Home / Reportase

Minggu, 6 September 2026 - 21:31 WIB

Ustadz Das’ad Latif Batal Hadiri Tabligh Akbar Pemprov Jambi

Tabligh akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Raya Tsamaratul Insan, Kota Jambi, Minggu | erit

Tabligh akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Raya Tsamaratul Insan, Kota Jambi, Minggu | erit

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar tabligh akbar, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, berlangsung penuh kekhidmatan. Rangkaian syiar keagamaan tersebut dipusatkan di Masjid Raya Tsamaratul Insan, Kota Jambi, Minggu 6 September 2026.

Suasana syahdu menyelimuti lokasi acara yang dipadati ribuan jemaah dari berbagai kalangan. Hadir Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, jajaran forkopimda Provinsi Jambi, dan Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris.

Saf jemaah turut diisi oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III dan IV, serta ribuan ASN dan PPPK Pemprov Jambi. Barisan pengurus dan anggota BKMT se-Kota Jambi, para pelajar, hingga masyarakat umum juga tampak menyemut memenuhi setiap sudut ruang masjid.

Gubernur Jambi, Al Haris, mengajak seluruh hadirin membasahi lidah dengan alunan shalawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Ia menegaskan, risalah Islam yang dibawa Rasulullah merupakan cahaya pembebas yang menuntun umat hingga bisa merayakan momen kelahiran ini.

Baca Juga  UMKM Kini Bisa Dapat Pembiayaan Lebih Mudah dan Terjangkau

“Karena risalah yang Beliau sampaikan mengantarkan kita memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Mudah-mudahan kita semua senantiasa dalam ridho dan perlindungan dari Allah Subhanahu wa ta’ala,” ujarnya.

Di tengah suasana khidmat, Gubernur Jambi menyampaikan permohonan maaf atas perubahan susunan penceramah utama yang di luar kendali panitia. Da’i kondang, Ustadz Das’ad Latif, batal menginjakkan kaki di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah akibat gangguan alam.

Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu sebaran abu vulkanik dan menutupi ruang udara di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, sehingga mengganggu penerbangan. Ada hikmah mendalam dari insiden tersebut, menjadi bukti mutlak batas kemampuan manusia di hadapan takdir Tuhan.

“Manusia hanya bisa berbicara, tapi Allah yang mengaturnya. Karena itu kita yakini bahwa semua datang dari Allah,” katanya.

Guna menjaga kekhusyukan syiar, panitia langsung mendaulat pendakwah mancanegara asal Mesir, Syekh Muhammad Musthafa ‘Alaa Na’aimah untuk menyampaikan tausiah. Ulama negeri piramida tersebut hadir membagikan pencerahan spiritual di hadapan seluruh jemaah yang hadir.

Baca Juga  Drama Pencarian Dua Nelayan di Tengah Laut Jambi

“Sebagai pengganti, Tabligh Akbar menghadirkan Al-Ustadz Al-Mukarram Syekh Muhammad Musthafa ‘Alaa Na’aimah dari Mesir untuk memberikan pencerahan kepada jamaah,” lanjutnya.

Momentum ini dimanfaatkan Gubernur Jambi untuk mengajak warga bersama-sama memohon mukjizat hujan kepada Sang Pencipta. Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah kini tengah dililit ancaman kekeringan hebat, akibat terjangan fenomena El Nino ekstrem yang dijuluki El Nino Godzilla.

“Kami mengharapkan doa dari seluruh bapak dan ibu. Mudah-mudahan negeri kita ini Allah mudahkan dengan turunnya hujan. Hari ini kekeringan sudah mulai melanda kita karena kemarau El Nino Godzilla ini keringnya luar biasa,” jelasnya.

Meskipun ramalan BMKG menyebutkan puncak musim kemarau diprakirakan bakal bertahan hingga Oktober, Gubernur minta jemaah tidak patah arang. Keyakinan pada kekuasaan Allah yang melampaui segala perhitungan matematis manusia harus terus ditanamkan.

“Kalau melihat tanggal dari BMKG, Oktober. Kalau Allah mau, kapan saja Allah bisa kasih hujan. Mari kita berdoa, mudah-mudahan Allah segera memberi kita hujan. Insya Allah, tanaman kembali tumbuh baik dan manusia juga sehat seperti biasa,” ungkapnya.

Baca Juga  Kasus Ijazah Amrizal Terus Disorot

Ada dua inti petuah spiritual yang bisa dipetik dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Pertama, menanamkan kesadaran penuh bahwa puncak kekuasaan hanya milik Allah sehingga manusia diharamkan bersikap sombong. Kedua, memperbanyak bacaan shalawat.

“Mari kita perbanyak bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan dengan shalawat itu juga memudahkan kita untuk dikabulkan hajat-hajat kita. Aamiin,” ajak Gubernur.

Melengkapi kehangatan acara, Syekh Muhammad Musthafa ‘Alaa Na’aimah dalam tausiahnya membedah perihal hakikat doa para nabi.

Ulama asal Mesir tersebut memaparkan bahwa panjatan doa para rasul sejatinya tidak lahir dari ruang hampa, melainkan ditempa di tengah himpitan ujian hidup, derita kesedihan, serta harapan yang teramat dalam kepada Allah SWT. | sw

Share :

Baca Juga

Reportase

Paguyuban Jawa Bersatu Dukung Romi – Sudirman

Reportase

Gubernur Jambi Soroti Fenomena Fatherless Saat Safari Ramadhan

Reportase

Junaidi Mahir Apresiasi Keberanian Warga Mendalo Darat Tolak Stockpile PT SAS

Reportase

Lupa Cabut Colokan Listrik, Sebuah Rumah di Lebak Bandung Ludes Terbakar

Reportase

Dua Korban Hanyut di Sungai Batang Merangin Belum Ditemukan, Istri Agus Ternyata Sedang Hamil Tua

Daerah

Pemkab Muarojambi Latih Pengelola BUMDes se-Kecamatan Kumpeh

Reportase

Bupati Dillah Sisir Infrastruktur Geragai dan Muara Sabak Timur

Reportase

Danrem 042/Gapu dan Forkopimda Jambi Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti