Home / Ekobis

Minggu, 23 Februari 2025 - 21:06 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi 4,51 Persen, Rendah dari Nasional

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono 
 dok

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono dok

JAMBIBRO.COM — Merujuk rilis PORB oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi pada 5 Februari 2025, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi keseluruhan tahun 2024 tumbuh 4,51% (ctc), dan Triwulan IV-2024 tumbuh 6,00% (yoy), terakselerasi dibandingkan Triwulan III-2024 yang tercatat tumbuh 4,01% (yoy).

Pertumbuhan tersebut tercatat lebih rendah dibanding pertumbuhan nasional yang tercatat 5,03% (ctc). Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi keseluruhan tahun 2024 didorong oleh beberapa lapangan usaha utama.

Lapangan Usaha (LU) dengan pertumbuhan tertinggi adalah jasa kesehatan yang mencatat pertumbuhan 13,26% (ctc). LU Adm Pemerintahan turut tumbuh tinggi sebesar 11,31% (ctc), didorong oleh penyelenggaraan pemilu dan pilkada, serta proyek infrastruktur pemerintah daerah.

LU konstruksi tumbuh 9,83% (ctc), sejalan dengan pembangunan proyek ITTS Seksi 3 Bayung Lencir Tempino yang telah beroperasi pada Oktober 2024, serta pembangunan proyek multiyears di Provinsi Jambi.

Baca Juga  Gerak Cepat… Dillah Langsung Perintahkan Dinas PUPR Atas Pendangkalan Parit

Dari sisi distribusi ekonomi, LU pertanian masih menjadi kontributor terbesar dengan pangsa sebesar 33,93% terhadap struktur perekonomian provinsi yang tumbuh 4,35% (ctc).

Pertumbuhan di LU pertanian dipandang penting, mengingat kontribusi signifikan LU terhadap ekonomi daerah, serta ketergantungan sebagian besar masyarakat Jambi pada sektor perkebunan kelapa sawit.

Selanjutnya, LU perdagangan, dengan pangsa sebesar 13,29%, tumbuh 5,90% (ctc). LU perdagangan tetap menunjukkan daya beli yang terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi regional.

LU industri pengolahan tercatat tumbuh 4,73% (ctc). Pertumbuhan lebih tinggi tertahan oleh kinerja LU pertambangan yang masih terkontraksi sebesar 0,87% (yoy), dampak dari pengetatan operasional jalur angkutan via darat dan sungai.

Baca Juga  Pelindo Jambi Bersama Insan Maritim Salurkan Bantuan Bencana Sumatra

Dari sisi pengeluaran, ekspor tumbuh 3,54% (ctc), meningkat dibanding tahun sebelumnya yang tercatat terkontraksi sebesar 1,69% (ctc).

Selanjutnya, konsumsi RT masih menjadi penyumbang utama perekonomian Provinsi Jambi yang tumbuh 4,41% (ctc), lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang tumbuh 4,19% (ctc). Kemudian, investasi PMTB tercatat tumbuh 6,78% (ctc), melambat dibanding tahun sebelumnya yang tumbuh 9,88% (ctc).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, Warsono mengungkapkan, kedepan Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, untuk memitigasi dampak risiko masih tingginya ketidakpastian global.

Koordinasi kebijakan dengan pemerintah pusat dan daerah ditempuh melalui program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).

Baca Juga  Ucapan Selamat Hari Jadi Humas Polri, dari Petinggi Media Lokal hingga Jurnalis TV Nasional

Koordinasi kebijakan moneter dan fiskal juga diperkuat, untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan momentum pertumbuhan ekonomi. Bank Indonesia terus mempererat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), guna menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong kredit/pembiayaan kepada dunia usaha.

Bank Indonesia juga terus memperkuat kerja sama internasional pada area kebanksentralan, antara lain melalui konektivitas sistem pembayaran dan transaksi menggunakan mata uang lokal, serta fasilitasi penyelenggaraan promosi investasi dan perdagangan di sektor prioritas bekerja sama dengan instansi terkait. | DOD

Share :

Baca Juga

Ekobis

Saksikan Pameran Mobil Suzuki Canggih di Jamtos

Ekobis

700.000 Pekerja di Jambi Belum Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Ekobis

Masyarakat Jambi Jangan Cemas, Jelang Ramadan Stok dan Harga Bahan Pokok Masih Aman

Ekobis

OJK Gelar ACMF International Conference 2023

Ekobis

Like It! Motivasi Generasi Muda Berinvestasi di Pasar Keuangan

Ekobis

Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Jambi Tumbuh Positif

Ekobis

500 Peserta Konreg PDRB-ISE se-Sumatera 2024 Nikmati Candi Muarojambi

Ekobis

Agya Baru Seharga Rp.67 Juta: Kisah Niat Membelikan Mobil Sang Ibunda