Home / Daerah

Selasa, 21 Januari 2025 - 23:11 WIB

Raden Najmi Minta Pemerintah Kecamatan Marosebo Beri Masukan

Raden Najmi hadir langsung pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Marosebo | pr

Raden Najmi hadir langsung pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Marosebo | pr

JAMBIBRO.COM — Penjabat Bupati MuaroJambi, Raden Najmi, hadir langsung pada musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di Kantor Camat Marosebo, Kabupaten Muarojambi, Selasa, 21 Januari 2025.

Menurut Raden Najmi musrenbang sangat penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui musrenbang kecamatan diharapkan muncul pemikiran inovatif dan kreatif, serta pandangan positif dari seluruh pelaku pembangunan daerah.

“Dengan begitu pemerintah kecamatan bisa bersinergi memadukan pandangan dan harapan dengan pemerintah kabupaten untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Najmi.

Berdasarkan data tahun 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja indikator makro Kabupaten Muarojambi angka pertumbuhan daerahnya tercatat 6,28 %.

Baca Juga  Kiat Bachyuni Meriahkan Safari Ramadan, Pejabat Digilir Jadi Imam Salat

Data itu menunjukkan kinerja positif Pemerintah Kabupaten Muarojambi dengan angka pertumbuhan ekonomi lebih baik dibanding Provinsi Jambi yang berada di angka 4,66 %. Angka kemiskinan juga lebih baik dibanding Provinsi Jambi yang mencapai 7,10 %.

Raden Najmi menyebut, tingkat pengangguran terbuka dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Muarojambi masih di bawah Provinsi Jambi.

Ini menggambarkan masih diperlukan intervensi pemerintah daerah dalam menurunkan angka pengangguran terbuka dan peningkatan IPM melalui program pemerintah daerah yang berkualitas, inovatif dan tepat sasaran.

Baca Juga  Raden Najmi ke Muarojambi, Bachril Bakri Tetap Sarolangun

Dijelaskannya, musrenbang ini merupakan salah satu tahapan proses perencanaan pembangunan daerah. Hasilnya dituangkan dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, sesuai amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Musrenbang Kecamatan Marosebo ini adalah bentuk pendekatan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu pendekatan partisipatif dengan pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, serta keterwakilan seluruh segmen masyarakat.

Baca Juga  BBS Sambut Baik Munas VI APKASI, Bertukar Pikiran Memberi Kerja Nyata

Raden Najmi menyampaikan beberapa hal diperhatikan dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2026. Dia minta para peserta musrenbang memberi masukan-masukan yang mengacu pada prioritas pembangunan, serta mencermati dan memperhatikan kondisi, potensi dan permasalahan.

“Dengan begitu usulan rencana yang diprogramkan menjadi jawaban tuntutan yang sangat mendesak. Hasil musrenbang ini akan menjadi masukan dalam perumusan RKPD Kabupaten Muarojambi tahun 2026 dan menjadi materi dalam penyusunan APBD 2026,” ungkap Najmi. | PR

Share :

Baca Juga

Daerah

Dari Pulau Kayu Aro BBS Pantau Banjir di Pematang Jering

Daerah

Raden Najmi Harap BUMDes Mampu Tingkatkan Perekonomian Desa

Daerah

Dilla dan Muslimin Ogah Dibelikan Mobil Dinas Baru, Harganya Hampir 1 M, Lho….

Daerah

Ratusan Kepala Desa di Kabupaten Sarolangun Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan 8 Tahun

Daerah

DPRD Batanghari Minta Pemerintah Daerah Maksimalkan Pelayanan Kesehatan

Daerah

BBS Ingin Pembangunan Kabupaten Muarojambi Efektif dan Solutif

Daerah

Kepala BPK Perwakilan Jambi Kunjungan Kerja ke Pemkab Muarojambi

Daerah

Laujuk Ditemukan 2 Kilometer dari Titik Tenggelam