Home / Reportase

Kamis, 21 September 2023 - 08:06 WIB

Diburu OJK dan Mabes Polri, Pelaku Asuransi Ilegal Ditangkap

RH ditangkap di Pekan Baru, Riau

RH ditangkap di Pekan Baru, Riau

RH ditangkap anggota Polda Bengkulu dan Polda Riau, di Pekan Baru, Riau | HUMAS OJK

JAMBIBRO.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menangkap RH, terduga pelaku usaha pialang asuransi tanpa izin. RH ditangkap oleh anggota Polda Bengkulu dan Riau, di Pekanbaru, Riau, Selasa 19 September 2023.

Setelah ditangkap, RH langsung diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk menjalani proses hukum.

Sebelumnya, 6 April 2022, Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (DPJK) menerima pelimpahan perkara CV Duta Asuransi Indonesia (CV DAI) dari Kepala Eksekutif Pengawas IKNB.

Baca Juga  OJK Luncurkan Indeks Akses Keuangan Daerah

Perkara itu terkait indikasi dugaan tindak pidana perasuransian yang terjadi di CV DAI pada 2019 sampai 2020. Modusnya, menjalankan kegiatan pialang asuransi tanpa izin, seperti diatur dalam pasal 73 ayat 2 UU Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

Sesuai pasal itu, pelaku diancam penjara paling lama 10 tahun, dan/atau melakukan pemalsuan atas dokumen perusahaan asuransi (pasal 78) dengan ancaman paling lama 6 tahun penjara.

Menindaklanjuti pelimpahan perkara tersebut, DPJK menerbitkan 3 SPRINDIK. Tersangkanya, MAW (general manager), RH (agen asuransi dan marketing freelance), dan BN juga agen asuransi dan marketing freelance.

Baca Juga  OJK : Pengaturan Bunga Pinjaman Daring untuk Lindungi Konsumen

Pada 22 November 2022, Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara lengkap (P-21) atas ketiga perkara tersebut.

Upaya hukum dilakukan oleh MAW dan RH. Mereka mengajukan pra peradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas penetapan tersangka.

Namun, hakim menolak permohonan itu. Pada 16 Mei 2023, penyidik OJK berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap-2) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam proses tahap-2, diserahkan tersangka MAW dan BN, sedangkan RH tidak memenuhi panggilan penyidik.

Baca Juga  Sektor Jasa Keuangan Terjaga Stabil Menghadapi Peningkatan Ketidakpastian Global

OJK kemudian berkoordinasi dengan Polri melalui Korwas PPNS, untuk menangkap RH. Tapi tidak berhasil.

Selanjutnya, RH dimintakan Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Proses pencarian melibatkan reserse mobile (resmob) Bareskrim Polri dan penyidik Polri kewilayahan.

OJK mengapresiasi Kabareskrim Polri, Karo Korwas PPNS, Resmob Bareskrim Polri, serta penyidik jajaran Polda Bengkulu dan Polda Riau, atas bantuannya menangkap RH.

OJK optimis penegakan hukum di sektor jasa keuangan berjalan lancar, serta sektor jasa keuangan akan terbebas dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab terhadap kepentingan nasabah, serta industri Sektor Jasa Keuangan. ***

Share :

Baca Juga

Reportase

Razia Tempat Hiburan Malam, Polisi Amankan Wanita Cantik

Politik

Pilbup Tanjabtim Makin Dekat, Dilla Hich Tancap Gasss…

Reportase

Polda Jambi Berhasil Ungkap Kasus Tewasnya Santri Ponpes Raudhatul Mujawwidin Tebo

Reportase

Perjuangkan Aspirasi Warga, PKS Tolak Pembangunan Stockpile Aurkenali

Reportase

Polisi dan Satpol PP Gerebek Rumah Kos Siang Bolong

Reportase

327 Personel Polda Jambi Amankan PSU di Bungo

Reportase

Peringati HUT 67 Provinsi Jambi LAMJ Gelar Sedekah Negeri

Reportase

Seorang Remaja Terjun dari Jembatan Batanghari 1