Home / Ragam

Rabu, 11 September 2024 - 23:04 WIB

Tenun dan Songket Jambi Luar Biasa Bagus

Hesti Haris memperagakan songket khas Jambi, Rabu, 11 September 2024 | as/rul

JAMBIBRO.COM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, menghimbau para pengrajin agar mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk mendapatkan pengakuan atas karya-karyanya.

Himbauan itu disampaikan Hesti —panggilan akrab Hesnidar— pada Festival Tenun Songket dan Batik, di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Rabu sore, 11 September 2024.

Bekerja sama dengan Bank Indonesia, dinas pendidikan dan organisasi lainnya, Dekranasda Provinsi Jambi berupaya mempromosikan tenun atau songket Jambi.

“Kita sekarang menyebutnya songket, karena sebutan tenun sudah menjadi milik negara Malaysia yang ditetapkan oleh UNESCO pada 2021,” ujar Hesti.

Baca Juga  Tanjung Jabung Timur Tuan Rumah Safari Ramadhan, Bupati Dillah: Perkuat Sinergi Pembangunan

Hesti mengingatkan para pengrajin agar mengurus HAKI pada setiap karya yang diciptakannya, supaya tidak diakui oleh orang lain dan menjaga karya yang diciptakan.

Sejarah dan perkembangan songket di Indonesia, terutama Jambi, sejak dahulu hingga sekarang sangat luar biasa. Itu dibuktikan dengan banyaknya bukti sejarah di Museum Negeri Jambi.

“Potensi songket Jambi tenun sudah diketahui masyarakat luar, diantaranya di kalangan para istri menteri. Kita ingin tunjukkan potensi songket Jambi luar biasa,” ungkap istri Gubernur Jambi, Al Haris, itu.

Baca Juga  Abdullah Sani Undang Dua Paskibraka Nasional Utusan Jambi

Menurut masyarakat luar, songket Jambi luar biasa bagusnya, bahkan lebih bagus dari songket atau tenun manapun. Mereka tahu penghasil songket selama ini, ternyata songket Jambi lebih bagus.

Menjaga kelestarian songket, Dekranasda dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi bekerja sama. Antara lain melalui lomba desain motif dan desain baju berbagai tema yang diikuti kalangan pelajar SLTA.

“Untuk tetap maju dan berkembang, pengrajin harus selalu berkarya menghasilkan motif-motif baru dan warna unik. Para pengrajin songket harus terus semangat dan berproduksi,” pesan Hesti.

Baca Juga  Gubernur Jambi Tarawih di Desa Malapari, Sekda Batanghari Ikut Mendampingi

Ketua Pelaksana Festival Tenun, Songket dan Batik, Sri Argunaini melaporkan, tujuan kegiatan untuk mempromosikan dan meningkatkan penjualan batik khas Jambi. Selain itu juga meningkatkan semangat dan motivasi para pengrajinnya.

Sri menjelaskan, lomba desain grafis motif batik Jambi diikuti para pelajar SMK se-Provinsi Jambi. Juga ada lomba desain busana batik diikuti oleh para kader PKK, Dekranasda, BKOW, Ikatan Wanita Perbankan, Ikatan Perempuan Bank Indonesia, Komunitas Ibu Cerdas Indonesia, anak-anak disabilitas dan Asosiasi Perancang dan Pengusaha model Provinsi Jambi. | RUL

Share :

Baca Juga

Ragam

Wali Kota Maulana Ajak Gerakan Pramuka Tolak Keras Kenakalan Remaja

Ragam

PLN Jambi Jamin Aliran Listrik Aman Selama Pelaksanaan STQH 27

Ragam

Halal Bihalal Bersama Insan Pers Jambi, Asian Agri Paparkan Filosofi 5C

Ragam

Kapolda Jambi Juga Kunjungi Tokoh Masyarakat Jambi

Ragam

Asniati Diminta Kembalikan Uang Gaji Setelah 2 Tahun Pensiun

Ragam

Tiga Pendonor Darah 100 Kali Asal Jambi Akan Terima Penghargaan dari Wapres KH Ma’ruf Amin

Ragam

Al Haris Akui Pers Ikut Membantu Pembangunan Provinsi Jambi

Ragam

38 Wartawan PWI Jambi Ikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian