Home / Reportase

Sabtu, 6 September 2025 - 15:20 WIB

Liputan Musda Golkar Dibatasi, Wartawan Dicegat Satpam

JAMBIBRO.COM — Sabtu siang, 6 September 2025, di Hotel BW Luxury, Kota Jambi, suasana seharusnya ramai dan penuh semangat politik. Tapi yang terjadi justru bikin dahi berkerut.

Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Provinsi Jambi digelar, tapi wartawan malah tidak boleh masuk. Lah, kok bisa?

Beberapa jurnalis yang datang untuk liputan malah dihadang satpam dan seorang pria berbaju loreng kuning bertuliskan AMPG, Angkatan Muda Partai Golkar. Katanya mereka cuma menyampaikan titah dari panitia di dalam.

“Langsung ke Sekretariat Golkar aja, Bang. Di sini tidak bisa. Ini perintah Pak Muhtadi,” ucap satpam, Riyan, singkat tapi jelas.

Baca Juga  Indonesia Juara: Mengubah Keindahan Nusantara Menjadi Destinasi Impian Dunia

Nah, ini yang bikin banyak orang bertanya-tanya. Musda itu kan forum penting buat partai, tempat konsolidasi dan adu gagasan. Tapi kalau digelar secara tertutup, media disingkirkan, publik jadi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ada apa nih?

Beberapa wartawan yang biasa meliput Musda Golkar bilang, ini beda sekali dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya acara begini terbuka, bahkan jadi sorotan publik.

Baca Juga  PEP Jambi Semakin Perkuat Pengamanan Jalur Pipa, Menjaga Pasokan Energi Nasional

“Tapi sekarang? Seolah ada yang mau disembunyikan,” ujar Agus, seorang jurnalis yang dicegat di hotel.

Sampai tulisan ini dibuat, belum ada penjelasan resmi dari panitia soal kenapa media dilarang masuk. Tapi wajar kalau publik mulai curiga dan bertanya, ada apa di balik Musda Golkar Jambi tahun ini?

Di tengah suasana yang bikin penasaran itu, ada kabar lain yang tidak kalah penting. Agus Rubiyanto, Bupati Tebo yang juga kader Golkar, dipastikan tidak maju lagi sebagai calon Ketua DPD Golkar Jambi.

Baca Juga  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumber Baru Pertumbuhan Ekonomi Jambi

Kenapa? Ternyata Agus ditarik langsung oleh Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, masuk ke jajaran pengurus pusat alias DPP.

Keputusan itu katanya diambil setelah pertemuan di rumah pribadi Bahlil di Jakarta, Kamis malam 4 September 2025. Hadir juga Sarmuji dan Ahmad Doli Kurnia Tanjung dari DPP.

Agus sendiri bilang dia legowo dan siap jalankan amanah baru. Menurutnya, ini bentuk loyalitas ke partai dan langkah untuk memperkuat konsolidasi di tingkat nasional. | DIA

 

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Terpisah Rombongan, 220 Jemaah Calon Haji Indonesia Sudah Diberangkatkan ke Makkah

Politik

Kemas Alfarabi Sarankan Keluarga “Dokter Dituduh Maling” Minta Bantuan Komnas HAM

Reportase

Pajero Tabrak Pagar Mapolda Jambi, Ternyata Mabuk…

Reportase

Saradila Yulandari Pegawai Honorer Pemprov Jambi Juara 3 Presisi Merdeka Run 2025

Reportase

Komitmen Penanganan Karhutla, Pemkab Muaro Jambi Siapkan 15 Posko dan Personel

Reportase

Halal Bihalal di Lobi Kantor Gubernur, Al Haris Beri Dispensasi Bagi Pegawai yang Masih di Perjalanan

Reportase

DPRD Provinsi Jambi Minta Batas Tanjabbar–Tanjabtim Diselesaikan Cepat, Kemendagri Seriuslah !!!

Reportase

Bupati Dillah Pantau Langsung Progres Pembangunan Jalan dan Jembatan di Mendahara