Home / Reportase

Senin, 15 April 2024 - 01:45 WIB

Sepekan Hilang, Sopir Maxim Itu Ditemukan Tak Bernyawa…

Kondisi Rusdianto saat ditemukan di pinggir jalan, di perkebunan sawit PTPN 6, jalan NESS – Muara Bulian, Kabupaten Batanghari | dia

JAMBIBRO.COM – Sungguh malang nasib Rusdianto, sopir taksi online, Maxim, di Kota Jambi. Ayah empat anak itu tewas dibunuh, dan mayatnya dibuang di semak-semak.

Rusdianto alias Antok hilang sejak 9 April 2024, sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Hari itu, setelah mendapat order, Antok tidak kunjung pulang ke rumah.

Hilangnya Antok kontan membuat keluarganya panik. Apalagi waktu itu mau lebaran. Pihak keluarga pun melapor ke polisi. Warganet di berbagai media sosial juga heboh.

Sepekan menanti kepulangan Antok, Minggu (14/4/2024) pagi datang kabar, pria yang hobi main musik itu ditemukan.

Baca Juga  Pelaku Begal Tewas, Korban Jadi Tersangka

Sayangnya, kondisi Antok sudah tak bernyawa. Jerit tangis keluarga pecah. Jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara, Jambi. Dia dipastikan dibunuh.

Jenazah Antok ditemukan di pinggir jalan, di kawasan NESS, dalam perkebunan sawit milik PTPN 6. Lokasi yang tidak jauh dari pemukiman warga itu berada di wilayah Kabupaten Batanghari.

Setelah divisum, barulah jenazah dibawa pulang ke rumah duka, di kawasan Kebun Jeruk, Simpang Pulai, Kota Jambi. Jenazah langsung dimakamkan Minggu malam.

Informasi yang didapat, pada hari yang sama pelaku berhasil ditangkap, di wilayah Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo.

Pelaku diduga tiga orang, namun baru dua orang tertangkap. Satu lagi, wanita, masih diburu polisi.

Baca Juga  Akhir Pelarian Pembunuh Sopir Travel Fortuner Putih

Awalnya, Sabtu kemarin, anggota Polsek Muara Tabir mendapat informasi dari Polda Jambi, bahwa ada sopir Maxim hilang, berikut mobilnya, Daihatsu Xenia B 2775 TYR.

Dari penelusuran polisi, berdasarkan data pemesanan di aplikasi Maxim, nomor handphone pemesan terlacak. Dari situ terungkap, pelaku ada di wilayah Muara Tabir.

Tak menunggu lama, anggota Polsek Muara Tabir langsung membekuk, AS, di Desa Sungai Jernih. Dari pengakuan AS, diketahui pelaku satu lagi berinisial HF.

AS mengakui, dia dan HF memesan Maxim, sehari sebelum lebaran. Mereka minta diantar dari Jambi Town Square (Jamtos) ke Desa Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota, Muarojambi.

Baca Juga  Tim Resmob Polda Jambi Buru Perampok Mobil Taksi Online, Dua Ditangkap di Palembang

Di tengah perjalanan, menjelang sampai ke rumah HF, Antok dibawa mutar-mutar. Antok jelas tak menyangka waktu itu nyawanya sedang terancam.

Setiba di depan rumah yang dituju, ketika mobil sudah berhenti, HF langsung menjerat leher Antok menggunakan sabuk pengaman mobil. Antok pun meregang nyawa.

HF dan AS kemudian memindahkan tubuh Antok ke jok belakang. Lalu mereka pergi membawa mobil milik Antok ke arah NESS. AS yang nyetir. Mayat Antok dibuang di pinggir jalan di perkebunan sawit.

Sementara itu, Ipda Alamsyah Amir, pejabat di Bidang Humas Polda Jambi yang biasa memberi keterangan pers, belum bisa memberi keterangan rinci. Dia masih mengumpulkan data-data. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Warga Aurkenali Kecewa Gagal Temui Pj Wali Kota Jambi

Reportase

Kasus Ijazah Amrizal Stop ?…

Nasional

Stabilitas Politik dan Keamanan Selama Libur Tahun Baru Islam Aman Terkendali

Reportase

Kasus Ijazah “Duo Amrizal” Bikin Kaget Keluarga

Reportase

Shalsabila Ditemukan 20 Kilometer dari Jembatan Batanghari I

Reportase

Pemkot Jambi dan Pemkab Kerinci Tandatangani Kerja Sama Bangun Ekosistem Perdagangan dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Reportase

Wali Kota Jambi Maulana Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Ahmad Suryana

Reportase

Cuma Butuh Waktu Sepekan, 382 Sumur Minyak Ilegal Ditutup