Home / Opini

Rabu, 31 Juli 2024 - 10:13 WIB

Diplomasi Berbudi, Agar Tak Ada yang Tersakiti

Oleh: Budi Setiawan
Bakal Calon Wali Kota Jambi 2024 – 2029

KOMUNIKASI dan lobi adalah hal penting dalam dunia politik. Keduanya menjadi tools yang kerap beririsan bahkan saling melengkapi ketika kita ingin mencapai tujuan.

Dua hal itu pula yang kemudian turut membawa hingga akhirnya saya, Budi Setiawan memutuskan Eko Setiawan sebagai calon Wakil Wali Kota untuk saya.

Eko Setiawan, tokoh muda berdarah Jawa, satu dari sejumlah nama yang menjalin komunikasi dengan saya. Saya membangun komunikasi dua arah dengan tokoh lainnya saat menjajaki sosok calon pendamping di Pilwako ini.

Siapa saja mereka? Seperti yang ada di berita-berita. Setidaknya 7 orang membangun komunikasi dengan saya.
Sebagai bakal calon wali kota, saya sadar betul, dari 7 nama itu tentu tidak semua berjodoh. Namanya saja pasangan kepala daerah, jadi satunya kepala daerah satu lagi wakil kepala daerah. Artinya hanya satu yang akan terpilih.

Baca Juga  Pertarungan Head to Head Al Haris - Abdullah Sani vs Romi Hariyanto - Jend (Purn) Sudirman

Dalam bingkai itulah, sejalan dengan tagline saya “Berbudi” saya tak ingin ada yang kecewa. Bahwa politik yang abadi hanyalah kepentingan, memang sulit disangkal. Namun kembali ke komunikasi dan lobi tadi, bagaimana agar para tokoh yang kami saling komunikasi tidak kecewa. Ingat satu musuh terlalu banyak dan seribu kawan terlalu sedikit. Diplomasi berbudi. Sebut saja begitu. Diplomasi berbudi itulah yang saya bangun.

Di berita-berita kita mendapati bagaimana sejumlah orang dikecewakan dalam konteks ini. Itulah sebabnya kepada sahabat-sahabat yang kita saling berkomunikasi, saya tetap menjaga kontak dengan mereka. Bahwa pada akhirnya saya harus memilih dengan berbagai macam pertimbangan.

Baca Juga  Cek Endra Ajak Para Kader dan Simpatisan Golkar Menangkan Budi Setiawan, Ini Alasannya…

Mereka semua orang-orang hebat, cakap di bidangnya, memiliki massa dan mempunyai komitmen untuk membangun Kota Jambi lebih baik.

Dus, akhirnya Sabtu lalu saya tampil ke publik bersama Eko Setiawan di posko pemenangan Berbudi. Duo Setiawan. Budi dan Eko. Kebetulan adanya bahwa nama belakang kami sama, Setiawan.

Eko berpengalaman duduk di DPRD Kota Jambi. Ia politisi Partai Gerindra. Partai besutan Pak Prabowo Subianto, Presiden terpilih. Kebetulan pula Partai Golkar, tempat saya berpolitik, turut mengusung Prabowo-Gibran pada Pilpres lalu. Kiranya ini menjadi bekal bagi kami. Terlebih PPP memberi rekomendasi kepada saya di Pilwako ini termasuk dalam urusan memilih wakil.

Baca Juga  PSI dan Gerindra Jalin Kolaborasi Hadapi Pilkada Serentak di Jambi

Kami, Budi Setiawan dan Eko Setiawan meminta izin kepada tuo tengganai, alim ulama, cerdik pandai dan masyarakat Jambi seluruhnya. Kecik dak besebut namo, nan besak dak disebut gelar. Nan tuo kami dulukan selangkah kami tinggikan seranting. Izinkan kami untuk maju pada pemilihan Wali Kota Jambi. Kami akan merangkul semua kalangan dan membawa Kota Jambi Berbudi.

Sayo tutup tulisan ini dengan sebuah pantun.
Coba-coba menanam mumbang
Kalau tumbuh sunting negeri
Kalau Duo Setiawan menang
Kita wujudkan Kota Jambi Berbudi

 

Share :

Baca Juga

Opini

Penyebab Banjir di Kerinci dan Sungai Penuh, dari Fenomena El Nino, Sedimentasi hingga Semrawutnya Pengelolaan Sampah

Opini

Gelar Pahlawan Nasional untuk Pak Harto

Opini

Case in Jambi ; PMK No 68 Tahun 2024 Akan Jadi Jalan Pintas Ketimpangan

Opini

Problem Kelas Menengah di Jambi

Opini

Merajut Langkah Benahi Danau Sipin sebagai Destinasi Wisata Perkotaan

Opini

Dampak Ekonomi Pengembangan UMKM Desa Penyangga Wisata

Opini

Mendiagnosis Wajah Kota Jambi: Preskripsi ‘The Doctor’ Menuju 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Batuah

Opini

Isu “Ada Uang Ada Suara, Ada Suara Ada Uang”