JAMBIBRO.COM — Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Merangin belum lama ini menggelar rapat pleno. Rapat dibuka oleh Bupati Merangin, M Syukur, didampingi Asisten III Setda Kabupaten Merangin, Isnaini.
Hadir pada rapat pleno itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, para kepala OPD, dan pimpinan Industri Jasa Keuangan se-Kabupaten Merangin.
TPAKD Kabupaten Merangin dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Merangin Nomor 214/Pereko/2021 tanggal 6 Juli 2021, tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Merangin.
Tujuan pembentukan TPAKD ini untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Merangin. Programnya disusun guna memastikan terwujudnya ketersediaan akses seluas-luasnya bagi masyarakat.
Selain itu, juga mendorong peningkatan peran industri jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, mencari terobosan akses keuangan lebih produktif bagi masyarakat daerah, dan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan daerah.
Bupati Merangin, M Syukur, sangat mengapresiasi rapat pleno TPAKD ini. Diharapkan terjadi akses keuangan yang merata dan lebih mudah di setiap daerah.
Syukur berharap akan ada sekolah yang tidak lagi menggunakan uang tunai, menjadi sekolah percontohan sekolah modern dalam akses keuangannya.
“Saya harap pihak perbankan mempermudah bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga bisa berkembang berdampak pada kemakmuran masyarakat.
Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, mengapresiasi capaian TPAKD Kabupaten Merangin sepanjang tahun 2024. Beberapa program unggulannya berhasil membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mengakses layanan keuangan.
Rencana program TPAKD Kabupaten Merangin tahun ini diharapkan sejalan dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Merangin, yakni Merangin MAJU (Muda, Agamis, Jujur, dan Unggul).
Beberapa programnya antara lain pembiayaan pelaku UMKM melalui produk keuangan murah dan mudah, business/product matching keuangan, inkubasi UMKM, investasi di Pasar Modal, satu rekening satu pelajar (kejar), optimalisasi program layanan keuangan tanpa kantor (lakupandai), serta program peningkatan literasi keuangan melalui kegiatan edukasi keuangan.
Program TPAKD Kabupaten Merangin dilanjutkan dengan kegiatan product matching keuangan kepada perwakilan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Merangin, dengan materi pembiayaan produktif melalui kredit usaha rakyat (KUR) Bank Jambi, serta investasi di Pasar Modal melalui produk Reksa Dana kerja sama Bank Mandiri dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jambi. | PR