Home / Reportase

Senin, 22 Juni 2026 - 22:08 WIB

Desa Lopak Alai Bersiap Jadi Sentra Pembibitan Patin

3. Pertamina EP Jambi bersama kelompok penerima manfaat meninjau fasilitas budidaya ikan dalam rangka studi banding untuk memperkuat pengelolaan Program Desa Patin Terpadu | pep

3. Pertamina EP Jambi bersama kelompok penerima manfaat meninjau fasilitas budidaya ikan dalam rangka studi banding untuk memperkuat pengelolaan Program Desa Patin Terpadu | pep

JAMBIBRO.COM – Di tengah hamparan lebih dari 1.280 kolam ikan patin yang membentang di Desa Lopak Alai, Kabupaten Muaro Jambi, tumbuh sebuah cita-cita besar dari masyarakat setempat: menjadi desa sentra pembibitan patin unggulan yang mampu memenuhi kebutuhan benih secara mandiri sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Langkah menuju cita-cita tersebut terus diperkuat melalui Program Pengembangan Masyarakat Desa Patin Terpadu dan Ekowisata Perikanan Lopak Alai yang diinisiasi Pertamina EP Jambi.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengajak Kelompok Sentra Pembibitan Patin Sejahtera (SEPATA) melakukan kunjungan dan studi banding ke Balai Pembibitan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Sebanyak 15 anggota Kelompok SEPATA mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/6) tersebut untuk mempelajari secara langsung berbagai aspek pembibitan ikan patin, mulai dari pengelolaan indukan, proses pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva, hingga pendederan benih siap tebar.

Bagi masyarakat Desa Lopak Alai, pembibitan merupakan mata rantai penting dalam pengembangan sektor perikanan. Selama ini, sebagian pembudidaya masih bergantung pada pasokan benih dari luar daerah.

Baca Juga  Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Tanam Pohon di Kumpeh

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk membangun unit usaha pembibitan yang mampu menyediakan benih berkualitas secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana sebuah sentra pembibitan dikelola secara profesional.

Mereka berkesempatan mengunjungi fasilitas pembenihan, kolam induk, unit penetasan, serta sarana pendukung lainnya yang menjadi bagian dari sistem pembibitan modern di BPBAT Sungai Gelam.

Kepala BPBAT Sungai Gelam, Nur Muflich Juniyanto, menyambut baik upaya pengembangan pembibitan yang dilakukan masyarakat Desa Lopak Alai.

Menurutnya, keberhasilan suatu sentra pembibitan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan teknologi, tetapi juga oleh kapasitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

“Pembibitan yang baik membutuhkan pengetahuan, ketelitian, dan pengelolaan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif sehingga mampu mengembangkan usaha pembibitan yang produktif dan menghasilkan benih berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Pertamina EP Jambi menilai penguatan kapasitas masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Tabrak Jembatan Batanghari 1, Pihak Perusahaan Harus Tanggung Jawab

Melalui Program Desa Patin Terpadu, perusahaan tidak hanya mendorong peningkatan produksi perikanan, tetapi juga membangun rantai nilai yang terintegrasi mulai dari pembibitan, budidaya, pengolahan hasil, hingga pengembangan ekowisata perikanan.

Manager Community Involvement & Development Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi salah satu pendekatan utama dalam program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Pertamina.

“Desa Lopak Alai memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan Sentra Pembibitan Patin Sejahtera (SEPATA), kami berharap masyarakat dapat semakin mandiri, memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan, serta mampu menciptakan nilai tambah dari potensi yang dimiliki desa. Program ini juga diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain,” ungkap Iwan.

Hasil dari kegiatan ini antara lain meningkatnya pemahaman anggota kelompok mengenai teknik pembibitan ikan patin, teridentifikasinya praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan pembibitan, serta tersusunnya kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk membangun sentra pembibitan di Desa Lopak Alai.

Baca Juga  Wamen Perdagangan Beri Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Jambi

Selain itu, terjalin pula komunikasi dan peluang kemitraan antara Kelompok SEPATA dengan BPBAT Sungai Gelam sebagai mitra teknis dalam pengembangan program ke depan.

Dalam jangka panjang, Sentra Pembibitan Patin Sejahtera diharapkan menjadi fondasi utama terwujudnya Desa Lopak Alai sebagai Desa Patin Terpadu sekaligus sentra pembibitan patin unggulan dan tersertifikasi di Kabupaten Muaro Jambi.

Kehadiran sentra pembibitan tersebut tidak hanya akan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan benih dari luar daerah serta membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha, mimpi menjadikan Desa Lopak Alai sebagai pusat perikanan patin terpadu perlahan mulai diwujudkan. Dari kolam-kolam yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga, kini tumbuh harapan baru untuk membangun kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal yang zberdaya saing dan berkelanjutan. | PR

Share :

Baca Juga

Reportase

PKS Jambi Luncurkan Forum Ayah dan Sekolah Keluarga  

Reportase

Muaro Jambi Desa Percontohan Sadar HAM

Reportase

Charta Politika Rilis Survei Dilla – Muslimin dan Romi – Sudirman Unggul

Reportase

Bungkam Muaro Jambi, FC Koja Melenggang ke Final

Reportase

Re-Opening Sate Eddy Mayang, Sekda dan Ketua MUI Kompak Kocok Teh Talua

Reportase

Berkonflik dengan SAD Bangko, SAD Tebo Minta Perlindungan Polres Tebo

Reportase

Maulana Perintahkan Tirta Mayang Respons Cepat Keluhan Tanpa Tunggu Viral

Reportase

Stockpile Batu Bara Terbakar, Polda Jambi Minta Penjelasan Pemilik IUP dan Lahan, DLH Ambil Sampel Kualitas Udara