Home / Daerah

Jumat, 20 September 2024 - 16:28 WIB

TNI AD Gandeng Pemkab Tanjabtim Wujudkan Ketahanan Pangan

Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah, pada acara panen padi optimalisasi lahan, di Geragai, Jumat | ran

Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah, pada acara panen padi optimalisasi lahan, di Geragai, Jumat | ran

JAMBIBRO.COM — Wakil Bupati Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), Robby Nahliansyah, melakukan panen padi di lokasi optimalisasi lahan (opla) sawah dan pompanisasi bersama Kodim 0419/Tanjab, di Desa Lagan Ulu, Kecamatan Geragai, Jumat, 20 September 2024.

Selain panen bersama, juga dilakukan monitoring dan evaluasi kegiatan optimalisasi lahan sawah, seperti pembangunan drainase, jembatan, normalisasi parit, dan pembangunan tanggul yang dikerjakan oleh personel TNI.

Monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan oleh tim dari Mabes TNI AD. Hadir Kolonel Inf Sambas, Letkol Arm Yoki Efriandi, Mayor Inf Agung Setyo Wibowo, Letda Inf Novryadi Putra, dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Arm Dwi Surtaryo.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Tanjabtim Tinjau Jembatan Keropos di Sadu

Kolonel Sambas mengatakan, kegiatan panen ini adalah bukti keberhasilan petani bercocok tanam. Ini bukti petani dalam pengelolaan lahan, baik pemupukan maupun pengairannya sudah benar.

Sambas menegaskan, TNI turut membantu pemerintah daerah meningkatkan ketahanan pangan. Saat ini ketahanan pangan kurang menggembirakan, sehingga butuh peningkatan hasil pangan. Salah satunya bekerja sama dengan TNI dan Kementerian Pertanian.

Dandim 0419/Tanjab, Letkol Arm Dwi Surtaryo, memaparkan bahwa dalam kerja sama dengan Kementerian Pertanian ini di Provinsi Jambi dibagi dua. Untuk Kodim 0419/Tanjab, fokus ke Tanjabtim yang tersebar di 5 kecamatan atau 3 koramil.

“Kegiatan fisik sudah selesai 100 persen dan tepat waktu pada 15 Agustus 2024,” kata Dwi.

Baca Juga  Romi Harap Lokakarya Nasional Forum Penilai Ahli Kegagalan Bangunan Ada Manfaat

Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah mengungkapkan, pertanian berbeda dengan perkebunan. Penanganannya harus bersama-sama dengan pemerintah daerah. Pekerjaannya berat, tidak gampang.

“Bagaimana kita mengayomi masyarakat. Mempertahankan lahan. Kami ingin seluruh wilayah Tanjabtim tidak lagi rawan pangan. Di Kecamatan Geragai ini masih ada lahan dan area tanaman pangannya,” ujarnya.

Robby mencontohkan, daerah yang sudah tidak ada lagi lahan pangan, misalnya Mendahara. Sampai kapanpun di wilayah Mendahara akan selalu terdeteksi dalam status rawan pangan.

“Di sana memang tidak punya lahan. Kami tidak ingin lahan yang ada di sini tergerus, hanya karena tidak ada perhatian pemerintah. Kami berterima kasih kepada TNI, ada program ketahanan pangannya,” ungkap Robby.

Baca Juga  Serahkan LKPD 2025, Dillah Targetkan WTP

Robby mengapresiasi program TNI melakukan normalisasi parit. Sambil berseloroh dia minta luasnya ditambah, untuk merangsang masyarakat menanam padi.

Menurut Robby, Kabupaten Tanjabtim sudah punya bibit sendiri. Varietas sendiri. Sekarang tinggal lagi bagaimana pasca panennya. Ini harus menjadi perhatian bersama.

“Tadinya beberapa ton. Kami terus berupaya meningkatkannya. Karena itu butuh kolaborasi bersama TNI, apalagi TNI punya program yang sejalan dengan Pemkab Tanjabtim. Lahan kita harus dijaga dengan baik, tidak boleh berkurang,” tegasnya. | RAN

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Muarojambi Sidak Kantor dan Puskesmas Pasca Libur Idul Fitri

Daerah

61 Desa di Muarojambi Diterjang Banjir, Ekonomi Warga Terganggu

Daerah

Al Haris Disambut Heboh Siswa-Siswi SMAN 2 Muarojambi

Daerah

Pencari Rumput Hanyut di Sungai Desa Suka Maju

Daerah

Raden Najmi Resmikan Gerai Datuk Kader

Daerah

Bachyuni Minta Aparat Desa di Kumpeh Ulu Data Wilayah Terdampak Banjir

Daerah

Fraksi PKS DPRD Batanghari Jalankan Reses Perdana Tahun 2024

Daerah

Ditinggal Mati Istri, Empat Tahun Anak Kandung Digauli