Home / Reportase

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Tahura Terbakar, Satgas Karhutla Kerahkan Waterbombing dan Alat Berat

Gubernur Jambi bersama Danrem Garuda Putih meninjau lokasi kebakaran hutan, di Desa Sungai Aur, Muaro Jambi, Senin | dki-pj

Gubernur Jambi bersama Danrem Garuda Putih meninjau lokasi kebakaran hutan, di Desa Sungai Aur, Muaro Jambi, Senin | dki-pj

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam (OKH), di perbatasan Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Lokasi kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat membuat proses pemadaman menjadi tantangan bagi petugas. Satgas Karhutla Provinsi Jambi pun menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah api semakin meluas.

Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Danrem 042 Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di kawasan Desa Sungai Aur, Muaro Jambi, Senin sore, 5 Oktober 2026.

Baca Juga  Mantan Istri Ahok ke Jambi, Ini Agendanya...

Gubernur mengatakan, tim saat ini tengah memetakan langkah pemadaman, termasuk membuka akses menuju lokasi yang terbakar.

“Karena jaraknya jauh dengan lokasi, tentunya akses inilah yang akan dibuka oleh satgas. Kami juga mainkan waterbombing segera, supaya api tidak ke mana-mana,” kata Al Haris.

Selain pemadaman melalui udara, satgas juga akan melakukan penyekatan untuk mengendalikan pergerakan api. Sebanyak 5 alat berat akan diturunkan ke lokasi untuk membuka akses, membersihkan kanal, serta membuat sekat bakar.

Baca Juga  Petakan Mutu Pendidikan 62 Ribu Siswa SMP Ikut TKA

Langkah tersebut dinilai penting, karena kebakaran berpotensi meluas hingga mendekati permukiman warga.

“Kalau ini apinya melebar, akan masuk ke pemukiman warga. Ada Jebus, Gedong Karya, Sungai Aur dan Sogo. Kita segera mengantisipasi,” ujarnya.

Gubernur minta seluruh personel Satgas Karhutla untuk fokus melakukan penanganan di kawasan tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga  Masjid Bersejarah Jadi Saksi Komitmen Pemerintah Bangun Jambi

Selain pengerahan alat berat dan waterbombing, Satgas juga akan menambah personel serta membangun posko di dekat lokasi kebakaran.

Posko tersebut nantinya menjadi pusat koordinasi sekaligus memudahkan pengawasan dan percepatan penanganan karhutla.

“Kami akan fokus beberapa hari ke depan di sini. Saya mohon kepada seluruh tim satgas lapangan karena kondisi ini rawan,” tegasnya. | dki

Share :

Baca Juga

Daerah

Gatot Sumarto Tutup Usia, Edi Purwanto: Almarhum Sosok Senior dan Tokoh Terbaik Partai

Reportase

Duet Ganjar – Mahfud Tidak Pengaruhi Suara PKS

Reportase

Meriahkan Ramadan 1447 H, Pemkot Jambi Gelar Lomba Religi

Reportase

Petani Binaan Pertamina EP Jambi Sukses Panen Jagung dan Tomat

Reportase

Migas dan Mimpi Anak Daerah: Kisah di Balik Field Trip FJM Jambi 2025

Reportase

Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, 33 Personel Ditresnarkoba Polda Jambi Terima Penghargaan

Reportase

Dugaan Pengeroyokan Anggota DPRD Provinsi Jambi Versi Kubu Istri

Reportase

Tiga Atlet Wushu Jambi Berlatih ke China, Target Dulang Emas PON XXI