Home / Reportase

Kamis, 11 September 2025 - 20:13 WIB

Oknum Dokter Tersandung Sabu, Profesi Mulia Tercoreng

ilustrasi | copilot

ilustrasi | copilot

JAMBIBRO.COM — Di balik jas putih yang seharusnya menjadi simbol penyelamat nyawa, seorang dokter berinisial F justru menorehkan noda kelam. Ia ditangkap bersama sang istri, E, dalam penggerebekan narkoba oleh Tim Opsnal Direktorat Narkoba Polda Jambi.

Lokasi penangkapan di sebuah rumah, di Jalan Baharudin, Kelurahan Jaya Setia, Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi, Kamis, 4 September 2025. Polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu.

Penangkapan pasangan ini bukan sekadar berita kriminal biasa. Ini adalah tamparan keras bagi dunia medis dan etika profesi. Ketika seorang dokter —yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan hidup —malah terlibat peredaran narkoba. Publik pun berhak marah.

Baca Juga  Tiga Hari Tenggelam Adam Akhirnya Ditemukan

Tak berhenti di F dan E, lima orang lainnya juga ikut diamankan dan kini ditangani oleh Satresnarkoba Polres Bungo. Di antaranya bahkan ada mantan anggota Polri. Namun, Polda Jambi menegaskan, kasus F dan E berdiri sendiri, bukan bagian dari jaringan yang sama.

Kelima orang yang diamankan di Polres Bungo adalah NN (45) dan RA (37) warga Kelurahan Jaya Setia, Pasar Muara Bungo, serta SM (24), warga Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dhani.

Baca Juga  Pemkot Jambi Imbau ASN Buka Donasi Bantu Korban Bencana

Kemudian OO (42), warga Kelurahan Bungo Timur yang merupakan mantan anggota Polri, dan AJ (44) warga Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Barang bukti berupa dua plastik klip berisi kristal bening diduga sabu ditemukan di lokasi. Pemeriksaan masih berlangsung, dan publik menanti seberapa dalam keterlibatan sang dokter dan istrinya? Apakah mereka hanya pengguna, atau bagian dari mata rantai peredaran?

KBO Satres Narkoba Polres Bungo, Ipda Ferry Irawan, menyatakan bahwa lima orang lainnya merupakan limpahan dari Polda Jambi. Sementara itu, Kompol Amin Nasution dari Humas Polda Jambi, menegaskan bahwa F dan E kini menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga  Polda Jambi Musnahkan 4 Kilo Lebih Sabu Seharga 5,3 Miliar Rupiah

Kasus ini menambah daftar panjang keterlibatan oknum profesional dalam penyalahgunaan narkoba. Di tengah gencarnya pemberantasan, fakta bahwa seorang tenaga medis justru terlibat menjadi ironi pahit.

Publik menuntut transparansi dan ketegasan. Dunia kesehatan tak boleh diam. Penegakan hukum harus berjalan tanpa kompromi. Karena ketika profesi mulia dikotori oleh sabu, maka yang tercemar bukan hanya nama, tapi harapan masyarakat akan integritas dan keselamatan. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

AKBP Demo AKBP, Seruuu…

Reportase

Pemkot Jambi Hadir untuk Balita Usia 4 Tahun Penderita Leukemia

Reportase

Pertama Kali Terjadi, Pejabat UIN STS Jambi Dilantik di Lapangan Terbuka

Reportase

Polisi Telusuri Motif Kematian Pasutri di Bajubang

Reportase

Main Hujan, Bocah di Kota Jambi Terpeleset dan Hanyut

Daerah

Bupati Tanjabtim Bawa Gubernur Jambi Tinjau Jalan Sabak – Nipah Panjang

Reportase

Muaro Jambi Desa Percontohan Sadar HAM

Reportase

2.733 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Kerinci Terima SK