literasi.

Baca Juga  Berburu Babi di Hutan Renah Kayu Embun, Wira Hilang…

Tahun ini Perpustakaan BI Jambi menjalankan berbagai program kerja. Tujuannya untuk memberikan pendidikan kepada pemustaka, meningkatkan kunjungan dan pemanfaatan koleksi, serta fasilitas menggiatkan minat baca di tengah masyarakat.

Salah satu program unggulan adalah Jelajah Buku Inspiratif, sebuah media diskusi yang memperkenalkan buku-buku bermakna kepada calon pembaca melalui sinopsis dan dialog langsung bersama para penulisnya.

Program ini bukan sekadar promosi buku, namun juga ruang kontemplasi dan refleksi yang mengajak masyarakat untuk menyelami makna hidup melalui sastra.

Penulis yang hadir, Dee Lestari, sosok yang telah menorehkan lebih dari 19 karya inspiratif. Beberapa di antaranya diangkat ke layar lebar. Karya-karyanya seperti Supernova, Perahu Kertas, Filosofi Kopi, dan Madre telah menjadi bagian dari perjalanan literasi Indonesia, bahkan meraih penghargaan prestisius di tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga  Perjalanan BBS Raih Gelar Doktor, Antara Tugas sebagai Bupati dan Cita-Cita Akademik

Karya terbarunya, Selaras, adalah sebuah buku kolaboratif dan kontemplatif yang mengajak pembaca untuk menyapa keheningan, mengurai kegelisahan, dan mendekap hidup apa adanya.

Dee Lestari mengajak kita menyelaraskan diri kembali dengan alam dan kesadaran, sebuah perjalanan batin yang mendalam dan membebaskan. Dalam sesi diskusi, Dee membagikan proses kreatifnya, bagaimana ia merangkai kata-kata menjadi jendela untuk memahami diri dan semesta.

Penulis lainnya yang turut menginspirasi adalah Agus Mulyadi. Ia dikenal lewat blog dan karya cetaknya yang sarat humor dan kejujuran. Salah satu bukunya yang paling dikenal adalah Sebuah Seni untuk Memahami Kekasih, sebuah refleksi romantis yang terinspirasi dari dinamika rumah tangganya bersama sang istri.

Buku ini telah diadaptasi menjadi film pada 2024, memperluas jangkauan pesan tentang cinta yang manusiawi dan penuh kejutan. Agus mengajak pembaca menjelajahi bahasa cinta sebagai proses yang lentur, lucu, dan tidak selalu sempurna.

Baca Juga  Marsha Lystia Terpilih Aklamasi Jadi Ketua GOW Kota Jambi 2025—2030

Dalam diskusi, Agus membagikan bagaimana menulis adalah cara memahami dan merayakan ketidaksempurnaan dalam hubungan.

Melalui Jelajah Buku Inspiratif, para peserta diajak menyelami relung pemikiran dan perasaan, mendengar suara alam, mengenal diri lebih dalam, dan memahami pasangan dengan seni yang lembut.

Bersama Dee Lestari dan Agus Mulyadi, acara ini menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran diri dan empati, menggali perspektif baru dalam hubungan dan kehidupan, serta membangun budaya berpikir kritis dan reflektif.

Robby Fathir berharap kegiatan ini meningkatkan literasi bersama, menambah wawasan, dan memotivasi talenta penulis lokal dari Jambi untuk belajar langsung dari para penulis luar biasa.

Dengan semangat literasi yang menyala, para peserta diajak untuk menuangkan inspirasi dalam bentuk karya yang sarat rasa dan makna. Membaca bukan hanya soal kata-kata, tapi tentang menyentuh jiwa, memahami cinta, dan menyelaraskan diri dengan kehidupan. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Inspektur Jenderal Polisi Krisno Halomoan Siregar Resmi Jabat Kapolda Jambi

Reportase

Pemkab Muarojambi Maksimalkan Penurunan Angka Stunting

Reportase

Jelang Tahapan Pencalonan, Bawaslu Jambi Gelar Rakor Sentra Gakkumdu

Reportase

Coach Noe Hadirkan Sistem Latihan Terukur

Reportase

Ranperda Strategis Dibahas, Pemkab Muaro Jambi Tegaskan Peran Lembaga Adat

Reportase

Gubernur Jambi Tegaskan Pentingnya Optimalisasi Ruang Kreativitas Lokal

Nasional

Surat Plt Dirjen Minerba Harusnya Ditujukan ke Pengusaha Batu Bara

Politik

Budi Setiawan Daftar ke PPP, Ibnu Sina Berikan Sebuah Permen, Pertanda Apa ?…