Home / Politik / Reportase

Jumat, 11 April 2025 - 11:40 WIB

Bikin Malu !!! Jambi Banyak Pejudi, Ketua DPRD Warning Pemprov…

M Hafiz

M Hafiz

JAMBIBRO.COM — Provinsi Jambi masuk dalam daftar jumlah pemain judi online (judol) terbanyak di Indonesia. Fakta itu diakui sendiri oleh Al Haris, Gubernur Jambi dua periode.

Prestasi buruk tersebut diungkapkan Al Haris pada upacara pasca libur panjang Idul Fitri 1446 Hijriah, Selasa lalu. Parahnya lagi, para pemain judi online itu justeru para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan remaja.

Jeleknya nama Provinsi Jambi gara-gara judi online, menjadi sorotan serius DPRD Provinsi Jambi. Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz, menilai langkah yang dilakukan Al Haris tidak menyelesaikan masalah sampai ke pangkalnya.

“Mayoritas pemainnya ASN dan remaja usia 10 hingga 20 tahun. Untuk mengatasinya tidak cukup dengan cara preventif, tapi perlu disikapi menyeluruh dan komprehensif,” tegas Hafiz.

Baca Juga  Dari Dokter ke Kepala Daerah Maulana Buktikan Dedikasi Demi Ketahanan Kesehatan Bangsa

Hafiz terlihat geram mengetahui Provinsi Jambi rawan terhadap permainan judi online. Penanganan selama ini diibaratkan memberi obat pereda nyeri pada pasien berpenyakit parah.

“Sifatnya hanya sementara. Harus fokus pada hulu permasalahannya, bukan sekadar membereskan hilirnya,” tandas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Hafiz minta Pemprov Jambi bekerja sama secara konkret dengan Tim Siber Polri, TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), serta instansi terkait. Situs-situs judi online yang dipakai para pelaku di Jambi mesti ditelusuri.

Menurut Hafiz, Pemprov Jambi perlu berkonsultasi dengan kementerian komunikasi dan digital (komdigi), guna melacak ASN yang terlibat permainan judi online.

Baca Juga  Progres Cetak Sawah Rakyat Desa Sungai Rambai Capai 5,50 Hektar, Danrem 042/Gapu Turun Mengecek

“Jika terbukti ASN yang terlibat harus dikenai sanksi. Dengan langkah menyeluruh, dari hulu ke hilir, saya yakin judi online yang masif di Jambi bisa diberantas,” tandas Hafiz.

Saran yang disampaikan Hafiz ada benarnya. Pasalnya, untuk memberantas judi online di Jambi, Al Haris hanya menyuruh Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, menyusun pola pencegahan di lingkungan ASN dan remaja.

Al Haris juga cuma memerintahkan jajaran dinas pendidikan memperketat pengawasan penggunaan ponsel di sekolah. Padahal, itu saja tidak cukup untuk menuntaskan judi online sampai ke akarnya.

“Kami akan bahas pola-pola pencegahan bersama dinas pendidikan. Penggunaan handphone harus diperketat di sekolah. Koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota serta orang tua sangat penting,” cuap Haris.

Baca Juga  PKS Muaro Jambi Segarkan Struktur Siap Hadapi Tantangan Baru

Al Haris juga hanya memberi himbauan klise kepada para ASN Pemprov Jambi, agar bekerja sesuai tupoksi. Kepada masyarakat diajak bersama-sama melawan judi online.

Hebatnya lagi, Al Haris juga akan meminta jajarannya mengecek rekening para ASN. Masalahnya, bolehkah rekening yang bersifat private itu dilihat oleh pihak lain tanpa seizin pemilik rekening.

“Gampang dilihat dan akan kami beri sanksi. Malu, Jambi ini provinsi kecil, tapi judi onlinenya tertinggi di Indonesia,” kata Haris seusai upacara Selasa lalu itu. | dod

Share :

Baca Juga

Reportase

Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dimulai, Batasan Usia Minimal 16 Tahun Syarat Mutlak

Politik

Studi Banding ke Jawa Barat, Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Kunjungi SMK Favorite

Reportase

Musda Golkar Jambi, CE versus ARB, Pertaruhan Pengalaman dan Regenerasi

Reportase

Kebakaran Bedeng 3 Pintu Warnai Malam Menyambut Tahun Baru 2024

Daerah

Terdampak Banjir, Puluhan Sekolah di Muarojambi Sudah Dua Pekan Libur

Reportase

Adiknya Jadi Ketua JMSI Jambi, Ini Pesan Budi Setiawan…

Reportase

Kasus Amrizal Terganjal

Politik

Paripurna DPRD Kota Maulana Tegaskan Komitmen Pemkot Jambi dalam Pembangunan Berkelanjutan