Home / Reportase

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Udara Jambi Memburuk, ISPU Tembus Level Sangat Tidak Sehat

Kebakaran hutan terjadi di Provinsi Jambi. Upaya pemadaman dilakukan secara masif | dok penrem

Kebakaran hutan terjadi di Provinsi Jambi. Upaya pemadaman dilakukan secara masif | dok penrem

JAMBIBRO.COM – Kondisi udara di Provinsi Jambi memburuk, akibat kebakaran lahan yang meluas di Kabupaten Muaro Jambi, terutama Kecamatan Kumpeh dan Gambut Jaya.

Selama dua pekan terakhir, kualitas udara menurun drastis hingga menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menunjukkan lonjakan signifikan. Pekan lalu, Muaro Jambi masuk kategori sangat tidak sehat dengan angka di atas 200, sementara Kota Jambi masih berada di level sedang dengan ISPU di bawah 100.

Namun dalam beberapa hari terakhir, asap mulai menyelimuti Kota Jambi. Alat Air Quality Monitoring System (AQMS) pada Senin 24 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB mencatat angka 202. Artinya, kondisi udara sangat tidak sehat.

Baca Juga  Diskominfo Kota Jambi Tegaskan Aturan Spesifikasi untuk Integrasi JCOC

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, Arief Munandar, menyatakan kondisi udara di sejumlah wilayah masih aman. Ia mengakui Muaro Jambi dan Kota Jambi sempat mengalami penurunan kualitas udara dalam dua hari terakhir.

Arief menuturkan, pihaknya terus memantau perkembangan udara di berbagai daerah. Saat ini terdapat empat alat pemantau yang ditempatkan di Kota Jambi, Muaro Jambi, Tebo, dan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Menurutnya, hasil pemantauan menunjukkan Kabupaten Tebo masih dalam kondisi sehat. Sementara Kota Jambi, Muaro Jambi, dan Tanjabtim mengalami fluktuasi kualitas udara yang cukup signifikan.

Untuk mengantisipasi dampak asap, Arief menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi udara kepada Gubernur Jambi, Al Haris.

Baca Juga  KLHK Gandeng DLH Provinsi Jambi Salurkan Bantuan untuk Desa Sekitar Lahan Gambut

“Tadi malam saya dan beberapa kepala dinas dan kepala biro terkait rapat dengan Gubernur. Ada beberapa hal penting yang dibahas untuk mengantisipasi jika kondisi udara kian memburuk,” ungkapnya dihubungi Senin 24 Agustus 2026.

Arif memastikan seluruh alat pemantau udara DLH berfungsi normal. DLH juga melakukan pembinaan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan gambut agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

Selain itu, Arif mengimbau manajemen perusahaan yang beroperasi di lahan gambut untuk rutin memeriksa peralatan pemadaman api. Mereka juga diminta memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi potensi kebakaran.

“Kami terus mengimbau pihak perusahaan agar terus mencegah timbulnya titik api, dan meminta mereka segera mengambil tindakan jika menemukan titik api di wilayah perusahaannya,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Dillah Beri Statement Tegas kepada Para ASN, Ini Isinya…

Data dari bmkg.go.id menunjukkan Muaro Jambi dan Kota Jambi menempati urutan kedua dan ketiga daerah dengan konsentrasi PM2.5 tertinggi di Indonesia. Posisi pertama ditempati Pekanbaru, Riau, yang juga terdampak parah oleh kebakaran lahan.

Kebakaran yang terjadi sebagian besar disebabkan kelalaian masyarakat dalam mengelola lahan. Kondisi El Nino Godzilla membuat api mudah meluas, bahkan hanya dari pembakaran sampah atau puntung rokok yang dibuang sembarangan.

BMKG memperkirakan puncak musim kering tahun ini berlangsung hingga pertengahan Oktober 2026. Bahkan, kondisi kering bisa berlanjut sampai November 2026 sehingga risiko kebakaran masih tinggi. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Junaidi Mahir Harap Porsadin Dorong Perkembangan Anak-Anak Menyeluruh

Reportase

Al Haris Terima Kasih Kontribusi Masyarakat Jambi Turut Membangun Jambi

Reportase

Pemkab Muaro Jambi Komitmen Sukseskan Pembangunan Tol Jambi – Rengat Fase I

Reportase

BBS Turun Langsung Cek Persediaan Air Bersih Jelang MTQ 54

Reportase

Laporan Endres Chan di Polda Jambi Sebulan Lebih Tak Jelas Ceritenye…

Reportase

Tidak Terima Ditegur, Segerombolan Anak Muda Bacok Polisi

Reportase

Parade Perahu Hias Ingatkan Tradisi Nenek Moyang Orang Jambi

Politik

Al Haris Miris Lihat Warga Desa Pelosok Banyak Tidak Tahu Pemilu 2024