Home / Reportase

Minggu, 27 September 2026 - 15:15 WIB

Atlet Asal Jambi Sabet Perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Letda M. Ali Mardiansyah mempersembahkan medali perak Asian Games 2026 untuk Indonesia dari Cabang Dayung | koni jambi

Letda M. Ali Mardiansyah mempersembahkan medali perak Asian Games 2026 untuk Indonesia dari Cabang Dayung | koni jambi

LETDA M Ali Mardiansyah mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga dayung pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Prestasi gemilang yang diukir oleh atlet asal Provinsi Jambi ini menjadi catatan sejarah yang sangat membanggakan bagi kontingen Merah Putih.

Kedatangan pahlawan olahraga tanah air ini disambut hangat saat mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi. Prosesi penyambutan dipimpin oleh Wakil Ketua KONI Provinsi Jambi, Prof. Dr. Sukendro, yang hadir bersama jajaran pengurus serta staf KONI Provinsi Jambi.

Suasana kebanggaan semakin terasa dengan kehadiran Ketua Umum PODSI Provinsi Jambi, Raden Wawan Setiawan, yang memboyong seluruh jajaran pengurus cabang olahraga dayung. Penjemputan khusus ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi Ali yang telah mengharumkan nama Indonesia dan Provinsi Jambi di pentas Asia.

Keberhasilan meraih podium kedua tersebut diraih Ali saat bertanding bersama rekannya, Rafiq Wijdan Yasir, pada nomor Lightweight Men’s Double Sculls. Pasangan ini tampil impresif hingga akhirnya menyentuh garis finis di urutan kedua dan mengamankan medali perak.

Selama berlaga di Negeri Sakura, Ali mengaku memperoleh kesan mendalam atas keramahan dan pelayanan luar biasa dari pihak penyelenggara. Mengenai atmosfer pertandingan di sana, Ali menuturkan, “Pelaksanaan Asian Games di Jepang sangat antusias, baik dari pihak tuan rumah maupun panitia. Tamu yang datang ke Jepang sangat dihormati. Kita di sana sangat nyaman dan difasilitasi semuanya.”

Fasilitas akomodasi kapal pesiar yang disiapkan panitia menjadi salah satu pengalaman unik yang paling berkesan bagi para kontingen. Pengalaman menginap di atas air tersebut terasa kian hangat karena banyaknya tenaga kerja asal Indonesia yang melayani mereka.

Baca Juga  Tagih Janji Manis Wali Kota Jambi, Warga Aur Kenali Minta Ketegasan

Kehadiran para pekerja asal Indonesia di atas kapal pesiar membuat suasana kompetisi terasa seperti di rumah sendiri. Mengenai momen tersebut, Ali menceritakan, “Selama di kapal pesiar, kebanyakan awak kapalnya, orang yang memasak dan di restoran banyak orang Indonesia. Jadi kita merasa seperti pulang ke kampung sendiri.”

Perjuangan merebut medali perak tersebut harus dilalui dengan melewati dinamika perubahan jadwal akibat faktor cuaca buruk. Panitia terpaksa menggeser agenda perlombaan yang semula dijadwalkan pada 21 September akibat ancaman badai.

Penundaan jadwal tersebut membuat babak semifinal baru dapat digelar pada 23 September, disusul laga final pada 24 September. Perubahan waktu bertanding ini menjadi ujian ekstra berat bagi Ali yang harus menjaga berat badan ideal di kelas ringan.

Guna melangkahi proses penimbangan resmi yang tertunda, Ali terpaksa menahan lapar lebih lama dari jadwal biasanya. Mengenai ketatnya menjaga berat badan, Ali mengungkapkan, “Biasanya kalau sesuai jadwal kelas ringan lomba sekitar jam sepuluh pagi. Karena jadwal berubah, kita harus menahan berat badan lebih lama. Timbang berat badan baru sekitar jam dua siang, jadi dari pagi sampai siang kita tahan makan.”

Kedisiplinan serta ketabahan dalam menahan lapar tersebut dipandang Ali sebagai bentuk ujian mental yang harus dilalui. Mengenai buah dari kesabarannya, Ali menambahkan, “Alhamdulillah, kesabaran itu membuahkan hasil. Sesuatu yang kita laksanakan dengan tekun dan ikhlas, alhamdulillah semuanya dibalas Allah SWT.”

Pencapaian medali perak ini diraih melalui kalkulasi matang serta tolok ukur dari berbagai kejuaraan internasional sebelumnya. Peta persaingan di kelas ringan diakui sangat sengit karena lawan-lawan yang dihadapi memiliki jam terbang tinggi di kompetisi Eropa.

Baca Juga  Wali Kota Maulana Dua Minggu Kursus di Lemhannas

Kendati tim Indonesia menghadapi keterbatasan persiapan dan minim kesempatan uji coba ke Eropa, kondisi tersebut tidak mematahkan semangat. Mengenai motivasi bertandingnya, Ali menegaskan, “Kita tidak berkecil hati. Kita jadikan itu motivasi lebih untuk memantau lawan-lawan kita.”

Raihan perak ini membuktikan bahwa kualitas atlet dayung Indonesia mampu mengimbangi dominasi negara-negara berilmu kompetisi dunia. Mengenai potensi atlet nasional, Ali menyatakan, “Ini suatu kebanggaan bagi kami. Bukan berarti kita tidak bisa bersaing. Mungkin kita masih terbentur anggaran ataupun dukungan.”

Usai menyelesaikan laga di Asian Games 2026, Ali langsung mengalihkan fokusnya ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Ia sudah masuk dalam skema pembinaan jangka panjang untuk memperebutkan tiket menuju Olimpiade Los Angeles.

Persiapan menghadapi babak kualifikasi dunia tersebut akan dialihkan kembali ke pemusatan latihan nasional. Mengenai target mendatang, Ali menjelaskan, “Target ke depan, khususnya saya, dipersiapkan untuk mengikuti prakualifikasi Olimpiade di Los Angeles. Setelah ini kami akan kembali TC ke Pelatnas untuk memperkuat tim dayung Indonesia.”

Rasa bangga atas torehan prestasi internasional ini turut disuarakan oleh pimpinan KONI Provinsi Jambi. Wakil Ketua KONI Provinsi Jambi Prof. Dr. Sukendro menilai medali perak ini menjadi bukti nyata kesuksesan pembinaan cabang olahraga dayung di daerah.

Keberhasilan di tingkat Asia ini diharapkan mampu menjadi pemacu semangat dan barometer evaluasi menjelang Pra-PON 2027 serta PON 2028. Sukendro menyampaikan, “Tentunya kita merasa bangga. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu barometer kita untuk persiapan terutama Pra-PON 2027 dan PON 2028.”

KONI Provinsi Jambi optimistis target raihan medali emas pada PON mendatang dapat ditingkatkan dari pencapaian periode sebelumnya. Jika pada agenda lalu dayung menyumbang dua emas, maka target berikutnya dipatok naik menjadi tiga hingga empat medali emas.

Baca Juga  Kunjungan DPR RI di Jambi Bahas One Map Policy dan PI Migas  

Konsistensi prestasi ini diharapkan dapat terus dipertahankan demi menjaga tradisi emas olahraga Jambi. Meneruskan optimismenya, Sukendro menegaskan, “Ini salah satu gambaran pembinaan dayung di Provinsi Jambi berjalan dan ini bisa dipertahankan untuk selanjutnya.”

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Pengprov PODSI Jambi atas keberhasilan para atlet lokal dalam menembus tim nasional. Ketua Umum PODSI Provinsi Jambi, Raden Wawan Setiawan, mengaku sangat bangga melihat putra-putri daerah mampu mengibarkan bendera Merah Putih.

Keberhasilan Ali menjadi inspirasi nyata bagi pengembangan potensi atlet muda di daerah. Mengenai kontribusi atlet lokal, Raden Wawan Setiawan menuturkan, “Hari ini kami sangat bangga bahwa inilah putra-putri dayung dari Jambi yang membela Negara Republik Indonesia. Hari ini diwakili oleh Ali.”

Wawan turut menyebutkan nama atlet lain seperti Tiara Amasi Suki sebagai pilar penting yang terus mengharumkan nama daerah dan negara. Jejak prestasi internasional para atlet ini diyakini akan memperkuat peta kekuatan dayung Jambi menuju ajang PON.

Harapan besar digantungkan pada pundak para atlet agar puncak performa mereka dapat kembali terulang di level nasional. Mengenai komitmen pengurus, Raden Wawan Setiawan menyatakan, “Harapan kami ke depan, mudah-mudahan target PON akan kita upayakan dengan adanya apa yang telah diraih atlet kita di kancah dunia.”

Seluruh raihan di tingkat internasional kini dijadikan modal evaluasi berharga bagi pengurus PODSI Jambi. Langkah pembinaan atlet-atlet potensial akan terus dimaksimalkan demi menjaga kejayaan olahraga dayung di masa depan. | dod

Share :

Baca Juga

Reportase

Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Hiswana Migas Bahas Elpiji dan BBM Jelang Nataru

Reportase

Sudirman Minta Dirlantas Polda Jambi Hentikan Sementara Angkutan Batu Bara

Reportase

Kemiskinan Muaro Jambi Naik di Tengah Pemulihan Ekonomi

Reportase

Perluas Cakupan BPJS Ketenagakerjaan, Wali Kota Maulana Targetkan Cegah Kemiskinan Baru

Reportase

Rebut Juara Dua Kejurnas, Atlet Domino Jambi Buktikan Ketangguhan Strategi di Level Nasional

Reportase

Elpisina Tegaskan Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Utama Persatuan dan Kesatuan NKRI

Reportase

Danrem Garuda Putih Sebut Job Fair Polda Jambi Dongkrak Kesejahteraan Warga

Reportase

Warga Kota Jambi Antusias Ikuti Jalan Santai HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol