Home / Reportase

Jumat, 14 Februari 2025 - 16:03 WIB

Pompong Terbakar, Penumpang Loncat ke Sungai

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban pompong terbakar, Jumat | sar

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban pompong terbakar, Jumat | sar

JAMBIBRO.COM — Sebuah kapal pompong terbakar di Perairan Sungai Berbak, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, tadi malam.

Insiden itu dilaporkan ke Kantor SAR Jambi dari Pos Polairud Nipah Panjang, untuk meminta bantuan pencarian korban.

Baca Juga  Makin Resahkan Warga, Aksi Balap Liar dan Geng Motor Ditindak Tegas

Kepala Unit Siaga SAR Nipah Panjang, Nongki menyebut, kapal pompong berawak tiga orang tersebut terbakar sekitar pukul 23.00 WIB. Melihat pompongnya terbakar, ketiga penumpang terjun ke sungai.

Sialnya, satu dari ketiga awak pompong, Reza (19), hilang di tengah sungai. Sementara dua orang lainnya berhasil selamat berenang ke pinggir sungai.

Baca Juga  Ikal-Lemhannas Provinsi Jambi 2025—2030 Dilantik, Ini Susunan Pengurusnya…

“Penyebab kapal pompong itu terbakar belum diketahui. Kapal itu sekarang tenggelam,” kata Nongki.

Untuk membantu pencarian korban yang hilang, Tim SAR Nipah Panjang berjumlah lima orang turun ke lokasi kejadian menggunakan D-Max dan perahu karet.

Baca Juga  Catatan Akhir Tahun 2025 Kepemimpinan Dillah – Muslimin, Kapal Motor 16 GT Bukti Janji Politik

Tim itu bergabung dengan SAR Gabungan yang terdiri dari Polairud Muara Sabak, Koramil, TNI AL, Polsek Berbak dan masyarakat. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Menunggu Sepak Terjang Pak Bray Usut Kasus Ijazah Amrizal

Reportase

Nelayan Pencari Udang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Muara Sungai Ayam

Reportase

Siswanto Ditemukan Tim Penyelam Basarnas Tersangkut di Dasar Sungai

Reportase

Pengelolaan Sampah Kota Jambi Dikritik, Pemkot Buka Ruang Dialog

Reportase

Memburu Pembakar Hutan dan Lahan di Jambi

Reportase

Gubernur Jambi Kaji TPP dan Penambahan Upah Jam Mengajar Guru Paruh Waktu

Reportase

DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke Kemenhut Matangkan Ranperda Tahura

Reportase

Stockpile Aurkenali Banyak Mudaratnya, Harga Mati, Tolak !!!