Home / Reportase

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Knalpot Racing Bikin Panas, Massa Naik Pitam, Kapenrem Bantah Anggota TNI Ikut Gebuk

Kepala Penerangan Korem 042/Garuda Putih, Mayor CZI Redno Subandhy

Kepala Penerangan Korem 042/Garuda Putih, Mayor CZI Redno Subandhy

JAMBIBRO.COM — Seorang pemuda pengendara motor babak belur digebuki massa, hingga harus mendapat perawatan medis di rumah sakit. Korem 042/Garuda Putih secara tegas membantah adanya keterlibatan prajurit TNI dalam insiden tersebut.

Kepastian ini disampaikan guna meluruskan informasi yang beredar, terkait dugaan keterlibatan oknum tentara pada insiden di kawasan Sungai Kambang, Telanaipura, Kota Jambi itu.

Aksi pemukulan itu sendiri pecah pada Sabtu 1 Agustus 2026 menjelang tengah malam, tepatnya di depan Rumah Makan Taraso, Sungai Kambang.

Korban penganiayaan teridentifikasi bernama Frady Sabil, seorang warga asal Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga  Puluhan Siswa SD di Muaro Jambi Keracunan Soto MBG

Saksi mata dan hasil pemeriksaan awal mengungkapkan, korban mulanya berkonvoi bersama rombongan yang disinyalir kuat merupakan komplotan geng motor.

Aksi pamer suara knalpot nyaring yang mereka lakukan memancing emosi serta keresahan warga sekitar yang melintas.

Situasi bising tersebut memicu kejengkelan warga yang berujung pada aksi penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban.

Berdasarkan temuan awal di lapangan, aksi main hakim sendiri itu diduga kuat murni dilakukan oleh sekelompok warga lokal.

Baca Juga  DPW PKS Jambi Tebar Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga Sekitar

Pihak aparat memastikan sampai detik ini belum menemukan fakta maupun bukti empiris yang mengarah pada keterlibatan personel militer.

Jajaran penegak hukum masih terus menelusuri kebenaran informasi dan mendalami kronologi utuh peristiwa tersebut.

Kepala Penerangan Korem 042/Garuda Putih, Mayor CZI Redno Subandhy mengutarakan, jajarannya menghormati penuh koridor hukum yang sedang berjalan.

Pihak Korem 042/Garuda Putih mendukung penuh tindakan kepolisian membongkar fakta sebenarnya di lapangan, tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya keterlibatan anggota TNI dalam kejadian tersebut. Mari kita percayakan penanganan perkara ini pada aparat yang berwenang hingga seluruh fakta terungkap objektif,” ujar Redno.

Baca Juga  Hafiz Pantau CAT PPDB SMA Titian Teras, Trafo Listrik Sempat Meledak

Penanganan perkara penganiayaan ini sepenuhnya telah ditangani oleh jajaran kepolisian. Pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi kunci, serta reka ulang dilakukan, guna mengurai rantai peristiwa secara terang benderang.

Masyarakat umum diimbau untuk menyaring informasi dan tidak menelan mentah-mentah kabar hoax yang belum tervalidasi di media sosial.

Publik diminta untuk tetap memegang prinsip asas praduga tak bersalah hingga proses penyidikan usai dilakukan oleh pihak berwenang. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Tim Resmob Polda Jambi Buru Perampok Mobil Taksi Online, Dua Ditangkap di Palembang

Reportase

Pelindo Jambi Salurkan Bantuan 100 Juta Rupiah untuk Masjid Al Munawarah Tanjabtim

Reportase

Porwil XI Sumatra: Sugianto Tjin Sumbang 1 Perunggu untuk Jambi

Reportase

BPJS Ketenagakerjaan Jambi Akan Anugerahi Paritrana Award

Reportase

Turnamen Padel Merdeka Cup Gubernur Jambi 2026 Diikuti 187 Pasangan

Reportase

Sah… Bambang Yugo Pamungkas Pimpin Ditreskrimsus Polda Jambi

Reportase

Mukti Sa’id Dilantik Jadi Penjabat Bupati Merangin, Ini Perintah Al Haris…

Reportase

Kasus Pembunuhan Imam Ardiansyah Tak Kunjung Terungkap